Alkisah Dul koplak sedang memompa ban..terus dan terus..padahal bannya sedikit bocor, jadi bannya menggembung kemudian kempis lagi perlahan. Kita pasti akan menertawakannya, goblok sekali…haha..
Tapi masalahnya Dul Koplak bukan idiot dan dia sendiri tahu bahwa bannya kempes…




Itu adalah permisalan kondisi kita di Indonesia, menyedihkan memang. 5 tahun lalu kita bekerja keras lalu menyisihkan 100 ribu utk tabungan masa depan, tp sekarang 100rb tidak ada artinya krn SELALU digembosi dolar.

Hari ini, ya hari ini… kita bersusah payah utk menyisihkan 1 juta/ bln. 5 thn lagi mungkin 1 juta hanya utk beli 1 porsi makanan! Kejadian dan pembodohan yg berulang. Pertanyaannya; apa yg menjadi halangan pakar ekonomi kita untk tidak segera mengganti Rupiah dg Dinar/ Dirham yg Stabil?

So…Mari kita kampanyekan mata uang emas/ perak! Mari kita hancurkan rupiah! Kampanyekan bila masih cinta Indonesia

Genghis Khun









One thought on “BUDAK-BUDAK EKONOMI”

  1. Bagus sekali blognya….
    Ngomong2 soal mata uang, gw sangat setuju, tapi dalam aplikasinya, gw khawatir (negative thinking) kalo kita pake mata uang perak/emas sendirian bisa2 negara lain yg benci, akan memborong mata uang perak/emas tersebut sehingga mata uang kita jadi langka. Bisakah sampai terjadi demikian? Menurutmu gimana?
    ===
    ada link terkait dan bagus di:
    http://geraidinar.com
    atau
    http://www.islamhariini.org

Comments are closed.