Ketika Matahari, Bulan dan Bintang menunjukkan Arah Kiblat di Rotterdam, Netherland
………..
trus begini, ditempat kos saya sekarang (Brielselaan *** c ****AC rotterdam, zuid holland), lagi ada perdebatan tentang arah kiblat..soalnya kalau kiblat yang dicari di internet ada sebagian yang masih bungung caranya.. trus ada yang bilang kesini, ada yang bilang kesana…
Trus kita minta bantuan ke Masjid Maroko yang ada di depan rumah, tetapi sebagian orang masih belum percaya..
saya mau meyakinkan yang muda muda tentang argumennya.
terimakasih sebelumnya.
Demikian bunyi surat dari salah satu pembaca di blog tercinta ini.
Mari kita hitung;
Continue reading »
Penentuan Arah Kiblat Tangerang dengan bayangan Matahari (Bulan Oktober)
“Ass Wr Wb
Mas GengisKhun sya minta tolong bisa nggak untuk mendapatkan cara menentukan Kiblat yang Akurat, Saya : S****** H****** dari Poris Indah Tangerang HP 0************ , agak ragu akan arah Kiblat di tempat saya karena muncul sedikit keraguan di sebagian jamaah di Masjid kami tentang Arah kiblat yang dibuat, mungkin Panjenengan dapat memberikan Info / membantu untuk menentukan arah kiblat yang benar
Sukron atas infonya
Wass Wr Wb”
Demikian bunyi E-mail yang dikirimkan ke penulis tanggal 8 Oktober 2008. Continue reading »
Filed under Agama, Astronavigasi, Opini | Comments (4)Kelemahan Metode HISAB dalam penentuan awal Bulan Hijriyah
Artikel ini ditulis karena ada salah satu komentar di artikel Perjalanan Bulan, Hisab, Ru’yat dan…Ru’yat Palsu!,
yang berbunyi:
“trus gimana untuk penentuan 1 syawal sekarang? karena masih banyak perbedaan pendapat dan bila di kalendar pemerintah ramadhannya jadi 30 hari? jadi mana yg benar untuk tahun ini?
Continue reading »
Pengukuran tanah dengan Sextant
Sextant-CD, sebuah alat yang hanya merupakan mainan penulis untuk latihan navigasi langit, yaitu untuk pengukuran sudut bintang-bintang di langit, ternyata bermanfaat pula untuk melakukan pengukuran tanah. Bagaimana bisa?
Continue reading »
Diskusi dengan Salafy tentang Navigasi Langit
Alkisah, konon dan syahdan, penulis berkesempatan untuk berdiskusi seorang sejawat yang mengaku salafy, sebut saja As. Dialog tidak persis tetapi tidak keluar dari inti yang dibahas.
Continue reading »
Perjalanan Bulan, Hisab, Ru’yat dan…Ru’yat Palsu!
Kali ini penulis akan mengupas bulan, benda langit penting bagi muslim tetapi paling syusyah…pff
Karena penulis masih tahap belajar, bila ada yang salah mohon dikoreksi tetapi bila benar, sudah pasti datang dari Allah SWT ![]()
Di artikel ini seperti sebelumnya tidak akan dibahas siapa mengelilingi siapa, tetapi akan di bahas penampakan dari bumi.
Continue reading »
Muslim & Navigasi Langit
Seorang Muslim yang baik & shalih dalam kehidupan sehari-harinya tidak bisa dilepaskan dri posisi benda-benda langit, terutama Matahari dan Bulan.
Lho kok bisa?
Ok, mari kita kupas sejak bangun tidur
Continue reading »
Navigasi Langit dalam film 10.000 BC
“This river move like a snake in the sun,
eyes of the snake rest under the sun,
and then to the moon does not move”
Teka-teki yang harus dipecahkan oleh D’Leh, tokoh utama dalam film 10.000 BC dalam rangka mencari para penculik warga suku-termasuk istri-nya.
Continue reading »
KOREKSI KESALAHAN INDEX KOTA (CITY INDEX) PADA KOMPAS KIBLAT
Bismillahirrahmaanirrahiim
Gara-gara perdebatan sudut arah kiblat untuk daerah Kobe (Jepang) antara penulis dengan Helfi Amalia via Yahoo Messenger yang ternyata “gak nyambung”; yaitu, penulis berpatokan pada angka derajat kompas (0-360°) sedangkan Helfi berpatokan pada derajat Kompas Kiblat (0-??), maka penulis berencana membeli perangkat ini (Kompas Kiblat) bila setiba di Jakarta nanti. Saat itu penulis bersikukuh bahwa sudut di Kobe adalah 283,1° (atau back Azimuth 76,9°) sedangkan Helfi juga bersikukuh 1??° (lupa…
). Penulis terkejut dan penasaran, mengapa Kompas Kiblat tidak memakai nilai derajat pada umumnya?
Continue reading »
Ketika Hilal/ Crescent (Moon) menunjukkan arah Kiblat?
Jujur saja, penulis masih belum mampu mempelajari benda langit yang satu ini, Moon, saking rumitnya:P
===
Malam ini (12 Maret 20.00 WIT) penulis berencana melihat acara pembukaan MTQ Halmahera Utara yang diadakan di kota Tobelo, kota mayoritas nasrani. Kota dimana beberapa tahun silam, waktu kerusuhan, kondisi sangatlah mencekam. Semua muslim (minoritas) mengungsi dari kota ini. Sekarang semua sudah berubah. Dengan kesadaran tinggi masyarakat, toleransi keagamaan mulai dipupuk kembali.
Continue reading »




