Archive for the Category » Astronavigasi «

Dilema Muharram 1429

Flash back 09 Desember 2007:
Seluruh astronom tau bahwa saat itu Moonset terjadi lebih dulu kemudian disusul sunset.
Anehnya ada kesaksian di Saudi Arabia yang mengklaim telah melihat crescent.
Bodo-bodone; kalo si A loncat ke laut lebih dulu lalu disusul si B. Apakah masuk akal bila ada yang mengklaim melihat si A belum loncat??
more »

Cara Penentuan Arah Kiblat: dengan Bintang & Busur Derajat (Bukan Jarum Kompas)

Tulisan sebelumnya telah dibahas konsekuensi penentuan arah kiblat dengan menggunakan kompas
, karena sudut yang umumnya dipublikasikan untuk daerah masing-masing adalah True North (padahal jarum kompas menunjukkan arah Utara Magnetis/ Magnetic North).
Kali ini kita akan menentukan arah kiblat dengan ”kompas alami”, yaitu rasi bintang. Kemudian bantuan Busur Derajat atau skala derajat yang tertera di Kompas (bukan dengan jarum kompas).
more »

Keajaiban Bintang VEGA (buat sejawat yang tinggal di Kobe, Jepang)

Vega adalah sebuah bintang yang termasuk rasi LYRA. Bila dilihat dari Kobe, Jepang, bintang ini akan menunjukkan arah kiblat 2 kali dengan selisih waktu 2 jam.Selisih hanya 2 jam?? Demikianlah kuasa Allah SWT.

Bintang ini mulai nongol malam hari pada akhir Mei hingga Desember. Jam berapa pastinya?

more »

ARAH KIBLAT dengan bantuan BINTANG

Setelah sebelumnya mempelajari cara memperkirakan arah kiblat dengan bantuan matahari, kali ini kita akan mencoba dengan melihat bintang di malam hari, dari seluruh tempat dipermukaan bumi. Bagaimana caranya?
more »

Arah Kiblat dengan Skema


Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu,kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada kami dengan tarikan yang perlahan-lahan.
Al Furqaan 45.

Ternyata Kompas magnet banyak error yg disebabkan variasi dan deviasi, alias hasilnya kurang bisa dipercaya, maka penulis lebih condong mencoba cara lain.
more »

Penentuan arah kiblat dengan Kompas

*update 1 April 2008*
Judul ini seharusnya lebih lengkap:

Konsekuensi penentuan arah kiblat dengan Kompas bila tanpa dilakukan koreksi.

Sebelum melakukan shalat di tempat baru, biasanya kita mengukur sudut kiblat dengan kompas terlebih dahulu, walaupun hanya sekedar memastikan (atau kalibrasi), baik di rumah maupun dimasjid (karena terbukti ada masjid yang tidak menghadap arah kiblat seperti masjid agung Yogyakarta, baca di
http://nafanakhun.blogs.friendster.com/my_blog/2007/10/memperkirakan_a.html)
more »