=========================================================
Untuk mengalahkan novel Ayat-Ayat Cinta
, minimal membuat cerpen dulu 🙂
=========================================================


Aroma itu….

Orang itu menggeliat….
Dia bangun karena mencium aroma yang sangat dikenalnya, aroma yang khas. segera saja dia meluncur menuju arah datangnya aroma.
Di belakangnya berturut-turut juga datang mengikuti arah yang sama dengannya.
“Dimana gerangan?” bertanya satu sama lain dengan wajah yang memancarkan sinar kebahagiaan dan cercah harapan

Aroma itu begitu kuatnya menarik mereka sehingga tidak mungkin tersesat. Akhirnya sampailah mereka di tempat tujuan. Sebuah kamar hotel kumuh di depan stasiun Balapan Solo, dimana sumber aroma tertebar, terdapat dua insan manusia berlainan jenis saling bersentuhan memadu cinta.
Rombongan yang baru datang ini mengelilingi kedua insan namun tidak mengganggunya.
Rombongan lain berduyun-duyun datang dengan rona kebahagiaan yang sama. Mereka saling bertegur sapa dan mengenalkan diri diantara mereka sendiri. Tidak sekalipun mengganggu kedua insan.

Terkuaklah siapa mereka ini; adalah nasab kedua insan berlainan jenis tersebut, merupakan ruh ayah, kakek, buyut, moyang dan seterusnya, yang sengaja datang karena panggilan aroma birahi cicit-cicitnya. Berharap agar penyatuan benih dengan benih menghasilkan keturunan yang diridhloi. Selesai beramah tamah mereka duduk melingkar untuk berdo’a.

Menjelang akhir persetubuhan, aroma tiba-tiba berubah menjadi busuk. Busuk sekali!
Rombongan segera sadar dan kecewa entah yang ke berapa kali bahwa cicit-cicit mereka saat itu sedang berzina. Mereka segera kembali lagi kepersemayamannya sambil menyumpah serapah

Tajurhalang, 17 Mei 2008
ide cerita, penulis gagal mengingat sumbernya.






5 thoughts on “Cerpen: Aroma itu….”

  1. tercium aroma plagiarism! ga kreatif… tumben?
    ==========================
    Genghis Khun
    Ini adalah hasil Chat dengan Helfi via Yahoo Messenger:


    Genghis: plagiarism kamsudnya apa? nyontek?
    aliaherman: iya
    Genghis: spertinya aku dapat sesuatu tapi lupa. & kayaknya bukan dari novel deh. atau kamu ingat sesuatu?
    aliaherman: itu dari novel
    aliaherman: the da vinci code
    aliaherman: adegan tentang ritual aliran dasar agama krsten
    aliaherman: menempatkan wanita sebagai pemimpin agama
    aliaherman: karena wanita punya uterus
    aliaherman: lalu hubungan seksual adalah bentuk peribadatannya
    Genghis: masa?
    aliaherman: dilakukan di altar
    Genghis: he aku dah baca Da vinci Code, tapi maksud cerpen itu. setiapmanusian yg berhub badan disaksikan oleh moyang-moyangnya.
    aliaherman: settingnya dan cara kamu menggambarkan ceritamu itu
    aliaherman: kayaknya bisa dikategorikan plagiat deh
    Genghis: berarti penggambaranku kurang mengena. itu sebenarnya adegan mesum disebuah hotel.lalu para moyang kecewa.
    aliaherman: wah sama sekali ga tergambar tuh Khun

    Akhirnya Cerpen di update dengan tambahan baris:
    “..Disebuah kamar hotel kumuh……”

  2. hahahaha…. (nerusin komen aliahermn)

    ttg situs ini, kok beda tipis dengan yg wordpress. Ka, menurut ku sayang kalo beli domain cuma buat posting ginian, mending pake yg wordpress aja kali….
    =============================
    Genghis Khun:
    Dengan membeli domain & hosting bisa buat belajar..
    misalnya instalasi WordPress lalu plugin-plugin

  3. Dengan membeli domain & hosting bisa buat belajar..
    misalnya instalasi WordPress lalu plugin-plugin

    Sepakat. Isi bisa menyesuaikan kemudian :D. Btw pilihan topik-topikmu bagus sebenernya, sayangnya dari sisi editorial menurutku masih kurang gitu…ups maap

    dari sisi SEO juga masih kurang om. Permalinknya bisa dirubah lebih SEO friendly.

    itu juga ngapain dikasih adsense preview segala?

    happy blogging bro
    ======================
    Genghis Khun:
    SEO…Permalink…adsense preview…???
    belum ngerti, maklum masih gaptek 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *