<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Diskusi dengan Salafy tentang Navigasi Langit</title>
	<atom:link href="http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit</link>
	<description>Imajinasi, Ilusi &#38; Halusinasiku</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 09:48:44 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: andymurti</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-11996</link>
		<dc:creator>andymurti</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 10:35:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-11996</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum..
Numpang link radio salafy, bolehkan Pak? Nih linknya
Coba antum Play di Winamp link dibawah ini dengan cara:
Masukkan URL di play URL kemudian bookmark terus add current
Akan antum dapati kesejukkan disana tanpa hujatan, pengkafiran dan fitnah-fitnahan, Silahkan

http://live.radiorodja.com:80/
http://live.alimanradio.or.id/
http://live.radiosunnah.net
http://alhikmah.indostreamserver.com:8164/
mms://insantv.com:8080/audio
http://radio.pasar.tv:7942/
http://119.110.87.62:8888/
http://sqfm.indostreamserver.com:8016/
http://202.78.202.118:80/
http://49.0.4.142:8100/
http://live.hang106.com/
http://radiodakwah.com:8010/
http://live.radiodakwah.com:80/
http://s7.myradiostream.com:52074Title1=RADIO IDZA&#039;ATUL KHOIR PONOROGOVersion=2
http://202.78.195.115:8096/
http://www.radiomuslimjakarta.com:8111/
http://202.78.195.115:8096/
http://live.bassfmsalatiga.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum..<br />
Numpang link radio salafy, bolehkan Pak? Nih linknya<br />
Coba antum Play di Winamp link dibawah ini dengan cara:<br />
Masukkan URL di play URL kemudian bookmark terus add current<br />
Akan antum dapati kesejukkan disana tanpa hujatan, pengkafiran dan fitnah-fitnahan, Silahkan</p>
<p><a href="http://live.radiorodja.com:80/" rel="nofollow">http://live.radiorodja.com:80/</a><br />
<a href="http://live.alimanradio.or.id/" rel="nofollow">http://live.alimanradio.or.id/</a><br />
<a href="http://live.radiosunnah.net" rel="nofollow">http://live.radiosunnah.net</a><br />
<a href="http://alhikmah.indostreamserver.com:8164/" rel="nofollow">http://alhikmah.indostreamserver.com:8164/</a><br />
<a href="mms://insantv.com:8080/audio" rel="nofollow">mms://insantv.com:8080/audio</a><br />
<a href="http://radio.pasar.tv:7942/" rel="nofollow">http://radio.pasar.tv:7942/</a><br />
<a href="http://119.110.87.62:8888/" rel="nofollow">http://119.110.87.62:8888/</a><br />
<a href="http://sqfm.indostreamserver.com:8016/" rel="nofollow">http://sqfm.indostreamserver.com:8016/</a><br />
<a href="http://202.78.202.118:80/" rel="nofollow">http://202.78.202.118:80/</a><br />
<a href="http://49.0.4.142:8100/" rel="nofollow">http://49.0.4.142:8100/</a><br />
<a href="http://live.hang106.com/" rel="nofollow">http://live.hang106.com/</a><br />
<a href="http://radiodakwah.com:8010/" rel="nofollow">http://radiodakwah.com:8010/</a><br />
<a href="http://live.radiodakwah.com:80/" rel="nofollow">http://live.radiodakwah.com:80/</a><br />
<a href="http://s7.myradiostream.com:52074Title1=RADIO" rel="nofollow">http://s7.myradiostream.com:52074Title1=RADIO</a> IDZA&#8217;ATUL KHOIR PONOROGOVersion=2<br />
<a href="http://202.78.195.115:8096/" rel="nofollow">http://202.78.195.115:8096/</a><br />
<a href="http://www.radiomuslimjakarta.com:8111/" rel="nofollow">http://www.radiomuslimjakarta.com:8111/</a><br />
<a href="http://202.78.195.115:8096/" rel="nofollow">http://202.78.195.115:8096/</a><br />
<a href="http://live.bassfmsalatiga.com" rel="nofollow">http://live.bassfmsalatiga.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iwan</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-7697</link>
		<dc:creator>iwan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2011 22:24:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-7697</guid>
		<description>manusia terbagi tiga mas: pengikut rasululullah(salafy) pengikut orang kuffar dan pengikut kaum munafik . nah mas dimana posisinya ?? mohon di jawab . ulama telah membahas seluruh permasalahan ibadah  seperti yang dijelaskan tadi tentang shalat gerhana , kapan dan bagaimana, tapi mas seakan 2 sombong dengan secuil dengan ilmu yang diberikan allah ingat mas barang siapa yang menuntut ilmu tujuannya untuk membanggakan diri dihadapan orang awam atau mendebat ulama maka ...... tau sendiri apa lanjutannya khan

================================================= 
&lt;em&gt;&lt;font color=&quot;#aa0000&quot;&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh
Salam kenal pak Iwan Tompo
Alhamdulillah saya bangga dengan mengatakan bahwa saya seorang muslim salaf pak..
Kembali ke pertanyaan di atas; apakah orang tsb representasi dari salafy ataukah perlu di tahdzir (peringatkan) karena telah mempermalukan Salafy?
&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>manusia terbagi tiga mas: pengikut rasululullah(salafy) pengikut orang kuffar dan pengikut kaum munafik . nah mas dimana posisinya ?? mohon di jawab . ulama telah membahas seluruh permasalahan ibadah  seperti yang dijelaskan tadi tentang shalat gerhana , kapan dan bagaimana, tapi mas seakan 2 sombong dengan secuil dengan ilmu yang diberikan allah ingat mas barang siapa yang menuntut ilmu tujuannya untuk membanggakan diri dihadapan orang awam atau mendebat ulama maka &#8230;&#8230; tau sendiri apa lanjutannya khan</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh<br />
Salam kenal pak Iwan Tompo<br />
Alhamdulillah saya bangga dengan mengatakan bahwa saya seorang muslim salaf pak..<br />
Kembali ke pertanyaan di atas; apakah orang tsb representasi dari salafy ataukah perlu di tahdzir (peringatkan) karena telah mempermalukan Salafy?<br />
</font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iwan</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-7696</link>
		<dc:creator>iwan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2011 22:19:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-7696</guid>
		<description>BISMILLAH. assalamu alaikum mas, genghis khun begitu namanya ya. kalau saya bangga mengatakan saya pengikut salaf. 
mau nanya mas ini islam atau bukan ? selanjutnya panutan mas siapa dalam berislam ? apa salaf kita (nabi dan para sahabat ) atau orang kafir seperti yang banyak kita saksikan mengaku islam tapi kok panutanya dalam berislam bukan salaf .

================================================= 
&lt;em&gt;&lt;font color=&quot;#aa0000&quot;&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh
Salam kenal pak Iwan Tompo
Alhamdulillah saya bangga dengan mengatakan bahwa saya seorang muslim salaf pak..
Kembali ke pertanyaan di atas; apakah orang tsb representasi dari salafy ataukah perlu di tahdzir (peringatkan) karena telah mempermalukan Salafy?
&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BISMILLAH. assalamu alaikum mas, genghis khun begitu namanya ya. kalau saya bangga mengatakan saya pengikut salaf.<br />
mau nanya mas ini islam atau bukan ? selanjutnya panutan mas siapa dalam berislam ? apa salaf kita (nabi dan para sahabat ) atau orang kafir seperti yang banyak kita saksikan mengaku islam tapi kok panutanya dalam berislam bukan salaf .</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh<br />
Salam kenal pak Iwan Tompo<br />
Alhamdulillah saya bangga dengan mengatakan bahwa saya seorang muslim salaf pak..<br />
Kembali ke pertanyaan di atas; apakah orang tsb representasi dari salafy ataukah perlu di tahdzir (peringatkan) karena telah mempermalukan Salafy?<br />
</font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Hanif</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-4016</link>
		<dc:creator>Abu Hanif</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2010 05:50:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-4016</guid>
		<description>Bung Genghis

Saya tidak dalam kapasitas menghakimi responden anda sbg seorang salafy atau tidak. Insya Alloh beliau bermanhaj salaf, dan kita memohon kepada Alloh agar hidayah selalu diberikan kepada kita agar kita semua diberikan pemahaman dan selalu istiqomah thd ketentuan syariat dari Alloh melalui metodologi beragama (manhaj) yang haq,  yaitu manhaj yang ittiba (mengikut) kepada Rosul, karena melalui beliaulah transmisi syariat Alloh kepada manusia disampaikan. Kemudian, mengacu ke sebaik2 umat -- yaitu para sahabat --, karena melalui merekalah Nabi menularkan pemahaman dan pengimplementasian wahyu Alloh kpd manusia.  Selanjutnya, diwariskan dan didokumentasikan kepada murid2nya sahabat (tabiin), murid2nya tabiin (tabi&#039;ut tabiin), dst, dst, sampai sekarang. 

Kembali ke substansi, yang menjadi persoalan adalah cara anda dalam menarik kesimpulan dgn mereduksi sample thd populasi. Menjadi lucu tatkala anda mengabaikan sisi metodologi ilmiah dalam menyikapi suatu fenomena. Ini jelas tersirat pada tendensi anda dalam memberikan judul artikel, yaitu &quot;Diskusi dgn Salafy ...&quot;, mengapa tidak dilabelkan &quot;Diskusi dengan teman sejawat ...&quot;, misalnya. 

Ada banyak permasalahan yang membutuhkan fatwa dari ulama bukan orang awwam krn perlu pembahasan yang tafshil/rinci.  Persoalan2 geografis pada artikel anda, sudah terjawab tuntas oleh fatwa2 ulama. Bahkan persoalan yang paling ekstrim sekalipun, misalnya bgm cara sholat lima waktu atau puasa orang2 di kutub karena kondisi siang dan malam yang sangat panjang dibanding dgn negeri kita misalnya.

=================================================
&lt;em&gt;&lt;font color=&quot;#aa0000&quot;&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
Trims atas koreksi dan masukannya..
&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bung Genghis</p>
<p>Saya tidak dalam kapasitas menghakimi responden anda sbg seorang salafy atau tidak. Insya Alloh beliau bermanhaj salaf, dan kita memohon kepada Alloh agar hidayah selalu diberikan kepada kita agar kita semua diberikan pemahaman dan selalu istiqomah thd ketentuan syariat dari Alloh melalui metodologi beragama (manhaj) yang haq,  yaitu manhaj yang ittiba (mengikut) kepada Rosul, karena melalui beliaulah transmisi syariat Alloh kepada manusia disampaikan. Kemudian, mengacu ke sebaik2 umat &#8212; yaitu para sahabat &#8211;, karena melalui merekalah Nabi menularkan pemahaman dan pengimplementasian wahyu Alloh kpd manusia.  Selanjutnya, diwariskan dan didokumentasikan kepada murid2nya sahabat (tabiin), murid2nya tabiin (tabi&#8217;ut tabiin), dst, dst, sampai sekarang. </p>
<p>Kembali ke substansi, yang menjadi persoalan adalah cara anda dalam menarik kesimpulan dgn mereduksi sample thd populasi. Menjadi lucu tatkala anda mengabaikan sisi metodologi ilmiah dalam menyikapi suatu fenomena. Ini jelas tersirat pada tendensi anda dalam memberikan judul artikel, yaitu &#8220;Diskusi dgn Salafy &#8230;&#8221;, mengapa tidak dilabelkan &#8220;Diskusi dengan teman sejawat &#8230;&#8221;, misalnya. </p>
<p>Ada banyak permasalahan yang membutuhkan fatwa dari ulama bukan orang awwam krn perlu pembahasan yang tafshil/rinci.  Persoalan2 geografis pada artikel anda, sudah terjawab tuntas oleh fatwa2 ulama. Bahkan persoalan yang paling ekstrim sekalipun, misalnya bgm cara sholat lima waktu atau puasa orang2 di kutub karena kondisi siang dan malam yang sangat panjang dibanding dgn negeri kita misalnya.</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
Trims atas koreksi dan masukannya..<br />
</font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Hanif</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-3976</link>
		<dc:creator>Abu Hanif</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 10:18:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-3976</guid>
		<description>Bung Genghis. 

Saya insya alloh istiqomah di manhaj salaf. Sebelum ramadhan 1431 lalu, mesjid kami baru selesai dan saat penentuan kiblat, kami melibatkan tim ahli baik dari MUI maupun pakar2 astronomi (kebetulan sepupu saya juga pakar astronomi yang S1-nya lulusan ITB). Kami selain menggunakan peralatan yang canggih, juga dengan mengukur jatuhnya sinar matahari sesuai yang disarankan para ahli. 

Saya tidak akan melebar kemana2, hanya akan menjawab pertanyaan apakah responden anda representasi dari salafy?  

Saya justru meragukan keabsahan responden anda. Pertama, apakah beliau memang riil ada atau hanya imajiner untuk memuaskan ketidaksukaan syahwat anda kpd dalil2 salafy. Kalaupun ada dan benar, bgm mungkin anda mengambil kesimpulan dari satu sampel yang anda bahkan tidak jelaskan tingkat keilmuannya (baik pemahaman ilmu2 syar&#039;i maupun ilmu umum), namun anda menggiringnya sbg populasi salafy. 

Mohon maaf, tulisan anda sangatlah tidak metodologis dan seharusnya tidak layak untuk ditanggapi.

=================================================
&lt;em&gt;&lt;font color=&quot;#aa0000&quot;&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
Salam kenal Bung Abu Hanif...
Diskusi benar-benar terjadi dan artikel ditulis juga atas ijin yg bersangkutan.
Yang bersangkutan mengaku salafy dan dilingkungan kami para sejawat juga dikenal sbg salafy (lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang).
Bila menurut anda pemahaman yang bersangkutan bukan salafy, maka kami ucapkan terima kasih atas koreksinya.
Kasus seperti ini membuat image dakwah salaf menjadi tercoreng hanya gara-gara ulah satu orang. 
&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bung Genghis. </p>
<p>Saya insya alloh istiqomah di manhaj salaf. Sebelum ramadhan 1431 lalu, mesjid kami baru selesai dan saat penentuan kiblat, kami melibatkan tim ahli baik dari MUI maupun pakar2 astronomi (kebetulan sepupu saya juga pakar astronomi yang S1-nya lulusan ITB). Kami selain menggunakan peralatan yang canggih, juga dengan mengukur jatuhnya sinar matahari sesuai yang disarankan para ahli. </p>
<p>Saya tidak akan melebar kemana2, hanya akan menjawab pertanyaan apakah responden anda representasi dari salafy?  </p>
<p>Saya justru meragukan keabsahan responden anda. Pertama, apakah beliau memang riil ada atau hanya imajiner untuk memuaskan ketidaksukaan syahwat anda kpd dalil2 salafy. Kalaupun ada dan benar, bgm mungkin anda mengambil kesimpulan dari satu sampel yang anda bahkan tidak jelaskan tingkat keilmuannya (baik pemahaman ilmu2 syar&#8217;i maupun ilmu umum), namun anda menggiringnya sbg populasi salafy. </p>
<p>Mohon maaf, tulisan anda sangatlah tidak metodologis dan seharusnya tidak layak untuk ditanggapi.</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
Salam kenal Bung Abu Hanif&#8230;<br />
Diskusi benar-benar terjadi dan artikel ditulis juga atas ijin yg bersangkutan.<br />
Yang bersangkutan mengaku salafy dan dilingkungan kami para sejawat juga dikenal sbg salafy (lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang).<br />
Bila menurut anda pemahaman yang bersangkutan bukan salafy, maka kami ucapkan terima kasih atas koreksinya.<br />
Kasus seperti ini membuat image dakwah salaf menjadi tercoreng hanya gara-gara ulah satu orang.<br />
</font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sunan</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-3629</link>
		<dc:creator>sunan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 May 2010 10:15:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-3629</guid>
		<description>setahu saya bahwa rasulullah saw ketika hijrah, beliau bersama seorang penunjuk jalan yang sudah beliau siapkan sebelumnya. Ini menujukkan beliau ahli manajemen, beliau persiapkan semuanya secara detail termasuk &quot;penunjuk jalan /navigator&quot;, barulah setelah itu bertawakkal.
Wallahualam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setahu saya bahwa rasulullah saw ketika hijrah, beliau bersama seorang penunjuk jalan yang sudah beliau siapkan sebelumnya. Ini menujukkan beliau ahli manajemen, beliau persiapkan semuanya secara detail termasuk &#8220;penunjuk jalan /navigator&#8221;, barulah setelah itu bertawakkal.<br />
Wallahualam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: didi</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-297</link>
		<dc:creator>didi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 03:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-297</guid>
		<description>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

OK Mas Nafan,,,

Saat ini saya tidak bisa menyarankan sesuatu perihal hipotesis bahwa mungkinkah Rasul seorang navigator atau paling unggul dalam bidang navigasi langit,,,justru sayalah yang bertanya sama Mas yang katanya mau bikin buku tentang Nabi sang navigator ulung.   Kalau Mas bisa buktikan dengan riwayat yang shoheh bahwa memang Nabilah yang paling unggul dalam bidang ini,,,,maka tentu saya harus percaya akan hal itu..  Saya tunggu hasil penelitiannya Mas.  

Saran saya adalah cobalah Mas berkonsultasi dulu dengan ustad salafy di tempat yang pernah saya sebutkan terdahulu sehingga dari landasan islamnya Mas punya hujjah yang kuat dan shoheh karena walaupun bicara soal ilmu alam tapi kan dikaitkan dengan Nabi kita berarti berkaitan dengan islam

Usaha seseorang untuk meneliti alam termasuk gerhana atau apapun sehingga tidak menimbulkan mudharat bagi manusia adalah usaha yang mulia dan kalau ikhlas tentu pahalanya akan mengalir terus walaupun seseorang itu telah meninggal,,,tentu saya setuju dengan alur pikir itu

Kalau melihat gerhana apakah dengan alat atau tidak dengan alat manakah yang lebih afdhol,,,,ya tentu kalau dengan alat tentu lebih aman/ afdhol

Gitu dulu tanggapan saya Mas

Maaf

didi
================
&lt;em&gt;Genghis Khun:
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh

1. Hasil hipotesis nanti akan ada dua kemungkinan: benar atau salah.

2. Memang benar sesuai kemajuan pengetahuan bahwa &quot;Dengan ALAT tentu lebih aman/ afdhol&quot;. Tetapi beliau pasti melakukan PERHITUNGAN juga. Kata kuncinya= ada Perhitungan. 

Boleh dibantah Tanpa perhitungan, tapi konsekuensinya ALAT untuk melihat gerhana ini harus selalu kita bawa lalu kita sering mendongak ke langit untuk melihat ada gerhana/ tidak. Begitu khan mas? 
Yang kedua, bentuk ALAT-nya seperti apa?
Sebab saya ingin segera mempraktikkan agar gerhana akan datang (yang semoga masih ada) saya bisa &quot;berdoa kepada Allah dan sholat hingga ia lepas&quot;seperti tuntunan Rasulullah mas.&lt;/em&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</p>
<p>OK Mas Nafan,,,</p>
<p>Saat ini saya tidak bisa menyarankan sesuatu perihal hipotesis bahwa mungkinkah Rasul seorang navigator atau paling unggul dalam bidang navigasi langit,,,justru sayalah yang bertanya sama Mas yang katanya mau bikin buku tentang Nabi sang navigator ulung.   Kalau Mas bisa buktikan dengan riwayat yang shoheh bahwa memang Nabilah yang paling unggul dalam bidang ini,,,,maka tentu saya harus percaya akan hal itu..  Saya tunggu hasil penelitiannya Mas.  </p>
<p>Saran saya adalah cobalah Mas berkonsultasi dulu dengan ustad salafy di tempat yang pernah saya sebutkan terdahulu sehingga dari landasan islamnya Mas punya hujjah yang kuat dan shoheh karena walaupun bicara soal ilmu alam tapi kan dikaitkan dengan Nabi kita berarti berkaitan dengan islam</p>
<p>Usaha seseorang untuk meneliti alam termasuk gerhana atau apapun sehingga tidak menimbulkan mudharat bagi manusia adalah usaha yang mulia dan kalau ikhlas tentu pahalanya akan mengalir terus walaupun seseorang itu telah meninggal,,,tentu saya setuju dengan alur pikir itu</p>
<p>Kalau melihat gerhana apakah dengan alat atau tidak dengan alat manakah yang lebih afdhol,,,,ya tentu kalau dengan alat tentu lebih aman/ afdhol</p>
<p>Gitu dulu tanggapan saya Mas</p>
<p>Maaf</p>
<p>didi<br />
================<br />
<em>Genghis Khun:<br />
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>1. Hasil hipotesis nanti akan ada dua kemungkinan: benar atau salah.</p>
<p>2. Memang benar sesuai kemajuan pengetahuan bahwa &#8220;Dengan ALAT tentu lebih aman/ afdhol&#8221;. Tetapi beliau pasti melakukan PERHITUNGAN juga. Kata kuncinya= ada Perhitungan. </p>
<p>Boleh dibantah Tanpa perhitungan, tapi konsekuensinya ALAT untuk melihat gerhana ini harus selalu kita bawa lalu kita sering mendongak ke langit untuk melihat ada gerhana/ tidak. Begitu khan mas?<br />
Yang kedua, bentuk ALAT-nya seperti apa?<br />
Sebab saya ingin segera mempraktikkan agar gerhana akan datang (yang semoga masih ada) saya bisa &#8220;berdoa kepada Allah dan sholat hingga ia lepas&#8221;seperti tuntunan Rasulullah mas.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: didi</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-295</link>
		<dc:creator>didi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 02:47:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-295</guid>
		<description>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Mas Nafan ,,inilah hadis  bicara tentang nabi yang saya maksud kemaren dengan kira kira,,,,Anda betul kita tidak boleh kira kira dalam masalah agama atau yang berkaitan dengan agama.

Rasul bersabda : &quot; Barang siapa berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya dineraka ( HR Buchori, Muslim, mutawatir dari banyak sahabat)

Saya tidak menuduh anda berdusta atas nama Nabi dengan mengatakan Nabi adalah navigator ulung tapi saya minta bukti dalil yang menunjang pernyataan anda sehingga bisa terlepas dari ancaman Rasul sesuai hadis diatas,,,itu saja Mas.  Ilmiah kan ?

Mengenai &quot; sepanjang yang saya tau&quot; itu adalah ilmiah Mas artinya kita tidak boleh mengatakan sesuatu yang memang kita tidak tau seluruhnya seperti bagaimana Rasul dan sahabatnya bereaksi ketika terjadi gerhana apakah mereka langsung melihat ke matahari sehinngga merusak mata seperti yang anda ingatkan,,,yang jelas Rasul mencontohkan melakukan sholat gerhana,,,apakah salah dan tidak ilmiah kalau saya mengatakan sepanjang yang saya tau,,,bahkan ucapan ini saya juga sering dengar dari para ustad salaf ketika menjawab pertanyaan seseorang terhadap sesuatu yang memang dia tidak ketahui secara pasti,,,apakah ini tidak ilmiah dalam pengertian Mas?

Jadi memang saya tidak tau  apakah ada para sahabat nabi itu yang sakit matanya ketika melihat matahari lansung ketika gerhana,,Mas punya keterangan ??  Kalau Mas punya keterangan tentang ini ya tolonglah di sampaikan ke saya,,bahwa ada sahabat Nabi yang matanya rusak karena melihat matahari ketika gerhana.

Inilah perintah rasul tentang sholat gerhana dan inilah dasar saya berbicara &quot;sepanjang yang saya ketahui&quot; dari hadis Nabi : Rasulullah bersabda : &quot;Bahwasanya matahari dan bulan adalah dua tanda daripada tanda tanda (kekuasaan )Allah; dua duanya itu tidak gerhana karena kematian seseorang dan tidak karena hidupnya. Dari itu, apabila  kamu lihat keduaduanya (bergerhana), maka berdoalah kepada Allah dan bersholatlah hingga ia lepas ( HR Mutafaqqun alaih)

Disini Rasul berkata apabila kita melihat gerhana maka kita disuruh sholat,,,nah disini saya tidak tau apakah ada sahabat yang sakit matanya karena melihat matahari ketika gerhana atau saya juga tidak tau apakah mereka melihat dengan alat,,,inilah Mas yang saya maksud sepanjang yang saya ketahui,,,ini ilmiah Mas.  Apalah kita manusia ini,, ilmu kita sangat sedikit bagaimana kita bisa berkata bahwa &quot;saya tau semua&quot;?

Mas Anda ingin jadi penulis dan biasalah kalau dikritik atau diingatkan orang apalagi diingatkan dalam soal agama,,agama adalah nasehat Mas,,,bukan berarti saya lebih tau dari anda ,,,marilah kita saling mengingatkan sesuai yang di perintahkan dalam surat WAL ASHRI :

Allah berfirman:
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar benar  berada dalam kerugian . Kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran( Qu&#039;ran surah ke 103)

Ok Mas saya mohon maaf mungkin bahasa saya kurang cocok dengan Anda untuk itu maafkanlah saya,,,mungkin begitulah gaya bahasa saya

Saya Insya Allah senang diskusi dengan saudara seiman,,,

didi
=============
&lt;em&gt;Genghis Khun:
Nah...saya jadi bersemangat lagi... :)

Navigasi = Teknik menentukan posisi
Pelakunya disebut Navigator

Dalam mempelajari suatu ilmu kita pasti akan berusaha mencontoh para pakarnya.
Dalam kasus ini saya sedang belajar mengenai Navigasi Langit. Ketika dirunut ke belakang ke sejarahnya, saya mengidolakan Columbus....dirunut lagi ke belakang, ternyata pelaut-pelaut Muslim lebih hebat...dirunut lagi ke belakang...muncullah hipotesis/ dugaan: Mungkinkah sang Nabi paling ulung dalam hal ini? 
Hipotesis ini perlu dibuktikan lebih lanjut. 
Bisa dimengerti Mas? Mungkin Mas ada saran untuk saya, Navigator Ulung yang bisa dijadikan panutan agar saya tidak duduk di neraka?

seperti halnya bila saya belajar ilmu militer. maka idola saya, jenderal ulung dengan strategi jenius, 
adalah sang Nabi. Mungkin Mas ada saran untuk saya, Jenderal Ulung yang bisa dijadikan panutan agar saya tidak duduk di neraka?
====

Trims atas uraian &quot;Hadits Melihat Gerhana&quot;. Kemudian saya sudah tunjukkan bahwa; melihat langsung ternyata dapat membahayakan mata, Maka kita mulai berpikir bahwa ini pasti tidak sekadar &quot;melihat&quot;, melainkan ada metode/teknik tertentu. Nah, Ini juga hipotesis/ dugaan. Dan akan kita gali untuk membuktikannya. Mas pasti setuju khan dengan alur pikiran ini?

Btw, Saya bingung dengan jawaban;
&quot;saya juga tidak tahu apakah mereka melihat dengan alat&quot;
Ini saya artikan; Dari kata kunci &quot;melihat&quot;, Gerhana Matahari bisa dengan melihat langsung, bisa pula dengan alat. 
Benar mas? bila iya, pasti ada salah satu yang lebih afdhol?
Sebab setiap ilmu yang saya dapat sebisanya langsung saya praktikkan agar tidak lupa. &lt;/em&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</p>
<p>Mas Nafan ,,inilah hadis  bicara tentang nabi yang saya maksud kemaren dengan kira kira,,,,Anda betul kita tidak boleh kira kira dalam masalah agama atau yang berkaitan dengan agama.</p>
<p>Rasul bersabda : &#8221; Barang siapa berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya dineraka ( HR Buchori, Muslim, mutawatir dari banyak sahabat)</p>
<p>Saya tidak menuduh anda berdusta atas nama Nabi dengan mengatakan Nabi adalah navigator ulung tapi saya minta bukti dalil yang menunjang pernyataan anda sehingga bisa terlepas dari ancaman Rasul sesuai hadis diatas,,,itu saja Mas.  Ilmiah kan ?</p>
<p>Mengenai &#8221; sepanjang yang saya tau&#8221; itu adalah ilmiah Mas artinya kita tidak boleh mengatakan sesuatu yang memang kita tidak tau seluruhnya seperti bagaimana Rasul dan sahabatnya bereaksi ketika terjadi gerhana apakah mereka langsung melihat ke matahari sehinngga merusak mata seperti yang anda ingatkan,,,yang jelas Rasul mencontohkan melakukan sholat gerhana,,,apakah salah dan tidak ilmiah kalau saya mengatakan sepanjang yang saya tau,,,bahkan ucapan ini saya juga sering dengar dari para ustad salaf ketika menjawab pertanyaan seseorang terhadap sesuatu yang memang dia tidak ketahui secara pasti,,,apakah ini tidak ilmiah dalam pengertian Mas?</p>
<p>Jadi memang saya tidak tau  apakah ada para sahabat nabi itu yang sakit matanya ketika melihat matahari lansung ketika gerhana,,Mas punya keterangan ??  Kalau Mas punya keterangan tentang ini ya tolonglah di sampaikan ke saya,,bahwa ada sahabat Nabi yang matanya rusak karena melihat matahari ketika gerhana.</p>
<p>Inilah perintah rasul tentang sholat gerhana dan inilah dasar saya berbicara &#8220;sepanjang yang saya ketahui&#8221; dari hadis Nabi : Rasulullah bersabda : &#8220;Bahwasanya matahari dan bulan adalah dua tanda daripada tanda tanda (kekuasaan )Allah; dua duanya itu tidak gerhana karena kematian seseorang dan tidak karena hidupnya. Dari itu, apabila  kamu lihat keduaduanya (bergerhana), maka berdoalah kepada Allah dan bersholatlah hingga ia lepas ( HR Mutafaqqun alaih)</p>
<p>Disini Rasul berkata apabila kita melihat gerhana maka kita disuruh sholat,,,nah disini saya tidak tau apakah ada sahabat yang sakit matanya karena melihat matahari ketika gerhana atau saya juga tidak tau apakah mereka melihat dengan alat,,,inilah Mas yang saya maksud sepanjang yang saya ketahui,,,ini ilmiah Mas.  Apalah kita manusia ini,, ilmu kita sangat sedikit bagaimana kita bisa berkata bahwa &#8220;saya tau semua&#8221;?</p>
<p>Mas Anda ingin jadi penulis dan biasalah kalau dikritik atau diingatkan orang apalagi diingatkan dalam soal agama,,agama adalah nasehat Mas,,,bukan berarti saya lebih tau dari anda ,,,marilah kita saling mengingatkan sesuai yang di perintahkan dalam surat WAL ASHRI :</p>
<p>Allah berfirman:<br />
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar benar  berada dalam kerugian . Kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran( Qu&#8217;ran surah ke 103)</p>
<p>Ok Mas saya mohon maaf mungkin bahasa saya kurang cocok dengan Anda untuk itu maafkanlah saya,,,mungkin begitulah gaya bahasa saya</p>
<p>Saya Insya Allah senang diskusi dengan saudara seiman,,,</p>
<p>didi<br />
=============<br />
<em>Genghis Khun:<br />
Nah&#8230;saya jadi bersemangat lagi&#8230; <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Navigasi = Teknik menentukan posisi<br />
Pelakunya disebut Navigator</p>
<p>Dalam mempelajari suatu ilmu kita pasti akan berusaha mencontoh para pakarnya.<br />
Dalam kasus ini saya sedang belajar mengenai Navigasi Langit. Ketika dirunut ke belakang ke sejarahnya, saya mengidolakan Columbus&#8230;.dirunut lagi ke belakang, ternyata pelaut-pelaut Muslim lebih hebat&#8230;dirunut lagi ke belakang&#8230;muncullah hipotesis/ dugaan: Mungkinkah sang Nabi paling ulung dalam hal ini?<br />
Hipotesis ini perlu dibuktikan lebih lanjut.<br />
Bisa dimengerti Mas? Mungkin Mas ada saran untuk saya, Navigator Ulung yang bisa dijadikan panutan agar saya tidak duduk di neraka?</p>
<p>seperti halnya bila saya belajar ilmu militer. maka idola saya, jenderal ulung dengan strategi jenius,<br />
adalah sang Nabi. Mungkin Mas ada saran untuk saya, Jenderal Ulung yang bisa dijadikan panutan agar saya tidak duduk di neraka?<br />
====</p>
<p>Trims atas uraian &#8220;Hadits Melihat Gerhana&#8221;. Kemudian saya sudah tunjukkan bahwa; melihat langsung ternyata dapat membahayakan mata, Maka kita mulai berpikir bahwa ini pasti tidak sekadar &#8220;melihat&#8221;, melainkan ada metode/teknik tertentu. Nah, Ini juga hipotesis/ dugaan. Dan akan kita gali untuk membuktikannya. Mas pasti setuju khan dengan alur pikiran ini?</p>
<p>Btw, Saya bingung dengan jawaban;<br />
&#8220;saya juga tidak tahu apakah mereka melihat dengan alat&#8221;<br />
Ini saya artikan; Dari kata kunci &#8220;melihat&#8221;, Gerhana Matahari bisa dengan melihat langsung, bisa pula dengan alat.<br />
Benar mas? bila iya, pasti ada salah satu yang lebih afdhol?<br />
Sebab setiap ilmu yang saya dapat sebisanya langsung saya praktikkan agar tidak lupa. </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: didi</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-293</link>
		<dc:creator>didi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 06:49:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-293</guid>
		<description>Waalaikum salam Warahmatullahi wabarakatuh

Mas ,,,saya ini mengingatkan bahwa kita itu membicarakan Rasul maka itu harus ada dasarnya yang shoheh yaitu al Quran dan Hadis menurut keterangan atau tafsir dan pemahaman sahabat Nabi.  Seperti Mas mengatakan Rasul adalah navigator ulung itu harus ada dasarnya,,bukan dengan mengambil satu ayat di dalam Al Quran lalu mas pahami dan simpulkan sendiri tanpa merujuk pada penafsiran rasul dan sahabat apa maksud Allah dan apa yang dikehendaki Allah dengan ayat tersebut.

Contohnya gini Mas,,,Rasul kita disebut sebagai seorang yang jujur atau digelari Al Amin dan semua orang mengakui dan itu ada dasarnya dari Al Quran itu sendiri dan dari hadis Nabi dan dari keterangan para sahabatnya.

Nah kalau Mas mengatakan Rasul itu navigator ulung ,, nah saya ingin tau apa dasarnya itu,,,karena Mas akan membuat buku tentang itu.  Apakah ada keterangan yang menunjukan bahwa Rasul adalah seorang navigator,,,sementara Ayat yang Mas jadikan sebagai argumen berbicara tentang bintang bintang yang dijadikan petunjuk ,,,lalu apa hubungannya dengan Rasul sebagai ahli navigasi?

Sepanjang yang saya ketahui di zaman Rasul ketika terjadi gerhana matahari atau bulan dan mereka melihat itu maka mereka melakukan sholat gerhana.   Tapi kalau saat ini sudah bisa diperkirakan kapan datangnya maka itu juga bagus sekali

Soalnya ada hadis Nabi yang kira kira bunyinya adalah siapa yang berkata sesuatu tentang Nabi padahal itu bohong maka kita disuruh mempersiapkan tempat duduk kita di neraka

Saran saya segeralah Mas sebelum menulis buku tersebut diskusi dulu dengan ustad ustad salafy,,,Mas bisa berhubungan dengan radiorodja.com atau bisa juga datang ke masjid hotel alia di jalan cikini raya persis diseberang TIM, lebih baik ketika sholat jumat karena selalu yang khotbah jumat disitu adalah ustad ustad salafy seperti ustad Abu Qatadah, Ustad Ali Saman, Ustad Jazuli, Ustad ustad lainnya giliran setiap jumat,,nah habis sholat mas bisa diskusi dengan mereka.

Kita tak bisa bicara sesuatu yang berkaitan dengan agama tanpa bimbingan ulama,ustad atau guru

Mungkin Mas pernah baca buku yang berjudul &quot;ternyata akhirat tidak kekal &quot;,,,nah saya udah baca tapi penulis menafsirkan sendiri ayat ayat Al Quran seenaknya bahkan tanpa hadis sama sekali lalu menyimpulkan akhirat tidak kekal sementara semua orang islam tau kalau sorga dan neraka adalah kekal,,,,herannya katanya buku ini malah best seller,,,lalu berapa orang yang bisa disesatkan oleh penulis tersebut ??

Saya mendukung semangatnya Mas,,,cuman kita termasuk saya harus belajar dulu pemahaman yang benar tentang apa dan bagaimana islam itu sendiri dan itulah yang menjadi fardhu ain,,,belajarlah islam , belajarlah manhaj salaf, yaitu manhajnya Rasul dan sahabatnya dalam memahami dan mengamalkan islam dan mereka sudah diredhoi Allah keislaman mereka

Demikian Mas,,,mohon maaf kita sama sama belajar

didi
======================
&lt;em&gt;Genghis Khun:
Assalamu&#039;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Maaf, sebaiknya diskusi ini ditutup saja karena:

1. Mas dari mulai awal komentar menganjurkan agar ilmiah berlandaskan Al Quran dan sunnah. Saya sudah berusaha menulis berdasarkan Al Quran dan Sunnah. 
Tetapi ternyata Mas sendiri menulis;
&lt;font color=&quot;#aa0000&quot;&gt;&quot;Sepanjang yang saya ketahui.....&quot;
&quot;hadis Nabi yang kira kira bunyinya adalah.....&quot;&lt;/font&gt;

2. &lt;font color=&quot;#aa0000&quot;&gt;&quot;zaman Rasul ketika terjadi gerhana matahari atau bulan dan mereka &lt;strong&gt;melihat&lt;/strong&gt; itu maka mereka melakukan sholat gerhana.&quot;&lt;/font&gt;

Kalimat tidak disebutkan sumbernya bahkan bila dipraktikkan malah akan mencelakakan: 
&lt;font color=&quot;#aa0000&quot;&gt;&quot;Tidak akan pernah aman untuk melihat secara langsung dengan mata telanjang pada saat gerhana matahari sebagian atau gerhana matahari cincin, atau ketika fase sebagian pada gerhana matahari total, tanpa alat bantu dan teknik yang memadai.&quot;&lt;/font&gt; (Baca lebih lanjut di &lt;a href=&quot;http://www.as.itb.ac.id/~ferry/articles/safeeclipse/safeeclipse.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;blognya pak Ferry Simatupang&lt;/a&gt;)

Maaf ya mas, btw trims atas saran dan nasehatnya.
&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikum salam Warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Mas ,,,saya ini mengingatkan bahwa kita itu membicarakan Rasul maka itu harus ada dasarnya yang shoheh yaitu al Quran dan Hadis menurut keterangan atau tafsir dan pemahaman sahabat Nabi.  Seperti Mas mengatakan Rasul adalah navigator ulung itu harus ada dasarnya,,bukan dengan mengambil satu ayat di dalam Al Quran lalu mas pahami dan simpulkan sendiri tanpa merujuk pada penafsiran rasul dan sahabat apa maksud Allah dan apa yang dikehendaki Allah dengan ayat tersebut.</p>
<p>Contohnya gini Mas,,,Rasul kita disebut sebagai seorang yang jujur atau digelari Al Amin dan semua orang mengakui dan itu ada dasarnya dari Al Quran itu sendiri dan dari hadis Nabi dan dari keterangan para sahabatnya.</p>
<p>Nah kalau Mas mengatakan Rasul itu navigator ulung ,, nah saya ingin tau apa dasarnya itu,,,karena Mas akan membuat buku tentang itu.  Apakah ada keterangan yang menunjukan bahwa Rasul adalah seorang navigator,,,sementara Ayat yang Mas jadikan sebagai argumen berbicara tentang bintang bintang yang dijadikan petunjuk ,,,lalu apa hubungannya dengan Rasul sebagai ahli navigasi?</p>
<p>Sepanjang yang saya ketahui di zaman Rasul ketika terjadi gerhana matahari atau bulan dan mereka melihat itu maka mereka melakukan sholat gerhana.   Tapi kalau saat ini sudah bisa diperkirakan kapan datangnya maka itu juga bagus sekali</p>
<p>Soalnya ada hadis Nabi yang kira kira bunyinya adalah siapa yang berkata sesuatu tentang Nabi padahal itu bohong maka kita disuruh mempersiapkan tempat duduk kita di neraka</p>
<p>Saran saya segeralah Mas sebelum menulis buku tersebut diskusi dulu dengan ustad ustad salafy,,,Mas bisa berhubungan dengan radiorodja.com atau bisa juga datang ke masjid hotel alia di jalan cikini raya persis diseberang TIM, lebih baik ketika sholat jumat karena selalu yang khotbah jumat disitu adalah ustad ustad salafy seperti ustad Abu Qatadah, Ustad Ali Saman, Ustad Jazuli, Ustad ustad lainnya giliran setiap jumat,,nah habis sholat mas bisa diskusi dengan mereka.</p>
<p>Kita tak bisa bicara sesuatu yang berkaitan dengan agama tanpa bimbingan ulama,ustad atau guru</p>
<p>Mungkin Mas pernah baca buku yang berjudul &#8220;ternyata akhirat tidak kekal &#8220;,,,nah saya udah baca tapi penulis menafsirkan sendiri ayat ayat Al Quran seenaknya bahkan tanpa hadis sama sekali lalu menyimpulkan akhirat tidak kekal sementara semua orang islam tau kalau sorga dan neraka adalah kekal,,,,herannya katanya buku ini malah best seller,,,lalu berapa orang yang bisa disesatkan oleh penulis tersebut ??</p>
<p>Saya mendukung semangatnya Mas,,,cuman kita termasuk saya harus belajar dulu pemahaman yang benar tentang apa dan bagaimana islam itu sendiri dan itulah yang menjadi fardhu ain,,,belajarlah islam , belajarlah manhaj salaf, yaitu manhajnya Rasul dan sahabatnya dalam memahami dan mengamalkan islam dan mereka sudah diredhoi Allah keislaman mereka</p>
<p>Demikian Mas,,,mohon maaf kita sama sama belajar</p>
<p>didi<br />
======================<br />
<em>Genghis Khun:<br />
Assalamu&#8217;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</p>
<p>Maaf, sebaiknya diskusi ini ditutup saja karena:</p>
<p>1. Mas dari mulai awal komentar menganjurkan agar ilmiah berlandaskan Al Quran dan sunnah. Saya sudah berusaha menulis berdasarkan Al Quran dan Sunnah.<br />
Tetapi ternyata Mas sendiri menulis;<br />
<font color="#aa0000">&#8220;Sepanjang yang saya ketahui&#8230;..&#8221;<br />
&#8220;hadis Nabi yang kira kira bunyinya adalah&#8230;..&#8221;</font></p>
<p>2. <font color="#aa0000">&#8220;zaman Rasul ketika terjadi gerhana matahari atau bulan dan mereka <strong>melihat</strong> itu maka mereka melakukan sholat gerhana.&#8221;</font></p>
<p>Kalimat tidak disebutkan sumbernya bahkan bila dipraktikkan malah akan mencelakakan:<br />
<font color="#aa0000">&#8220;Tidak akan pernah aman untuk melihat secara langsung dengan mata telanjang pada saat gerhana matahari sebagian atau gerhana matahari cincin, atau ketika fase sebagian pada gerhana matahari total, tanpa alat bantu dan teknik yang memadai.&#8221;</font> (Baca lebih lanjut di <a href="http://www.as.itb.ac.id/~ferry/articles/safeeclipse/safeeclipse.html" rel="nofollow">blognya pak Ferry Simatupang</a>)</p>
<p>Maaf ya mas, btw trims atas saran dan nasehatnya.<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: didi</title>
		<link>http://genghiskhun.com/diskusi-dengan-salafy-tentang-navigasi-langit#comment-292</link>
		<dc:creator>didi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 02:18:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/?p=110#comment-292</guid>
		<description>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Mas Genghis Khun,,,

Bagaiamana sahabat menafsirkan ayat Al An Am 96-97 tersebut? Atau bagaiaman Ibnu Katsir menafsirkan ayat tersebut,, sehingga anda koq lalu mengatakan bahwa dengan ayat tersebut lalu anda menyebut Rasul adalah navigator ulung? Apakah pernah sahabat Nabi menyebut Nabi sebagai navigator ulung atau para imam yang 4 (Malik,Hanafi, Syafii dan Ahmad) pernah menyebut demikian ?

Bung,, ayat AlQuran harus ditafsirkan merujuk pada penafsiran Nabi itu sendiri, lalu pada penafsiran para sahabatnya lalu penafsiran ulama sesudahnya yang sesuai dengan penafsiran mereka terdahulu ( yaitu Rasul dan sahabatnya)

Jadi dengan dalil apa ( Quran dan Hadis ) Anda lalu kemudian menyebut Nabi kita sebagai Navigator Ulung.   Anda tak bisa menyebutkan satu ayat Al Quran atau Hadis Nabi lalu anda tafsirkan sendiri tanpa melihat bagaimana Rasul dan sahabatnya menafsirkan atau memahami dan mengamalkan ayat tersebut...Inilah metoda dalam menafsirkan Al Quran.

Tolonglah anda lihat dulu apa tafsir dari ayat yang anda sebutkan diatas,,tafsirnya Rasul dan sahabat,,,anda periksalah di tafsirnya Ibnu Katsir.

Atau apakah anda punya riwayat atau keterangan dari Rasul sendiri atau dari sahabatnya yang juga menyebut Rasul sebagai Navigator ulung??

Kalau tidak ada,,lalu dari mana anda bisa menyebut Rasul sebagai Navigator ulung,,,dengan menyebut satu ayat Al Quran  lalu anda menyimpulkan rasul sebagai navigator ulung,,,koq semudah itu???

Sebagai penulis anda harus ilmiah dan berdasarkan hujjah Al Quran dan Hadis menurut pemahaman sahabat salafus shaleh,,,bukan dengan menduga duga saja

Atau apakah anda punya bukti adanya riwayat shaheh yang membuktikan bahwa Rasul adalah seorang navigator ulung?

Telah banyak orang yang tau tentang gerhana matahari,,silakan saja anda sampaikan ke umat bahwa tanggal sekian akan terjadi gerhana dan anjurkan lah mereka untuk sholat sunnah gerhana,,,

Demikian dulu Mas

maaf

didi
==============================
&lt;em&gt;Genghis Khun:
Wassalamu&#039;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Silahkan baca lagi argumen saya di atas, lalu bila ada yang salah langsung dicerahkan. 
Fokus pada masalah. 

Jawaban anda:
&quot;Telah banyak orang yang tau tentang gerhana matahari,,silakan saja anda sampaikan ke umat bahwa tanggal sekian akan terjadi gerhana dan anjurkan lah mereka untuk sholat sunnah gerhana,,,&quot;

Saya tidak bertanya siapa &quot;orang yang tahu&quot; tersebut. Pertanyaan saya bagaimana metode rasul teladan kita untuk mengetahui ada gerhana? 
lalu mari kita praktikkan sama-sama. Bukan begitu mas?
&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</p>
<p>Mas Genghis Khun,,,</p>
<p>Bagaiamana sahabat menafsirkan ayat Al An Am 96-97 tersebut? Atau bagaiaman Ibnu Katsir menafsirkan ayat tersebut,, sehingga anda koq lalu mengatakan bahwa dengan ayat tersebut lalu anda menyebut Rasul adalah navigator ulung? Apakah pernah sahabat Nabi menyebut Nabi sebagai navigator ulung atau para imam yang 4 (Malik,Hanafi, Syafii dan Ahmad) pernah menyebut demikian ?</p>
<p>Bung,, ayat AlQuran harus ditafsirkan merujuk pada penafsiran Nabi itu sendiri, lalu pada penafsiran para sahabatnya lalu penafsiran ulama sesudahnya yang sesuai dengan penafsiran mereka terdahulu ( yaitu Rasul dan sahabatnya)</p>
<p>Jadi dengan dalil apa ( Quran dan Hadis ) Anda lalu kemudian menyebut Nabi kita sebagai Navigator Ulung.   Anda tak bisa menyebutkan satu ayat Al Quran atau Hadis Nabi lalu anda tafsirkan sendiri tanpa melihat bagaimana Rasul dan sahabatnya menafsirkan atau memahami dan mengamalkan ayat tersebut&#8230;Inilah metoda dalam menafsirkan Al Quran.</p>
<p>Tolonglah anda lihat dulu apa tafsir dari ayat yang anda sebutkan diatas,,tafsirnya Rasul dan sahabat,,,anda periksalah di tafsirnya Ibnu Katsir.</p>
<p>Atau apakah anda punya riwayat atau keterangan dari Rasul sendiri atau dari sahabatnya yang juga menyebut Rasul sebagai Navigator ulung??</p>
<p>Kalau tidak ada,,lalu dari mana anda bisa menyebut Rasul sebagai Navigator ulung,,,dengan menyebut satu ayat Al Quran  lalu anda menyimpulkan rasul sebagai navigator ulung,,,koq semudah itu???</p>
<p>Sebagai penulis anda harus ilmiah dan berdasarkan hujjah Al Quran dan Hadis menurut pemahaman sahabat salafus shaleh,,,bukan dengan menduga duga saja</p>
<p>Atau apakah anda punya bukti adanya riwayat shaheh yang membuktikan bahwa Rasul adalah seorang navigator ulung?</p>
<p>Telah banyak orang yang tau tentang gerhana matahari,,silakan saja anda sampaikan ke umat bahwa tanggal sekian akan terjadi gerhana dan anjurkan lah mereka untuk sholat sunnah gerhana,,,</p>
<p>Demikian dulu Mas</p>
<p>maaf</p>
<p>didi<br />
==============================<br />
<em>Genghis Khun:<br />
Wassalamu&#8217;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</p>
<p>Silahkan baca lagi argumen saya di atas, lalu bila ada yang salah langsung dicerahkan.<br />
Fokus pada masalah. </p>
<p>Jawaban anda:<br />
&#8220;Telah banyak orang yang tau tentang gerhana matahari,,silakan saja anda sampaikan ke umat bahwa tanggal sekian akan terjadi gerhana dan anjurkan lah mereka untuk sholat sunnah gerhana,,,&#8221;</p>
<p>Saya tidak bertanya siapa &#8220;orang yang tahu&#8221; tersebut. Pertanyaan saya bagaimana metode rasul teladan kita untuk mengetahui ada gerhana?<br />
lalu mari kita praktikkan sama-sama. Bukan begitu mas?<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

