<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Forex sisi lain: mengundi nasib dengan anak panah</title>
	<atom:link href="http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah</link>
	<description>Imajinasi, Ilusi &#38; Halusinasiku</description>
	<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 06:28:50 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3837</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 23:10:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3837</guid>
		<description>maaf sekedar referensi,,,,

coba baca bukunya "Jejak Tinju Pak Kiai" Emha Ainun Najdib, disitu ada Matrik Hukum Yang Lima, itu konsep buat ngeliat Wajib, sunah,Halal atau Haram , Makruh, baik itu benda, bahkan orang.....


lumayan nambah pengetahuan....

hehehehe

=================================================

&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;

Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus), 

saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.

Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. :)

Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana...



1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:

- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)

- Leverage 

- Margin Call. 

(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)

Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).

Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)

untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:

- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.

- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.

Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? 



Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti...



2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:

http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2



Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?

Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini...



3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?

Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui. 

Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS. 

Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.

(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi :) )

MUI :

"Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai."

FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.



Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan. 

Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)



Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung...

Semoga ini bisa dimengerti..



4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?



5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu....juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.

Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.

Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial. 

seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.

Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.

Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). 



Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.

Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.

Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?





Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak :)

Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi...

Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh...



===Ingat...ingat...FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===



Trims..
NB: Pembaca yang lain boleh mbantu orang ini...
 &lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf sekedar referensi,,,,</p>
<p>coba baca bukunya &#8220;Jejak Tinju Pak Kiai&#8221; Emha Ainun Najdib, disitu ada Matrik Hukum Yang Lima, itu konsep buat ngeliat Wajib, sunah,Halal atau Haram , Makruh, baik itu benda, bahkan orang&#8230;..</p>
<p>lumayan nambah pengetahuan&#8230;.</p>
<p>hehehehe</p>
<p>=================================================</p>
<p><em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b></p>
<p>Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus), </p>
<p>saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.</p>
<p>Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana&#8230;</p>
<p>1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:</p>
<p>- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)</p>
<p>- Leverage </p>
<p>- Margin Call. </p>
<p>(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)</p>
<p>Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).</p>
<p>Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)</p>
<p>untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:</p>
<p>- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.</p>
<p>- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.</p>
<p>Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? </p>
<p>Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti&#8230;</p>
<p>2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:</p>
<p><a href="http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2" rel="nofollow">http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2</a></p>
<p>Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?</p>
<p>Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini&#8230;</p>
<p>3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?</p>
<p>Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui. </p>
<p>Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS. </p>
<p>Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.</p>
<p>(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>MUI :</p>
<p>&#8220;Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai.&#8221;</p>
<p>FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.</p>
<p>Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan. </p>
<p>Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)</p>
<p>Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung&#8230;</p>
<p>Semoga ini bisa dimengerti..</p>
<p>4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?</p>
<p>5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu&#8230;.juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.</p>
<p>Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.</p>
<p>Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial. </p>
<p>seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.</p>
<p>Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.</p>
<p>Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). </p>
<p>Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.</p>
<p>Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.</p>
<p>Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?</p>
<p>Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi&#8230;</p>
<p>Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh&#8230;</p>
<p>===Ingat&#8230;ingat&#8230;FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===</p>
<p>Trims..<br />
NB: Pembaca yang lain boleh mbantu orang ini&#8230;<br />
 </font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3836</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 22:54:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3836</guid>
		<description>sebelumnya maaf kalo dua coretan ini tidak menjawab per point..(alasannya dikemukakan di paling bawah)


   Sekali lagi Saya Bukan Tipe "Ngarangisme" /mengarang indah....

  Untuk masalah Kampus Tadi, memang seperti itu Pak Genghis Khun termasuk mekanisme transaksinya (yang anda permasalahkan sebagai "JUDI", Silahkan kalo tidak percaya Anda Studi banding atau berkunjung langsung....

 Kalo perlu Keliling Universitas Di Seluruh Indonesia

  Tapi jangan berharap diberikan pelatihannyaaa... kecuali anda mendaftar jadi mahasiswanyaaa.... (hehehe...hehee)
  
    

   Kenapa saya berani mencantumkan nama Univeristas atau sekolah tinggi itu, karena:  


1.   memang benar apa adanya seperti itu

2.  karena memang yang menganggap itu "JUDI" yang saya tahu memang Anda saja , dan mungkin sebagian kecil orang...


  Mohon maaf untuk tidak perpoint karena:

----  sepertinya memang persoalan ini, cukup sulit untuk diperdebatkan di tempat terbatas seperti blog ini, jadi banyak hal yang sebenarnya perlu dijelaskan tapi ga mungkin. karena bisa jadi tambah mis understanding antara kita berdua

----- Mudah-mudahan kita dipertemukan, jadi bisa ngomongin secara lebih leluasa dan jelas ( itung-itung menjalin silaturahmi)

----- dan terima kasih untuk dicantumkannya coretan saya.. yang ga jelas ini..  (hehehhe)



Salam Hangat Selalu Untuk Pak Genghis Khun

=================================================

&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;

Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus), 

saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.

Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. :)

Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana...



1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:

- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)

- Leverage 

- Margin Call. 

(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)

Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).

Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)

untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:

- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.

- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.

Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? 



Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti...



2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:

http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2



Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?

Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini...



3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?

Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui. 

Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS. 

Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.

(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi :) )

MUI :

"Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai."

FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.



Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan. 

Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)



Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung...

Semoga ini bisa dimengerti..



4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?



5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu....juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.

Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.

Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial. 

seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.

Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.

Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). 



Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.

Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.

Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?





Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak :)

Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi...

Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh...



===Ingat...ingat...FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===



Trims..

NB: Pembaca lain boleh membantu menjawab point-point di atas..
 &lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebelumnya maaf kalo dua coretan ini tidak menjawab per point..(alasannya dikemukakan di paling bawah)</p>
<p>   Sekali lagi Saya Bukan Tipe &#8220;Ngarangisme&#8221; /mengarang indah&#8230;.</p>
<p>  Untuk masalah Kampus Tadi, memang seperti itu Pak Genghis Khun termasuk mekanisme transaksinya (yang anda permasalahkan sebagai &#8220;JUDI&#8221;, Silahkan kalo tidak percaya Anda Studi banding atau berkunjung langsung&#8230;.</p>
<p> Kalo perlu Keliling Universitas Di Seluruh Indonesia</p>
<p>  Tapi jangan berharap diberikan pelatihannyaaa&#8230; kecuali anda mendaftar jadi mahasiswanyaaa&#8230;. (hehehe&#8230;hehee)</p>
<p>   Kenapa saya berani mencantumkan nama Univeristas atau sekolah tinggi itu, karena:  </p>
<p>1.   memang benar apa adanya seperti itu</p>
<p>2.  karena memang yang menganggap itu &#8220;JUDI&#8221; yang saya tahu memang Anda saja , dan mungkin sebagian kecil orang&#8230;</p>
<p>  Mohon maaf untuk tidak perpoint karena:</p>
<p>&#8212;-  sepertinya memang persoalan ini, cukup sulit untuk diperdebatkan di tempat terbatas seperti blog ini, jadi banyak hal yang sebenarnya perlu dijelaskan tapi ga mungkin. karena bisa jadi tambah mis understanding antara kita berdua</p>
<p>&#8212;&#8211; Mudah-mudahan kita dipertemukan, jadi bisa ngomongin secara lebih leluasa dan jelas ( itung-itung menjalin silaturahmi)</p>
<p>&#8212;&#8211; dan terima kasih untuk dicantumkannya coretan saya.. yang ga jelas ini..  (hehehhe)</p>
<p>Salam Hangat Selalu Untuk Pak Genghis Khun</p>
<p>=================================================</p>
<p><em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b></p>
<p>Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus), </p>
<p>saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.</p>
<p>Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana&#8230;</p>
<p>1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:</p>
<p>- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)</p>
<p>- Leverage </p>
<p>- Margin Call. </p>
<p>(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)</p>
<p>Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).</p>
<p>Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)</p>
<p>untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:</p>
<p>- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.</p>
<p>- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.</p>
<p>Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? </p>
<p>Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti&#8230;</p>
<p>2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:</p>
<p><a href="http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2" rel="nofollow">http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2</a></p>
<p>Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?</p>
<p>Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini&#8230;</p>
<p>3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?</p>
<p>Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui. </p>
<p>Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS. </p>
<p>Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.</p>
<p>(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>MUI :</p>
<p>&#8220;Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai.&#8221;</p>
<p>FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.</p>
<p>Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan. </p>
<p>Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)</p>
<p>Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung&#8230;</p>
<p>Semoga ini bisa dimengerti..</p>
<p>4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?</p>
<p>5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu&#8230;.juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.</p>
<p>Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.</p>
<p>Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial. </p>
<p>seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.</p>
<p>Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.</p>
<p>Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). </p>
<p>Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.</p>
<p>Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.</p>
<p>Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?</p>
<p>Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi&#8230;</p>
<p>Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh&#8230;</p>
<p>===Ingat&#8230;ingat&#8230;FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===</p>
<p>Trims..</p>
<p>NB: Pembaca lain boleh membantu menjawab point-point di atas..<br />
 </font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3835</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 22:37:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3835</guid>
		<description>hahahaha.....hahahha......, 

Maaf ,,,,,, 

   Pak Genghis Khun, untuk penyebutan yang kurang pantasnya,,, (mohon dimaafkan yah) mudah-mudahan ga kejadian lagi.

   saya khilaf dan malah terjebak dengan kata -kata sendiri, untuk tidak mengkambingkan kerbau atau membuat kerbau seperti kambing...., ( dengan berusaha memaksakan cara berpikir saya, ke pada Bapak Genghis Khun )...


Betul Sekali yang Pak Genghis Khun katakan, bahwa terjadi Perbedaan Pandangan dan Pemahaman tentang satu Makhluk yang namanya "Forex" itu....

    Dan itu sebenarnya yang dari awal jadi "Inti Persoalan", saya dari awal memang tidak ingin dan  masuk keranah Halal-Haramnya, karena saya  ragu apa yang saya tahu tentang forex tidak sama dengan apa  yang anda tahu...  

     ( HANYA PERBEDAAN JARAK PANDANG )

    Karena kalau saya berbicara tentang apel, maka saya juga berbicara tentang pohonnya, siapa yang menanamnya, dan bahkan dijual di Pasar mana, Bagaimana Efeknya Kalo Apel tidak ada di pasaran dst...

   Kalau anda membicarakan Forex, tentu dari awal kita membicarakan yang online ....

    maka anda tidak bisa lepaskan dari Indeks Saham, dan Komoditi (karena memang cara transaksinya sama persis  (ibarat mahluk, itu seperti adik kakak)

mekanisme jual belinya pun sama kok dengan Forex,(buy/sell dan harus diclosed nantinya) (silahhkan dicari tahu sendiri yah)

  Nah kalau nanti kita perluas,khususnya dari Indeks Saham dan Komoditi, yang tentu saja anda nilai sebagai Judi (karena mekanisme jual belinya "miiiirip" ) 
maka ilustrasi yang telah sedikit saya gambarkan dalam coretan-coretan sebelumnya yang anda katakan dari saham ke tempe, itu bisa berkaitan adanya...

   Untuk sedikit membantu pengertiannya :..... silahkan pelajari tentang Perseoran terbatas, khususnya asal muasal modal (saham)- sampai kepada cara penjualannya... dan tentu saja bagaimana hal itu bisa masuk kedalam kumpulan saham-saham "Indeks Saham" yang kemudian mungkin bisa sampai kepada mekanisme Buy/sell kemudian closed (yang anda anggap judi)

Tentu kalo bisa Pelajari Perusaahan besar,,,didalam atau diluar negri yah...

dan kalo bisa masalah komoditinya...

   (maksud yang ingin saya sampaikan dari hal diatas adalah, agar anda bisa lebih obyektif, karena ternyata ketika anda mencap Judi Forex "online", karena mekanismenya, maka anda perlu tahu, karena ternyata ada hal lain yang mekanisme jual beli atau bisa anda katakan transaksinya sama dengan Forex, dan bahkan dilakukan oleh orang yang juga bertransaksi Forex.)yang ternyata kita dikelilingi oleh produk yang bisa jadi kita pakai atau makan, yang berasal dari perusahaan, yang modalnya dikumupulkan dari mekanisme Buy/Sell, closed, pake leverage, margin call dll

  dengan begitu anda melihat gambaran secara makronya, dan tahu bahwa mungkin tempe, yang anda makan, mungkin juga pernah ditransaksikan di Komoditi .....dst...


   atau perusahaaan yang menghasilkan Handphone yang anda pakai, tenyata mengumpulkan modal yang berasal dari saham yang juga ditransaksikan secara mekanisme Buy/sell, closed, pake leverage, ada margin callnya... 
 
dan seterusnya yang sudah saya singgung dicoretan sebelumnya....

   dan kalaupun anda tidak paham dengan maksud saya diatas, saya sangat maklumi, karena mungkin penjelasan saya terlalu sedikit, sehingga tidak jelas maksudnya, 

  saya takut kalau kepanjangan malah bikin capek bacanya..... yang lebih parah sudah panjang lebar ternyata mungkin saja saya salah, maklum lah....

=================================================

&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;

Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus), 

saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.

Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. :)

Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana...



1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:

- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)

- Leverage 

- Margin Call. 

(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)

Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).

Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)

untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:

- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.

- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.

Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? 



Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti...



2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:

http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2



Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?

Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini...



3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?

Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui. 

Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS. 

Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.

(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi :) )

MUI :

"Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai."

FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.



Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan. 

Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)



Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung...

Semoga ini bisa dimengerti..



4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?



5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu....juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.

Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.

Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial. 

seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.

Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.

Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). 



Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.

Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.

Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?





Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak :)

Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi...
Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh...

===Ingat...ingat...FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===

Trims..

NB: Pembaca yang lain boleh membantu menjawab point-point di atas..

 &lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahahaha&#8230;..hahahha&#8230;&#8230;, </p>
<p>Maaf ,,,,,, </p>
<p>   Pak Genghis Khun, untuk penyebutan yang kurang pantasnya,,, (mohon dimaafkan yah) mudah-mudahan ga kejadian lagi.</p>
<p>   saya khilaf dan malah terjebak dengan kata -kata sendiri, untuk tidak mengkambingkan kerbau atau membuat kerbau seperti kambing&#8230;., ( dengan berusaha memaksakan cara berpikir saya, ke pada Bapak Genghis Khun )&#8230;</p>
<p>Betul Sekali yang Pak Genghis Khun katakan, bahwa terjadi Perbedaan Pandangan dan Pemahaman tentang satu Makhluk yang namanya &#8220;Forex&#8221; itu&#8230;.</p>
<p>    Dan itu sebenarnya yang dari awal jadi &#8220;Inti Persoalan&#8221;, saya dari awal memang tidak ingin dan  masuk keranah Halal-Haramnya, karena saya  ragu apa yang saya tahu tentang forex tidak sama dengan apa  yang anda tahu&#8230;  </p>
<p>     ( HANYA PERBEDAAN JARAK PANDANG )</p>
<p>    Karena kalau saya berbicara tentang apel, maka saya juga berbicara tentang pohonnya, siapa yang menanamnya, dan bahkan dijual di Pasar mana, Bagaimana Efeknya Kalo Apel tidak ada di pasaran dst&#8230;</p>
<p>   Kalau anda membicarakan Forex, tentu dari awal kita membicarakan yang online &#8230;.</p>
<p>    maka anda tidak bisa lepaskan dari Indeks Saham, dan Komoditi (karena memang cara transaksinya sama persis  (ibarat mahluk, itu seperti adik kakak)</p>
<p>mekanisme jual belinya pun sama kok dengan Forex,(buy/sell dan harus diclosed nantinya) (silahhkan dicari tahu sendiri yah)</p>
<p>  Nah kalau nanti kita perluas,khususnya dari Indeks Saham dan Komoditi, yang tentu saja anda nilai sebagai Judi (karena mekanisme jual belinya &#8220;miiiirip&#8221; )<br />
maka ilustrasi yang telah sedikit saya gambarkan dalam coretan-coretan sebelumnya yang anda katakan dari saham ke tempe, itu bisa berkaitan adanya&#8230;</p>
<p>   Untuk sedikit membantu pengertiannya :&#8230;.. silahkan pelajari tentang Perseoran terbatas, khususnya asal muasal modal (saham)- sampai kepada cara penjualannya&#8230; dan tentu saja bagaimana hal itu bisa masuk kedalam kumpulan saham-saham &#8220;Indeks Saham&#8221; yang kemudian mungkin bisa sampai kepada mekanisme Buy/sell kemudian closed (yang anda anggap judi)</p>
<p>Tentu kalo bisa Pelajari Perusaahan besar,,,didalam atau diluar negri yah&#8230;</p>
<p>dan kalo bisa masalah komoditinya&#8230;</p>
<p>   (maksud yang ingin saya sampaikan dari hal diatas adalah, agar anda bisa lebih obyektif, karena ternyata ketika anda mencap Judi Forex &#8220;online&#8221;, karena mekanismenya, maka anda perlu tahu, karena ternyata ada hal lain yang mekanisme jual beli atau bisa anda katakan transaksinya sama dengan Forex, dan bahkan dilakukan oleh orang yang juga bertransaksi Forex.)yang ternyata kita dikelilingi oleh produk yang bisa jadi kita pakai atau makan, yang berasal dari perusahaan, yang modalnya dikumupulkan dari mekanisme Buy/Sell, closed, pake leverage, margin call dll</p>
<p>  dengan begitu anda melihat gambaran secara makronya, dan tahu bahwa mungkin tempe, yang anda makan, mungkin juga pernah ditransaksikan di Komoditi &#8230;..dst&#8230;</p>
<p>   atau perusahaaan yang menghasilkan Handphone yang anda pakai, tenyata mengumpulkan modal yang berasal dari saham yang juga ditransaksikan secara mekanisme Buy/sell, closed, pake leverage, ada margin callnya&#8230; </p>
<p>dan seterusnya yang sudah saya singgung dicoretan sebelumnya&#8230;.</p>
<p>   dan kalaupun anda tidak paham dengan maksud saya diatas, saya sangat maklumi, karena mungkin penjelasan saya terlalu sedikit, sehingga tidak jelas maksudnya, </p>
<p>  saya takut kalau kepanjangan malah bikin capek bacanya&#8230;.. yang lebih parah sudah panjang lebar ternyata mungkin saja saya salah, maklum lah&#8230;.</p>
<p>=================================================</p>
<p><em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b></p>
<p>Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus), </p>
<p>saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.</p>
<p>Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana&#8230;</p>
<p>1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:</p>
<p>- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)</p>
<p>- Leverage </p>
<p>- Margin Call. </p>
<p>(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)</p>
<p>Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).</p>
<p>Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)</p>
<p>untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:</p>
<p>- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.</p>
<p>- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.</p>
<p>Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? </p>
<p>Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti&#8230;</p>
<p>2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:</p>
<p><a href="http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2" rel="nofollow">http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2</a></p>
<p>Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?</p>
<p>Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini&#8230;</p>
<p>3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?</p>
<p>Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui. </p>
<p>Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS. </p>
<p>Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.</p>
<p>(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>MUI :</p>
<p>&#8220;Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai.&#8221;</p>
<p>FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.</p>
<p>Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan. </p>
<p>Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)</p>
<p>Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung&#8230;</p>
<p>Semoga ini bisa dimengerti..</p>
<p>4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?</p>
<p>5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu&#8230;.juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.</p>
<p>Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.</p>
<p>Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial. </p>
<p>seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.</p>
<p>Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.</p>
<p>Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). </p>
<p>Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.</p>
<p>Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.</p>
<p>Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?</p>
<p>Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi&#8230;<br />
Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh&#8230;</p>
<p>===Ingat&#8230;ingat&#8230;FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===</p>
<p>Trims..</p>
<p>NB: Pembaca yang lain boleh membantu menjawab point-point di atas..</p>
<p> </font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3832</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 15:54:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3832</guid>
		<description>Kalo ga bisa jawab, cukup dengan bilang "tidak tahu", atau yah bilang "ah itu sih terserah anda"..

yang penting jangan memberi jawaban Ngawur, atau tidak sesuai kontek,.
  tolong pahami, kalo butuh waktu seminggu juga ga apa-apa, ga dimarahin kok Genghis Khun..

Yang terpenting Jawabannya Ga NGawur.


Terima kasih, salam hangat selalu

=================================================
&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus), 
saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.
Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. :)
Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana...

1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:
- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)
- Leverage 
- Margin Call. 
(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)
Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).
Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)
untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:
- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.
- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.
Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? 

Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti...

2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:
http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2

Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?
Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini...

3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?
Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui. 
Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS. 
Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.
(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi :) )
MUI :
"Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai."
FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.

Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan. 
Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)

Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung...
Semoga ini bisa dimengerti..

4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?

5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu....juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.
Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.
Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial. 
seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.
Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.
Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). 

Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.
Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.
Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?


Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak :)
Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi...
Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh...

===Ingat...ingat...FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===

Trims..
 &lt;/font&gt;&lt;/em&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo ga bisa jawab, cukup dengan bilang &#8220;tidak tahu&#8221;, atau yah bilang &#8220;ah itu sih terserah anda&#8221;..</p>
<p>yang penting jangan memberi jawaban Ngawur, atau tidak sesuai kontek,.<br />
  tolong pahami, kalo butuh waktu seminggu juga ga apa-apa, ga dimarahin kok Genghis Khun..</p>
<p>Yang terpenting Jawabannya Ga NGawur.</p>
<p>Terima kasih, salam hangat selalu</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus),<br />
saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.<br />
Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana&#8230;</p>
<p>1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:<br />
- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)<br />
- Leverage<br />
- Margin Call.<br />
(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)<br />
Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).<br />
Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)<br />
untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:<br />
- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.<br />
- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.<br />
Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? </p>
<p>Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti&#8230;</p>
<p>2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:<br />
<a href="http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2" rel="nofollow">http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2</a></p>
<p>Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?<br />
Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini&#8230;</p>
<p>3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?<br />
Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui.<br />
Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS.<br />
Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.<br />
(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )<br />
MUI :<br />
&#8220;Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai.&#8221;<br />
FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.</p>
<p>Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan.<br />
Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)</p>
<p>Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung&#8230;<br />
Semoga ini bisa dimengerti..</p>
<p>4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?</p>
<p>5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu&#8230;.juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.<br />
Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.<br />
Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial.<br />
seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.<br />
Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.<br />
Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). </p>
<p>Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.<br />
Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.<br />
Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?</p>
<p>Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi&#8230;<br />
Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh&#8230;</p>
<p>===Ingat&#8230;ingat&#8230;FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===</p>
<p>Trims..<br />
 </font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3831</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 15:49:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3831</guid>
		<description>tolong jgn karena anda capek, jadi ga fokus gitu dong jawabanya.....
 dibaca seksama, dipahaami, tooolong banget, biar ga misunderstanding... kya diatas..... Pleeease banget

1.  Masalah Arisan itu kan saya cuma bilang sistemnya judi, bukan mengatakan atau mencap Arisan Itu Judi (wah bahaya nih) dan itu dipakai sebagai perumpamaan mengenai bentuk. bukan membahas hukumnya.
 tolong fokus.... 

    Sedangkan yang anda ingin bicarakan mengenai pengecapan anda forex sebagai judi, dan itu dah termasuk dalam ranah hukumnya (hukum islam) dengan kata lain orang bisa mengikuti itu sebagai sebuah aturan atau setidaknya menganggap itu memang aturannya.

   nah anda menginginkan saya membicarakan hasil investigasi saya di forum ini, nanti kalo diikuti orang, bagaimana? (bisa jadi mereka seperti anda ataupun saya, memiliki rujukan masing-masing)

  saya sudah tegaskan kepada yang lain, tanya kepada guru atau ustad masing-masing dan selidiki dulu forex itu apaan.
   (ini persoalan hukum pak, kok dianggep enteng banget sih)

2.   Ini paling penting  kok anda bisa ga paham sih....
peeeeelan....pee llaan, biar ga saaa lah arti :

   saya membicarakan bahwa Universitas dan sekolah tinggi mengajarkan bahkan mencetak orang -orang atau trader Forex,Index dll. yang menurut anda bahwa apa yang dilakukannya (transaksi forex, indeks, komoditi dsb)  di cap judi oleh anda, maka kita bisa katakan bahwa orang yang melakukan apa yang di cap anda sebagai judi adalah "Penjudi", betul????

  oke kalau sudah paham, saya lanjutkan, dengan kata lain Universitas atau sekolah tinggi itu, mengajarkan Judi (Forex, Indeks, Komoditi)  , atau memberikan keterampilan berjudi (bermain forex, Index, Komoditi) kepada mahasiswanya,  atau bisa kita katakan mereka mencetak "penjudi"

saya mengutip anda: (( ni seperti halnya anda bertanya; kenapa Sepak Bola itu diajarkan? lucu sekali. Padahal saya mbahas bahwa ada Permainan sepak bola yang diperjudikan. )), 

sekarang siapa yang lucu?? anda ga nyambung tuhhh, saya maklumi, salah biasa kok.

Bukan Sepak bolanya yang diajarkan pak, tapi yang diajarkan adalah bagaimana bermain forex, indeks, komoditi dsb. yang anda cap itu sebagai judi, atau bisa anda katakan diajarkan menjadi "Penjudi"  (tolong sesuai konteks yah, jangan ngawur, klo ga tahu)

(itu adalah anda yang mengatakan lho bukan saya, jangan bilang anda cuma ngomong bahwa forex itu judi, kemudian yang melakukan itu bukan!!!)


3. memang pinter main pelintirannya, tolong pahami yah manusia pintar tapi ga jeli....
 
     Pelacuran sudah jelas perbuatannya, yaitu : wanita memberikan.......bla...bla, anda ngerti lah, hukumnya pun sudah jelas, jarang terjadi beda pendapat.
   Sedangkan Forex itu masih belum ada aturan yang jelas menyebutkan, Bahwa Forex itu Judi, karena sifatnya baru,,,dan nyata-nyata ada perbedaan pendapat, minimal kita berdua.... itu juga klo anda berkenan menganggap saya sebagai manusia yang boleh memiliki hak berbeda pendapat, tentu saja dengan dasar masing-masing..

Jadi, anda jangan memperbandingkan dua hal yang tidak sama dong....(minimal hukumnya)  sekali lagi kalo anda menggangap saya sebagai manusia yang punya hak untuk berbeda dengan dasar yang dimiliki), 
coba sebutkan hadits atau ayat dari al-qur'an yang scara gamblang menyebutkan bahwa kegiatan forex haram??

adanya kan yang mirip-mirip, misal emas dengan perak,  jadi tentu tergantung siapa yang menafsirkan, mari kita jangan merasa sok pintar untuk menafsirkan. cari ahlinya..

saya bertanya efek negatif forex, anda malah menjawab dengan pelacuran.  gimana sih (fokus), susah banget yah?



Yang terakhir,
   tolong jangan mis understanding, ketika saya menanyakan kompetensi maka saya sedang bertanya kepada anda mengenai kompetensi dalam bidang Forexnya?
saya kasih contoh jawaban misalnya : lulusan D 3 Ekonomi UGM, atau Pernah bekerja dalam Bidang perdagangan Futures,   atau palin minimal pernah real, bukan bohong-bohongan.


Sedangkan ketika saya bertanya anda
- sudah belajar ilmu tafsir dimana?
- dengan Ulama mana?

itu bertanya mengenai tindakan anda mengecap Forex Sebagai Judi..


jadi jangan kya orang goblok dengan berkata  :
(Menurut anda orang yang berkompetensi membahas Judi itu gelar minimalnya apa pak?)


Pleasse Pak Genghis Khun, saya sudah memuji anda dengan sebutan jenius, jangan sampai membuat jawaban bodoh lagi.

=================================================
&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus), 
saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.
Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. :)
Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana...

1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:
- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)
- Leverage 
- Margin Call. 
(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)
Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).
Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)
untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:
- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.
- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.
Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? 

Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti...

2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:
http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2

Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?
Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini...

3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?
Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui. 
Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS. 
Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.
(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi :) )
MUI :
"Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai."
FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.

Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan. 
Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)

Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung...
Semoga ini bisa dimengerti..

4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?

5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu....juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.
Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.
Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial. 
seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.
Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.
Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). 

Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.
Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.
Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?


Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak :)
Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi...
Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh...

===Ingat...ingat...FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===

Trims..
 &lt;/font&gt;&lt;/em&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tolong jgn karena anda capek, jadi ga fokus gitu dong jawabanya&#8230;..<br />
 dibaca seksama, dipahaami, tooolong banget, biar ga misunderstanding&#8230; kya diatas&#8230;.. Pleeease banget</p>
<p>1.  Masalah Arisan itu kan saya cuma bilang sistemnya judi, bukan mengatakan atau mencap Arisan Itu Judi (wah bahaya nih) dan itu dipakai sebagai perumpamaan mengenai bentuk. bukan membahas hukumnya.<br />
 tolong fokus&#8230;. </p>
<p>    Sedangkan yang anda ingin bicarakan mengenai pengecapan anda forex sebagai judi, dan itu dah termasuk dalam ranah hukumnya (hukum islam) dengan kata lain orang bisa mengikuti itu sebagai sebuah aturan atau setidaknya menganggap itu memang aturannya.</p>
<p>   nah anda menginginkan saya membicarakan hasil investigasi saya di forum ini, nanti kalo diikuti orang, bagaimana? (bisa jadi mereka seperti anda ataupun saya, memiliki rujukan masing-masing)</p>
<p>  saya sudah tegaskan kepada yang lain, tanya kepada guru atau ustad masing-masing dan selidiki dulu forex itu apaan.<br />
   (ini persoalan hukum pak, kok dianggep enteng banget sih)</p>
<p>2.   Ini paling penting  kok anda bisa ga paham sih&#8230;.<br />
peeeeelan&#8230;.pee llaan, biar ga saaa lah arti :</p>
<p>   saya membicarakan bahwa Universitas dan sekolah tinggi mengajarkan bahkan mencetak orang -orang atau trader Forex,Index dll. yang menurut anda bahwa apa yang dilakukannya (transaksi forex, indeks, komoditi dsb)  di cap judi oleh anda, maka kita bisa katakan bahwa orang yang melakukan apa yang di cap anda sebagai judi adalah &#8220;Penjudi&#8221;, betul????</p>
<p>  oke kalau sudah paham, saya lanjutkan, dengan kata lain Universitas atau sekolah tinggi itu, mengajarkan Judi (Forex, Indeks, Komoditi)  , atau memberikan keterampilan berjudi (bermain forex, Index, Komoditi) kepada mahasiswanya,  atau bisa kita katakan mereka mencetak &#8220;penjudi&#8221;</p>
<p>saya mengutip anda: (( ni seperti halnya anda bertanya; kenapa Sepak Bola itu diajarkan? lucu sekali. Padahal saya mbahas bahwa ada Permainan sepak bola yang diperjudikan. )), </p>
<p>sekarang siapa yang lucu?? anda ga nyambung tuhhh, saya maklumi, salah biasa kok.</p>
<p>Bukan Sepak bolanya yang diajarkan pak, tapi yang diajarkan adalah bagaimana bermain forex, indeks, komoditi dsb. yang anda cap itu sebagai judi, atau bisa anda katakan diajarkan menjadi &#8220;Penjudi&#8221;  (tolong sesuai konteks yah, jangan ngawur, klo ga tahu)</p>
<p>(itu adalah anda yang mengatakan lho bukan saya, jangan bilang anda cuma ngomong bahwa forex itu judi, kemudian yang melakukan itu bukan!!!)</p>
<p>3. memang pinter main pelintirannya, tolong pahami yah manusia pintar tapi ga jeli&#8230;.</p>
<p>     Pelacuran sudah jelas perbuatannya, yaitu : wanita memberikan&#8230;&#8230;.bla&#8230;bla, anda ngerti lah, hukumnya pun sudah jelas, jarang terjadi beda pendapat.<br />
   Sedangkan Forex itu masih belum ada aturan yang jelas menyebutkan, Bahwa Forex itu Judi, karena sifatnya baru,,,dan nyata-nyata ada perbedaan pendapat, minimal kita berdua&#8230;. itu juga klo anda berkenan menganggap saya sebagai manusia yang boleh memiliki hak berbeda pendapat, tentu saja dengan dasar masing-masing..</p>
<p>Jadi, anda jangan memperbandingkan dua hal yang tidak sama dong&#8230;.(minimal hukumnya)  sekali lagi kalo anda menggangap saya sebagai manusia yang punya hak untuk berbeda dengan dasar yang dimiliki),<br />
coba sebutkan hadits atau ayat dari al-qur&#8217;an yang scara gamblang menyebutkan bahwa kegiatan forex haram??</p>
<p>adanya kan yang mirip-mirip, misal emas dengan perak,  jadi tentu tergantung siapa yang menafsirkan, mari kita jangan merasa sok pintar untuk menafsirkan. cari ahlinya..</p>
<p>saya bertanya efek negatif forex, anda malah menjawab dengan pelacuran.  gimana sih (fokus), susah banget yah?</p>
<p>Yang terakhir,<br />
   tolong jangan mis understanding, ketika saya menanyakan kompetensi maka saya sedang bertanya kepada anda mengenai kompetensi dalam bidang Forexnya?<br />
saya kasih contoh jawaban misalnya : lulusan D 3 Ekonomi UGM, atau Pernah bekerja dalam Bidang perdagangan Futures,   atau palin minimal pernah real, bukan bohong-bohongan.</p>
<p>Sedangkan ketika saya bertanya anda<br />
- sudah belajar ilmu tafsir dimana?<br />
- dengan Ulama mana?</p>
<p>itu bertanya mengenai tindakan anda mengecap Forex Sebagai Judi..</p>
<p>jadi jangan kya orang goblok dengan berkata  :<br />
(Menurut anda orang yang berkompetensi membahas Judi itu gelar minimalnya apa pak?)</p>
<p>Pleasse Pak Genghis Khun, saya sudah memuji anda dengan sebutan jenius, jangan sampai membuat jawaban bodoh lagi.</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
Ups Maaf Pak, ketika anda sebut saya gak fokus (padahal menurut saya andalah yg gak fokus),<br />
saya baru nyadar bahwa mungkin kita ada perbedaan persepsi mengenai istilah forex.<br />
Jadi mari kita pelan2 mulai samakan persepsi sehingga diskusi terarah, sesuai konteks dan terutama tidak ada yg terlukai. <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Kita perbarui lagi point-point (dan jangan lagi dihilangkan ya), biar gak melebar kemana-mana&#8230;</p>
<p>1. Pembahasan mengenai FOREX, mari kita fokuskan pada FOREX ONLINE, yaitu yang terdiri dari:<br />
- Ada 2 (dua) transaksi (open-close)<br />
- Leverage<br />
- Margin Call.<br />
(Kalau ada FOREX ONLINE dengan model selain 3 syarat di atas mohon diberikan link-nya. karena belum menjadi sorotan saya. Trims..)<br />
Jadi hindari lagi membahas FOREX sebagai perdagangan antar mata uang secara umum. Karena perdagangan antar mata uang itu suatu keniscayaan dalam hubungan antar negara dan BOLEH (saya ulang: BOLEH, BOLEH, BOLEH.. 100x).<br />
Sebaiknya kita juga mempelajari Teori Pergerakan antar mata uang dan faktor-faktor yang mempengaruhi. ini saya anjurkan (saya ulang; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)<br />
untuk diskusi selanjutnya ada ketentuan sbb:<br />
- FOREX, mengacu pada perdagangan antar mata uang secara umum. Di dalamnya ada money Changer, Forex online dsb.<br />
- FOREX ONLINE, mengacu pada jenis transaksi Open-close, Leverage dan Margin Call.<br />
Bisa dimengerti dan disepakati? atau mungkin ada usulan istilah lain agar tidak rancu? </p>
<p>Nah, sekarang kita bukan lagi membahas apa itu tempe dan proses pembuatannya, tetapi pada waktu JUAL BELI tempe-nya. Bukan lagi mbahas aturan main sepak bola serta analisa kalah menangnya, tapi mbahas waktu beli karcisnya, untuk menonton saja atau + taruhan. Semoga bisa dimengerti&#8230;</p>
<p>2. Fatwa MUI mengenai Forex atau Pertukaran antar Mata Uang asing secara umum, tidak mempermasalahkan apa itu Forex beserta teori pergerakan mata uangnya. Yang menjadi sorotan MUI adalah JENIS TRANSAKSI yang dilakukan. Silahkan baca sendiri di:<br />
<a href="http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2" rel="nofollow">http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&#038;pg=2</a></p>
<p>Ringkasnya: Ada Transaksi Forex yang BOLEH dan yang DILARANG. Sepakat dengan MUI pak?<br />
Mengenai hal ini saya ikut MUI, mungkin anda (dan ustad anda) punya pendapat lain bahwa SEMUA transaksi Forex itu BOLEH? mari kita sharing di sini&#8230;</p>
<p>3. Sehubungan dengan nomer 1 dan 2, menjadi sorotan saya: apakah FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang BOLEH atau yang DILARANG?<br />
Artikel saya (Http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa) berkesimpulan bahwa FOREX ONLINE termasuk jenis transaksi yang DILARANG, karena FOREX ONLINE melakukan transaksi CLOSE pada saat kurs belum diketahui.<br />
Ketika anda klik OPEN, itu artinya anda juga bertransaksi untuk CLOSE. Jadi anda harus close. HARUS.<br />
Bolehkah tidak di Close lalu kita minta uang hasil transaksi OPEN? TIDAK BISA.<br />
(langsung diluruskan kalo pemahaman ini salah ya pak, ndak perlu nyuruh-nyuruh belajar lagi <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )<br />
MUI :<br />
&#8220;Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai.&#8221;<br />
FOREX ONLINE, transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.</p>
<p>Nah, mari kita kampanye MONEY CHANGER ONLINE pak. Insya Allah jenis transaksinya lebih berkah, toh maslahatnya bagi anda sama saja khan.<br />
Biar FOREX ONLINE gak makin merajalela dan memakan korban. Ini saya anjurkan (ulangi; dianjurkan, DIANJURKAN, DIANJURKAN.. 100x)</p>
<p>Anda boleh tidak setuju dengan kesimpulan ini, tapi jangan lantas melebar ke teori Forex dan Pergerakan Mata uang lagi. Gak nyambung&#8230;<br />
Semoga ini bisa dimengerti..</p>
<p>4. Kalau anda sebut bahwa Universitas mengajarkan Forex, maka yang saya pahami adalah siswanya diajarkan praktek SEMUA jenis transaksi, baik yang dibolehkan maupun yang dilarang oleh MUI. Apa benar? Isu ini sensitif, anda harus menjelaskan lebih lanjut praktek jenis transaksi tersebut yang mana? SEMUA jenis transaksi atau tidak?</p>
<p>5. FOREX ONLINE tidak ada di kitab suci, seperti halnya anda cari-cari SDSB, Jackpot, lempar dadu&#8230;.juga gak ada di kitab suci. Nyatanya SDSB, jackpot itu judi.<br />
Maslahat SDSB itu banyak lho pak, namanya aja Sumbangan Dana Sosial.<br />
Dengan adanya dana yang terkumpul dipusat memudahkan untuk pembangunan dan kegiatan sosial.<br />
seperti yg saya sebut kemarin, berita Gatra (edisi 35 th XVI) mengupas rencana Lokalisasi Pusat Perjudian di Indonesia dengan alasan maslahat lebih besar bila dikontrol oleh pemerintah. Daripada dikelola segelintir orang.<br />
Tapi ingat, alasan maslahat belum tentu BUKAN MAKSIAT.<br />
Nah, kalo FOREX ONLINE anda sebut maslahatnya besar, itu belum tentu BUKAN MAKSIAT (alias BUKAN JUDI). </p>
<p>Jadi mari kita sepakati bahwa faktor maslahat tidak bisa digunakan untuk menentukan sesuatu itu Judi atau Bukan Judi. MUI telah menggunakan istilah maisir (spekulasi) dalam hal ini.<br />
Dan FOREX ONLINE mengandung unsur maisir saat transaksi CLOSE, karena transaksi Close dilakukan lebih dulu padahal kurs-nya belum diketahui, ini berbeda dengan Money Changer yang menyepakati harga (kurs) terlebih dulu.<br />
Anda boleh nggak setuju, silahkan sharing maisir sesuai pemahaman anda?</p>
<p>Marilah kita diskusi dengan tenang dan saling menghormati. Dibaca pelan-pelan dan dipahami. ndak perlulah ada sebutan jenius atau bodoh. Jabat tangan dulu yak <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Oiya, ada 5 point untuk disepakati dulu dan jangan dihilangkan lagi&#8230;<br />
Satu persatu kita sepakati baru nambah point boleh&#8230;</p>
<p>===Ingat&#8230;ingat&#8230;FOREX berbeda dengan FOREX ONLINE===</p>
<p>Trims..<br />
 </font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3829</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 13:48:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3829</guid>
		<description>Bukannya apa-apa pak, klo saya cantumkan hadits atau al-quran, nanti dikira main tafsir sendiri,

nah kalo Pelacuran dari dulu ma sekarang perbuatan atau tindakan yang dilakukannya kan sama, 

jadi dah jelas perbuatannya, hukumnya, mang ada yang baru metodenya?


Nah kalo Forex, Indeks Saham, Komoditi, mang dijelasin gamblang?

kan enggak, jadi menyebabkan banyak tafsir, tentu harus bertanya pada ahli tafsir.


Nah Sekarng Kompetensi Pak Genghis Khun membicarakan Forex itu Apa?
apalagi hukumnya,
sudah belajar ilmu tafsir dimana?
dengan Ulama mana?

=================================================
&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
Anda bertanya kompetensi?
Menurut anda orang yang berkompetensi membahas Judi itu gelar minimalnya apa pak? 
 &lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bukannya apa-apa pak, klo saya cantumkan hadits atau al-quran, nanti dikira main tafsir sendiri,</p>
<p>nah kalo Pelacuran dari dulu ma sekarang perbuatan atau tindakan yang dilakukannya kan sama, </p>
<p>jadi dah jelas perbuatannya, hukumnya, mang ada yang baru metodenya?</p>
<p>Nah kalo Forex, Indeks Saham, Komoditi, mang dijelasin gamblang?</p>
<p>kan enggak, jadi menyebabkan banyak tafsir, tentu harus bertanya pada ahli tafsir.</p>
<p>Nah Sekarng Kompetensi Pak Genghis Khun membicarakan Forex itu Apa?<br />
apalagi hukumnya,<br />
sudah belajar ilmu tafsir dimana?<br />
dengan Ulama mana?</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
Anda bertanya kompetensi?<br />
Menurut anda orang yang berkompetensi membahas Judi itu gelar minimalnya apa pak?<br />
 </font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3828</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 13:27:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3828</guid>
		<description>Maaf Pak, saya ga share masalah hukum agama di forum kya gini, lewat email aja yah, konsekuensinya gede pak.

Tapi coba jawab dulu ajah pertanyaan saya ini yang ga dijawab:

—– yang terakhir dan paling penting kenapa sebagian besar universitas dan banyak perguruan tinggi lain, malah memberikan pengajaran dan bahkan praktek Forex, Indekx dan komoditi seperti UGM, UPN, STIE YKPN , Dll?

keterangan:  --itu beneran praktek lho, layaknya trader beneran.


Wah...wah.... persoalan Maslahat dan Mudharatnya jangan di pelintir dong pak, masa disamain dengan pelacur dan lokalisasi?

jauhh beneerrr,,,, sekarang siapa yang berani mengatakan pekerjaan pelacur itu Halal????

orang Muslim mana yang berani?

Hukumnya dah jelas pak, dan itu bukan dari Mazhab Genghis Khun, atau Ulama Besar Genghis Khun.

Bikin perumpamaan yang bener dong

=================================================
&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
1.Maaf Pak, saya ga share masalah hukum agama di forum kya gini.
=&gt; Lalu judi dan arisan yg sdh anda singgung2 sebelumnya bukan termasuk masalah agama?

2. Kenapa sebagian besar universitas dan banyak perguruan tinggi lain, malah memberikan pengajaran dan bahkan praktek Forex, Indekx dan komoditi seperti UGM, UPN, STIE YKPN , Dll?
=&gt; Ini seperti halnya anda bertanya; kenapa Sepak Bola itu diajarkan? lucu sekali. Padahal saya mbahas bahwa ada Permainan sepak bola yang diperjudikan.    

3. Pelintir gimana maksud anda?? Yang memelintir sepertinya malah anda pak.
Lokalisasi itu ADA dinegara kita ini, ini fakta.
Tentu atas pertimbangan azas Maslahat dan Mudharat dari pelaku dan pemimpin2 kita...
Mereka itu bekerja untuk membantu diri, teman-teman, dan tentunya keluarga.

Pertimbangan azas ini lebih didahulukan ketimbang hukum asal maksiat.
Jadi, walaupun adanya maslahat lebih besar, belum tentu bukan maksiat.
jadi, Forex online bila anda sebut maslahatnya lebih besar, itu belum tentu bukan maksiat.
Artinya azas maslahat dan mudharat yg anda pakai TIDAK BISA digunakan untuk menentukan Forex itu judi/ bukan judi.
 &lt;/font&gt;&lt;/em&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf Pak, saya ga share masalah hukum agama di forum kya gini, lewat email aja yah, konsekuensinya gede pak.</p>
<p>Tapi coba jawab dulu ajah pertanyaan saya ini yang ga dijawab:</p>
<p>—– yang terakhir dan paling penting kenapa sebagian besar universitas dan banyak perguruan tinggi lain, malah memberikan pengajaran dan bahkan praktek Forex, Indekx dan komoditi seperti UGM, UPN, STIE YKPN , Dll?</p>
<p>keterangan:  &#8211;itu beneran praktek lho, layaknya trader beneran.</p>
<p>Wah&#8230;wah&#8230;. persoalan Maslahat dan Mudharatnya jangan di pelintir dong pak, masa disamain dengan pelacur dan lokalisasi?</p>
<p>jauhh beneerrr,,,, sekarang siapa yang berani mengatakan pekerjaan pelacur itu Halal????</p>
<p>orang Muslim mana yang berani?</p>
<p>Hukumnya dah jelas pak, dan itu bukan dari Mazhab Genghis Khun, atau Ulama Besar Genghis Khun.</p>
<p>Bikin perumpamaan yang bener dong</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
1.Maaf Pak, saya ga share masalah hukum agama di forum kya gini.<br />
=> Lalu judi dan arisan yg sdh anda singgung2 sebelumnya bukan termasuk masalah agama?</p>
<p>2. Kenapa sebagian besar universitas dan banyak perguruan tinggi lain, malah memberikan pengajaran dan bahkan praktek Forex, Indekx dan komoditi seperti UGM, UPN, STIE YKPN , Dll?<br />
=> Ini seperti halnya anda bertanya; kenapa Sepak Bola itu diajarkan? lucu sekali. Padahal saya mbahas bahwa ada Permainan sepak bola yang diperjudikan.    </p>
<p>3. Pelintir gimana maksud anda?? Yang memelintir sepertinya malah anda pak.<br />
Lokalisasi itu ADA dinegara kita ini, ini fakta.<br />
Tentu atas pertimbangan azas Maslahat dan Mudharat dari pelaku dan pemimpin2 kita&#8230;<br />
Mereka itu bekerja untuk membantu diri, teman-teman, dan tentunya keluarga.</p>
<p>Pertimbangan azas ini lebih didahulukan ketimbang hukum asal maksiat.<br />
Jadi, walaupun adanya maslahat lebih besar, belum tentu bukan maksiat.<br />
jadi, Forex online bila anda sebut maslahatnya lebih besar, itu belum tentu bukan maksiat.<br />
Artinya azas maslahat dan mudharat yg anda pakai TIDAK BISA digunakan untuk menentukan Forex itu judi/ bukan judi.<br />
 </font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3827</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 13:05:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3827</guid>
		<description>Mohon Maaf Banget, agak menyimpang, tapi dari awal kan, saya tidak menyinggung halal dan haramnya, karena saya punya rujukan sendiri, dan Pak Genghis Khun punya Pendapat sendiri. (dan mohon maaf bila bawa-bawa ustad, saya orang bodoh, ga ngerti ilmu agama, jadi otomatis  nanya ke guru saya  dong)
   
   Saya hanya mencoba mempertanyakan kompetensi anda dalam membicarakan mengenai Forex?

  kalo setiap orang yang baru bisa virtual trus bergaya seperti anda, saya jadi bingung, kasian yang lain, kecuali anda nulisnya di buku harian, atau papan pengumamn di masjid, it's ok.

   saya tidak membawa institusi dari manapun, hanya coba pengen tahu, kenapa anda berbuat nekat seperti ini, 

  apa cuma ingin bikin kotroversi ,biar blognya laris atau apa, saya tidak tahu. 

  yang jelas saya hanya coba sedikit mensharekan sedikit apa yang saya tahu, karena bisa jadi anda salah atau bisa anda benar, bukankah manusia fungsinya saling mengingatkan.

=================================================
&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
1. Lalu apa 'hasil investigasi' anda yang membedakan antara Forex online dengan Judi pak? 
Mari kita sharing di sini :)

2. Asas Maslahat dan Mudharatnya?
Pemilik Kasino dan pelacuran tentu saja atas dasar pertimbangan azas ini. 
Bila dikelola dengan baik maslahatnya lebih besar dari keburukannya;
Bisa membantu diri, teman-teman, dan tentunya keluarga.
Apalagi bila dilokalisir, pasti pendapatan daerah akan lebih tinggi. 
Berita Gatra minggu kemarin:
PM singapura pernah memohon agar Batam tidak dibangun Casino, karena ditakutkan banyak orang singapura yang nyebrang ke Batam. 
Arti kasarnya, pajak pendapatan singapura dikhawatirkan akan menurun.

Jadi maksud anda pertimbangan azas ini lebih didahulukan ketimbang hukum asal maksiatnya?    
&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon Maaf Banget, agak menyimpang, tapi dari awal kan, saya tidak menyinggung halal dan haramnya, karena saya punya rujukan sendiri, dan Pak Genghis Khun punya Pendapat sendiri. (dan mohon maaf bila bawa-bawa ustad, saya orang bodoh, ga ngerti ilmu agama, jadi otomatis  nanya ke guru saya  dong)</p>
<p>   Saya hanya mencoba mempertanyakan kompetensi anda dalam membicarakan mengenai Forex?</p>
<p>  kalo setiap orang yang baru bisa virtual trus bergaya seperti anda, saya jadi bingung, kasian yang lain, kecuali anda nulisnya di buku harian, atau papan pengumamn di masjid, it&#8217;s ok.</p>
<p>   saya tidak membawa institusi dari manapun, hanya coba pengen tahu, kenapa anda berbuat nekat seperti ini, </p>
<p>  apa cuma ingin bikin kotroversi ,biar blognya laris atau apa, saya tidak tahu. </p>
<p>  yang jelas saya hanya coba sedikit mensharekan sedikit apa yang saya tahu, karena bisa jadi anda salah atau bisa anda benar, bukankah manusia fungsinya saling mengingatkan.</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
1. Lalu apa &#8216;hasil investigasi&#8217; anda yang membedakan antara Forex online dengan Judi pak?<br />
Mari kita sharing di sini <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>2. Asas Maslahat dan Mudharatnya?<br />
Pemilik Kasino dan pelacuran tentu saja atas dasar pertimbangan azas ini.<br />
Bila dikelola dengan baik maslahatnya lebih besar dari keburukannya;<br />
Bisa membantu diri, teman-teman, dan tentunya keluarga.<br />
Apalagi bila dilokalisir, pasti pendapatan daerah akan lebih tinggi.<br />
Berita Gatra minggu kemarin:<br />
PM singapura pernah memohon agar Batam tidak dibangun Casino, karena ditakutkan banyak orang singapura yang nyebrang ke Batam.<br />
Arti kasarnya, pajak pendapatan singapura dikhawatirkan akan menurun.</p>
<p>Jadi maksud anda pertimbangan azas ini lebih didahulukan ketimbang hukum asal maksiatnya?<br />
</font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3826</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 12:44:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3826</guid>
		<description>OK deh Pak Genghis Khun, saya sekarang Insya Allah ngerti. Maaf salah saya yg ga ngerti,
 sekali lagi saya pake "ilmu Kirologi". sepertinya 
    (Yang anda butuhkan bukan jawaban saya, tapi pembenaran atas pendapat anda)

tp ga apa-apa saya ulang pak yah:

1. point pertama, yang menganggap itu judi kan Anda, atas hasil investigasi yang anda lakukan, lah sedangkan hasil investigasi saya kan itu bukan Judi, setelah bertanya kesana kemari, wah bingung juga kalo ga nyebut Ustad saya, masa nanya ke orang lewat.
  kenapa saya harus ngikut anda menganggap itu Judi? lah say saja meragukan pengetahuan anda tentang forex, dan terbukti memang anda seorang newbie (pemula)


2.  Saya punya anggapan kalau seuatu yang diharamkan itu pasti memiliki efek negatif yang besar bagi manusia,walaupun mungkin sedikt menyenangkan. entah itu narkoba, Zina, minuman keras, Judi dan kawan-kawannya.

— Jadi berpegang pada asas Maslahat dan Mudharatnya (Kebaikan dan keburukannya), bagi saya Maslahat dari Forex lebih besar dari Mudharatnya, bisa membantu saya, membantu teman-teman saya, dan tentunya keluarga saya.

nah sekarang coba sebutin asas mudharatnya apa aja, lebih besar mana dengan Manfaatnya?

tentu anda harus tahu dengan orang-orang yang punya keahlian forex, bukan yang cuma ikut-ikutan  doang, berapa banyak yang anda kenal, anda ajak bicara?

----- yang terakhir dan paling penting kenapa sebagian besar universitas dan banyak perguruan tinggi lain, malah memberikan pengajaran dan bahkan praktek Forex, Indekx dan komoditi  seperti UGM, UPN, STIE YKPN ,UII Dll?

--- Ilmu Kirologi,  mungkin sebagian besar universitas dan sekolah tinggi itu goblok kali yah....

buktinya mereka ga sama pendapatnya dengan anda yang serba pintar.

NB: Salah satu yang memperkenalakn dari D3 Ekonomi UGM.

=================================================
&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
1. Lalu apa 'hasil investigasi' anda yang membedakan antara Forex online dengan Judi pak? 
Mari kita sharing di sini :)

2. Asas Maslahat dan Mudharatnya?
Pemilik Kasino dan pelacuran tentu saja atas dasar pertimbangan azas ini. 
Bila dikelola dengan baik maslahatnya lebih besar dari keburukannya;
Bisa membantu diri, teman-teman, dan tentunya keluarga.
Apalagi bila dilokalisir, pasti pendapatan daerah akan lebih tinggi. 
Berita Gatra minggu kemarin:
PM singapura pernah memohon agar Batam tidak dibangun Casino, karena ditakutkan banyak orang singapura yang nyebrang ke Batam. 
Arti kasarnya, pajak pendapatan singapura dikhawatirkan akan menurun.

Jadi maksud anda pertimbangan azas ini lebih didahulukan ketimbang hukum asal maksiatnya?    
&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>OK deh Pak Genghis Khun, saya sekarang Insya Allah ngerti. Maaf salah saya yg ga ngerti,<br />
 sekali lagi saya pake &#8220;ilmu Kirologi&#8221;. sepertinya<br />
    (Yang anda butuhkan bukan jawaban saya, tapi pembenaran atas pendapat anda)</p>
<p>tp ga apa-apa saya ulang pak yah:</p>
<p>1. point pertama, yang menganggap itu judi kan Anda, atas hasil investigasi yang anda lakukan, lah sedangkan hasil investigasi saya kan itu bukan Judi, setelah bertanya kesana kemari, wah bingung juga kalo ga nyebut Ustad saya, masa nanya ke orang lewat.<br />
  kenapa saya harus ngikut anda menganggap itu Judi? lah say saja meragukan pengetahuan anda tentang forex, dan terbukti memang anda seorang newbie (pemula)</p>
<p>2.  Saya punya anggapan kalau seuatu yang diharamkan itu pasti memiliki efek negatif yang besar bagi manusia,walaupun mungkin sedikt menyenangkan. entah itu narkoba, Zina, minuman keras, Judi dan kawan-kawannya.</p>
<p>— Jadi berpegang pada asas Maslahat dan Mudharatnya (Kebaikan dan keburukannya), bagi saya Maslahat dari Forex lebih besar dari Mudharatnya, bisa membantu saya, membantu teman-teman saya, dan tentunya keluarga saya.</p>
<p>nah sekarang coba sebutin asas mudharatnya apa aja, lebih besar mana dengan Manfaatnya?</p>
<p>tentu anda harus tahu dengan orang-orang yang punya keahlian forex, bukan yang cuma ikut-ikutan  doang, berapa banyak yang anda kenal, anda ajak bicara?</p>
<p>&#8212;&#8211; yang terakhir dan paling penting kenapa sebagian besar universitas dan banyak perguruan tinggi lain, malah memberikan pengajaran dan bahkan praktek Forex, Indekx dan komoditi  seperti UGM, UPN, STIE YKPN ,UII Dll?</p>
<p>&#8212; Ilmu Kirologi,  mungkin sebagian besar universitas dan sekolah tinggi itu goblok kali yah&#8230;.</p>
<p>buktinya mereka ga sama pendapatnya dengan anda yang serba pintar.</p>
<p>NB: Salah satu yang memperkenalakn dari D3 Ekonomi UGM.</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
1. Lalu apa &#8216;hasil investigasi&#8217; anda yang membedakan antara Forex online dengan Judi pak?<br />
Mari kita sharing di sini <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>2. Asas Maslahat dan Mudharatnya?<br />
Pemilik Kasino dan pelacuran tentu saja atas dasar pertimbangan azas ini.<br />
Bila dikelola dengan baik maslahatnya lebih besar dari keburukannya;<br />
Bisa membantu diri, teman-teman, dan tentunya keluarga.<br />
Apalagi bila dilokalisir, pasti pendapatan daerah akan lebih tinggi.<br />
Berita Gatra minggu kemarin:<br />
PM singapura pernah memohon agar Batam tidak dibangun Casino, karena ditakutkan banyak orang singapura yang nyebrang ke Batam.<br />
Arti kasarnya, pajak pendapatan singapura dikhawatirkan akan menurun.</p>
<p>Jadi maksud anda pertimbangan azas ini lebih didahulukan ketimbang hukum asal maksiatnya?<br />
</font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Lanang</title>
		<link>http://genghiskhun.com/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah#comment-3825</link>
		<dc:creator>Ahmad Lanang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 12:15:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://genghiskhun.com/2009/02/25/forex-sisi-lain-mengundi-nasib-dengan-anak-panah/#comment-3825</guid>
		<description>masalah mekanisme dah dibahas ma yang sebelum-sebelumnya, dari mulai teori, ma prakteknya, buat apa di ulang lagi, lah kamu aja ga ngerti konsep micro dan makronya, cuma bisa ngeliat dari salah satu sudut kecil mekanismenya aja. 
   Situkan membahas trader Forex, memang Trader Forex Ga Transaksi Indek Saham, dan Komoditinya?

   sok tahu, sih sok tahu, tapi jangan kelewatan dong. dah berbaik hati, sedikit menjelaskan secara makro. pake ga dibaca.  

   Please dibaca dengan seksama, situ terlalu menyepelekan pendapat orang banget, sampai-sampai jawabanya ga dibaca, tu dah ada semua, memang panjang, coba klo situ dah ngerti bener  hubungan forex, Indeks, Komoditi, pasti mikir-mikir, Justifikasi Judinya. kan enak.

=================================================
&lt;em&gt;&lt;font color="#aa0000"&gt;&lt;b&gt;Genghis Khun:&lt;/b&gt;
Sekali lagi buat pak ayi lanang yang baik hati;
1. Apakah untuk tahu sesuatu itu judi dan maksiat kita harus masuk dulu ke dalamnya?
ini mbok dijawab dulu bro...
2. Trus gimana nih PRINSIP anda untuk nentuin sesuatu itu judi/ bukan? 
ndak usah berbelit-belit dan bawa-bawa ustad lagi yak... :)
peace..
&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>masalah mekanisme dah dibahas ma yang sebelum-sebelumnya, dari mulai teori, ma prakteknya, buat apa di ulang lagi, lah kamu aja ga ngerti konsep micro dan makronya, cuma bisa ngeliat dari salah satu sudut kecil mekanismenya aja.<br />
   Situkan membahas trader Forex, memang Trader Forex Ga Transaksi Indek Saham, dan Komoditinya?</p>
<p>   sok tahu, sih sok tahu, tapi jangan kelewatan dong. dah berbaik hati, sedikit menjelaskan secara makro. pake ga dibaca.  </p>
<p>   Please dibaca dengan seksama, situ terlalu menyepelekan pendapat orang banget, sampai-sampai jawabanya ga dibaca, tu dah ada semua, memang panjang, coba klo situ dah ngerti bener  hubungan forex, Indeks, Komoditi, pasti mikir-mikir, Justifikasi Judinya. kan enak.</p>
<p>=================================================<br />
<em><font color="#aa0000"><b>Genghis Khun:</b><br />
Sekali lagi buat pak ayi lanang yang baik hati;<br />
1. Apakah untuk tahu sesuatu itu judi dan maksiat kita harus masuk dulu ke dalamnya?<br />
ini mbok dijawab dulu bro&#8230;<br />
2. Trus gimana nih PRINSIP anda untuk nentuin sesuatu itu judi/ bukan?<br />
ndak usah berbelit-belit dan bawa-bawa ustad lagi yak&#8230; <img src='http://genghiskhun.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
peace..<br />
</font></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
