" />

Jordan 1: FAse mengenal medan

Petang menjelang malam, kira-kira pukul 20.00 waktu Jordan, Taxi yang kami tumpangi meluncur dengan cepat menyusuri jalan tol dari pusat kota Amman menuju daerah pinggiran, hingga akhirnya berhenti di sebuah lampu merah perempatan.

“This is Shafa Bardan, where is your place in Shafaa Bardan?” tanya sopir Taksi.
Saya terhenyak kaget!







Segera menoleh kanan kiri dan berharap ada tanda-tanda yang dapat dikenali.
Cemas? Tentu saja. Berkelana di malam hari di daerah asing dengan bahasa inggris yang pas-pasan…

“Straight forward” jawab saya dengan yakin disertai isyarat tangan mengarah ke depan
Kata-kata itu saya ulang beberapa kali.

Taksi mematuhi arahan saya.

“Stop…stop…stop here” saya berucap lebih yakin, dan Alhamdulillah tiba di Apartemen dengan selamat…

==

Sepenggal kenangan manis disela-sela menunggu jadwal ‘pulang kampoeng’ usai acara Puncak Global March to Jerusalem. Hari-hari diisi dengan pelesiran ke tempat-tempat umum padahal kami tidak punya visa turis *what?!

Shafa Bardan
Shafa Bardan, adalah nama suatu daerah dimana kami menyewa sebuah Apartemen 5 lantai untuk tempat beraktifitas selama di Jordan (Yordania). Daerah ini sepi dan jauh dari keramaian kota, jadi kalau malam bintang-bintang terlihat jelas, terutama Polaris sebagai petunjuk arah utara.

Area ini terletak kira-kira 20 Km dari Amman ke arah Utara


Beramah tamah dengan masyarakat sekitar Shafa Bardan

Abu Nushair
Tak jauh dari Shafa Bardan, kira-kira 5 Km di sebelah barat, adalah Abu Nushair. Di sini terdapat pasar untuk berbelanja kebutuhan dapur sehari-hari. Berbeda dengan Shafa bardan yang tidak menampakkan tanda-tanda kehidupan bertetangga, di Abu Nushair kami juga akrab dengan pengurus klub olah raga setempat yang kadang menjemput kami dini hari untuk melakukan shalat subuh berjamaah yang kemudian dilanjutkan olah raga dan sarapan pagi.

Bapak yang memegang bola, awalnya mengira bahwa saya adalah anak dari salah satu rombongan GMJ *wajah saya ABG banget ya pak? makasih.. :)

Di sebuah toko busana, di seberang pasar, saya ‘dikeroyok’ para penjaga yang antusias ketika saya minta dijelaskan macam-macam transportasi daerah tersebut. Mereka dengan ramah melayani.

Akhirnya di samping toko tersebut, adalah toko perlengkapan kantor, saya menemukan apa yang saya butuhkan; yaitu peta Jordan untuk bekal pelesiran … :D

Selanjutnya mudah ditebak, terbersit keinginan untuk segera ‘menaklukkan’ Jordan. Namun hambatannya sangat signifikan, yaitu dananya belum tersedia! *cape deh…

“Kak Itaaaaa..! minta gelontoran kredit donk… ”
tunai ya, asiik :D

[Bersambung]







You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Genghis Khun

    Paranoid Dalam Mengais Rizqi...


    Nyari Theme BLOG WORDPRESS bagus??

  • Tulisan Terbaru

  • Genghis Khun's Profile
    Genghis Khun's Facebook profile
    Create Your Badge ExitJunction.com  - Make Money From Your Exit Traffic!


  • Masukkan Code ini K1-1E255B-E
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
  • CARI DUIT

    Adf.ly
    Buy Text links www.cashnhits.com
    Rumahweb
    Clixsense
    Exitjunction
    BidVertiser

    Earn money from your website/blog. Get paid through PayPal Buy and sell Text Links Blog Terbaik
    Yuk.Ngeblog.web.id

    make money with your web site

    GoBlog Theme Banner 125x125

    Media Penyimpanan Dunia Maya: DropBox
  • Fan Page