" />

Kelemahan Metode HISAB dalam penentuan awal Bulan Hijriyah

Artikel ini ditulis karena ada salah satu komentar di artikel Perjalanan Bulan, Hisab, Ru’yat dan…Ru’yat Palsu!,
yang berbunyi:
“trus gimana untuk penentuan 1 syawal sekarang? karena masih banyak perbedaan pendapat dan bila di kalendar pemerintah ramadhannya jadi 30 hari? jadi mana yg benar untuk tahun ini?


Selanjutnya mari kita lihat data Konjungsi Moon tanggal 29 september 2008, dari berbagai sumber/ program komputer:
OS Windows:
1. Stellarium = 20:55:10 WIB
2. Navigator Light = 18:40 WIB
3. Navigator’s Almanac v2.0 = 18.30 WIB
4. Mooncalc = 15:13:28 WIB
5. New Moon = 15:13:59 WIB
6. Accurate Times = 17:12 WIB

OS Linux
7. KStars 1.2.9 = 19:54:50 WIB

OS Mac Leopard
8. Equinox LE 1.0 = 29 sept 2008 17:50 WIB

OS Symbian
9. Sideralis (Java) = 29 sept 2008 21:02 WIB

Sunset di daerah WIB (bujur 105) pada tanggal tersebut adalah pada rentang jam 17:52 sd 17:55

Hasil perhitungan terlihat berbeda-beda tergantung ‘siapa yang menghitung’ dan ini akan menjadi perdebatan panjang untuk mempermasalahkan hitungan siapa yang paling valid.
Dalam aplikasinya tentu menimbulkan konsekuensi yang tidak sederhana.
Misal, kesalahan program Navigator Light dan Navigator’s Almanac akan menyebabkan para pelaut tersesat dari tujuannya.

Sedangkan bagi muslim, bila diantara nilai teratas-terbawah terdapat masa Sunset, hal ini yang akan menjadi krusial, masalah pelik.
Karena berdasarkan kaidah ‘Wujudul Hilal’ alias terjadinya konjungsi sebelum sunset, ini dianut oleh Muhammadiyah, maka MALAM itu sudah dinyatakan masuk bulan baru.

Kriteria Wujudul Hilal menyatakan:
Awal bulan Hijriyah dimulai apabila telah terpenuhi tiga kriteria berikut:
1) telah terjadi ijtimak (konjungsi),
2) ijtimak (konjungsi) itu terjadi sebelum matahari terbenam, dan
3) pada saat terbenamnya matahari piringan atas Bulan berada di atas ufuk (bulan baru telah wujud).

Ketiga kriteria ini penggunaannya adalah secara kumulatif, dalam arti ketiganya harus terpenuhi sekaligus. Apabila salah satu tidak terpenuhi, maka bulan baru belum mulai.

Atau pemahaman mudahnya:
“Jika setelah terjadi ijtimak, bulan terbenam setelah terbenamnya matahari maka malam itu ditetapkan sebagai awal bulan Hijriyah tanpa melihat berapapun sudut ketinggian bulan saat matahari terbenam”

Dari kriteria ini maka ‘penganut program komputer’ nomer 4,5 dan 6 malamnya sudah bisa takbir keliling :)
Sedangkan penganut program sisanya harus bersabar dengan berpuasa sehari lagi.
(Perlu dicatat pula bahwa besoknya pun hilal belum tentu bisa dilihat, tetapi tulisan kali ini tidak mengupas ru’yat, hanya menyoroti sisi hisab saja).

Kasus sangat ekstrem, misalnya hasil perhitungan A konjungsi terjadi pada 17:30:00, menurut si B 17:30:30 sedangkan sunset terjadi pada 17:30:15!!
Nah, dari data di atas, mana yang lebih kita percayai sebagai masa konjungsi?
“Sebaiknya jangan percaya dengan data buatan orang kafir”, mungkin ini jawaban anda yang radikal/ fundamental, sambil menenteng handphone CDMA & GSM berlagak tidak mengetahui bahwa telekomunikasi ini melalui satelit yang diluncurkan dari “hasil perhitungan orang kafir”. :P

Terlepas dari perhitungan mana yang lebih valid, hal ini sebenarnya menunjukkan terbatasnya kemampuan manusia, secara khusus yakni lemahnya metode hisab. Wallahua’lam.

Mengukur Altitude Bulan
Kebetulan malam ini, 15 september 2008 bulan tampak jelas, walaupun langit malam mendung. Ini menggoda penulis untuk mencoba membuktikan program komputer mana yang lebih valid. Perlengkapan yang disediakan sebagai berikut:

1. Jam tangan akurat, penulis memakai penunjuk waktu yang terdapat di HP Sony Ericsson dan juga laptop IBM T42 yang sering dikalibrasikan dengan waktu universal via internet.

2. Sextant-CD, yaitu Sextant ‘ala kadarnya’ buatan tangan penulis.
Cara pembuatan Sextant-CD ini bisa dibaca di modul Navigasi Langit di Halaman Download di Http://Genghiskhun.com

3. Ember yang berisi air sebagai Horizon ARTIFISIAL.

4. Camera, tentu saja untuk motret :)



Penulis berada di koordinat bumi:
01°49’12″LU, 127°49’28″ BT

Hasil pengukurannya:
22:54 WIT, altitude 125°02′ azimuth tidak diukur
Nilai altitude di bagi 2 karena penulis memakai horizon artifisial (air dalam ember), menjadi 62°31′

Mari kita lihat data ‘Planetarium desktop’ malam ini:) :
1. Stellarium : Alt 66°22′
2. KStars : Alt 66°16’52″
3. Navigator Light : 66°32′
4. Mooncalc : 66,173°
5. Equinox LE : 66°

Sepertinya akurasi Sextant-CD yang perlu dipertanyakan :P
Atau karena posisi bulan sudah tinggi sehingga terlalu sulit diukur?
(Skala Sextant normal hanya sampai 120°!)
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H
Mohon Maaf Lahir dan batin

Genghis Khun

Pustaka:
1. Stellarium
2. Navigator Light
3. Navigator’s Almanac v2.0 (JK simmond 1996, mobi@netconnect.com.au)
4. Mooncalc, Dr. Monzur Ahmed
5. New Moon
6. Accurate Times, Mohammad Odeh
7. KStars 1.2.9
8. Rukyatul Hilal







You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.You can leave a response, or trackback from your own site.
7 Responses
  1. arlin says:

    jadi, apa kesimpulannya? aku masih ga ngerti…
    =====================
    Genghis Khun:
    Maaf, jangan nanya yang susah-susah ya :P

  2. sidhi says:

    Kayaknya tulisan ini blm “titik”, masih “koma” alias masih ada terusannya. Sy juga belum bisa ambil kesimpulan. Terutama karena ada semacam “ketidak-sambungan” antara point perbedaan perhitungan komputer, dengan uji mengukur altitude bulan (yang ternyata juga meragukan). Jadi kesimpulannya apa ? Perlu tulisan lanjutan kang….

  3. Pantulan di air yang ada index bias air 4/3 atau 1.33 (optika geometri) gak diperhitungkan?
    ===========================
    Genghis Khun:
    Gambar sangat jelas menunjukkan bahwa pantulan oleh PERMUKAAN cairan, bukan DASAR ember, jadi tidak berhubungan dengan pembiasan (medium cair).
    Jawabnya: tidak diperhitungkan.

  4. mirza says:

    anda salah kaprah dengan teori wujudul hilal, syarat2 terjadinya new moon wujudul hilal:
    1) telah terjadi ijtimak (konjungsi),
    2) ijtimak (konjungsi) itu terjadi sebelum matahari terbenam, dan
    3) pada saat terbenamnya matahari piringan atas Bulan berada
    di atas ufuk (bulan baru telah wujud).

    tapi anda malah mengatakan:“Jika setelah terjadi ijtimak, BULAN TERBENAM SETELAH TERBENAMNYA MATAHARI maka malam itu ditetapkan sebagai awal bulan Hijriyah tanpa melihat berapapun sudut ketinggian bulan saat matahari terbenam”
    ITU JELAS SALAH KAPRAH

    =================================================
    Genghis Khun:
    Sebelum memvonis salah kaprah, sebaiknya anda meluncur dulu ke: http://rukyatulhilal.org/visibilitas/indonesia/1433/ramadhan/
    Saya kutipkan:

    “Kriteria ini (Wujudul Hilal.red) menyatakan bahwa awal bulan Hijriyah dimulai apabila telah terpenuhi tiga kriteria berikut:
    1) telah terjadi ijtimak (konjungsi),
    2) ijtimak (konjungsi) itu terjadi sebelum matahari terbenam, dan
    3) pada saat terbenamnya matahari piringan atas Bulan berada di atas ufuk (bulan baru telah wujud). Ketiga kriteria ini penggunaannya adalah secara kumulatif, dalam arti ketiganya harus terpenuhi sekaligus. Apabila salah satu tidak terpenuhi, maka bulan baru belum mulai. Atau dalam bahasa sederhanya dapat diterjemahkan sebagai berikut:

    “Jika setelah terjadi ijtimak, Bulan terbenam setelah terbenamnya Matahari maka malam itu ditetapkan sebagai awal bulan Hijriyah tanpa melihat berapapun sudut ketinggian Bulan saat Matahari terbenam”.”

    Anda tentu mengenal RHI bukan? (Rukyatul Hilal Indonesia)
    Btw, artikel telah saya edit dengan memasukkan kriteria lengkap Wujudul Hilal.
    trims atas komentarnya

    • mirza says:

      maaf saya salah faham :)

      =================================================
      Genghis Khun:
      Ok nggak papa mas, saya malah lebih sering salah paham. maklum masih belajar :)

    • mirza says:

      maaf saya salah faham,,,

      =================================================
      Genghis Khun:
      Ok nggak papa mas, saya malah lebih sering salah paham. maklum masih belajar :)

  5. mirza says:

    saya mengutip dari buku “Pedoman Hisab Muhammadiyah”
    “Seperti terdahulu telah dikemukakan, kriteria bulan baru
    kamariah menurut Majelis Tarjih dan Tajdid adalah (1) telah terjadi
    ijtimak, (2) ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam (gurub),
    dan (3) pada saat terbenamnya matahari, Bulan berada di atas
    ufuk.”

    “Apabila pada saat
    terbenamnya matahari, Bulan telah mendahului matahari dalam
    gerak mereka dari barat ke timur, artinya saat matahari terbenam
    Bulan berada di atas ufuk, maka itu menandai dimulainya bulan
    kamariah baru. Akan tetapi apabila Bulan belum dapat mendahului
    matahari saat gurub, dengan kata lain Bulan berada di bawah
    Penentuan Awal Bulan ufuk saat matahari tenggelam, maka bulan kamariah baru belum
    mulai; malam itu dan keesokan harinya masih merupakan hari
    dari bulan kamariah berjalan.”

    =================================================
    Genghis Khun:
    Atau dalam bahasa sederhanya dapat diterjemahkan sebagai berikut:

    “Jika setelah terjadi ijtimak, Bulan terbenam setelah terbenamnya Matahari maka malam itu ditetapkan sebagai awal bulan Hijriyah tanpa melihat berapapun sudut ketinggian Bulan saat Matahari terbenam”. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Genghis Khun

    Paranoid Dalam Mengais Rizqi...


    Nyari Theme BLOG WORDPRESS bagus??

  • Tulisan Terbaru

  • Genghis Khun's Profile
    Genghis Khun's Facebook profile
    Create Your Badge ExitJunction.com  - Make Money From Your Exit Traffic!


  • Masukkan Code ini K1-1E255B-E
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
  • CARI DUIT

    Adf.ly
    Buy Text links www.cashnhits.com
    Rumahweb
    Clixsense
    Exitjunction
    BidVertiser

    Earn money from your website/blog. Get paid through PayPal Buy and sell Text Links Blog Terbaik
    Yuk.Ngeblog.web.id

    make money with your web site

    GoBlog Theme Banner 125x125

    Media Penyimpanan Dunia Maya: DropBox
  • Fan Page