Di wilayah Indonesia, Desember-Januari adalah masa-masa ketika matahari tidak bisa/sulit untuk digunakan sebagai alat bantu memperkirakan arah kiblat Bagi yang hendak membangun masjid atau musholla mungkin harus menunda pekerjaan terlebih dahulu hingga akhir januari/ awal Februari. Tetapi beruntung masih ada benda langit yang lain, yaitu Bulan dan Bintang.





Berbeda dengan artikel sebelumnya (Baca: Purnama di atas Ka’bah) yang SANGAT SULIT untuk di nikmati di sebagian besar wilayah Indonesia (karena saat itu sudah pagi), maka kali ini di bulan Muharram 1430 Moon akan menunjukkan arah kiblat di malam hari 🙂

Perhatikan data program Navigator Light v2 di bawah ini:

Moon 01/06/2009 16:57:41 GMT
GHA:320°11.5′ Dec:21°15.1’N

artinya; pada tanggal 6 januari 2009, Posisi Geografik Moon berada di koordinat:
Dec/ Deklinasi : 21°15.1’N
GHA (Greenwich Hour Angle) : 320°11.5′

Cat.
Penjelasan mengenai Posisi Geografik (Geographic position, GP) dan koordinat GP, baca di artikel sebelumnya yang berjudul:
ARAH KIBLAT dengan bantuan BINTANG

Koordinat tersebut bila diubah menjadi sistem koordinat Bumi menjadi:
Dec/ Deklinasi : 21°15.1’N
Longitude/ Bujur: 39°49.5′ E

Artinya, Moon saat itu sedang ‘nongkrong sambil tersenyum’ di atas Ka’bah. Silahkan memperbaiki arah kiblat musholla anda dengan cara melihat Bulan, pada 6 Januari jam 23:57:41 WIB.

Bagi yang tinggal di negara lain tinggal mencocokkan waktunya dengan 16:57:41 GMT. Jangan lupa juga koreksi Daylight Saving Time kalau ada.

Hanya sayangnya, saat itu suasananya kurang romantis karena belum purnama 🙂

Genghis Khun

Rujukan:
1. Program navigator Light
2. Program MOON CALCULATOR, Dr. Monzur Ahmed







One thought on “KETIKA BULAN TERSENYUM DI ATAS KA’BAH”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *