Ini merupakan Kisah 4 orang dengan Usia hampir sebaya, di zaman yang sama. Dan di lokasi yang ‘hampir’ berdekatan; yaitu imperium Romawi, Persia dan Hijaz.
Ke-4 orang ini sanggup mengubah peta dunia.

Romawi Kristen pada masa itu tetap diskriminasi terhadap komunitas Yahudi.
Yahudi, mau tidak mau, meminta perlindungan ke imperium Persia.

Daerah Hijaz yang sekarang merupakan Saudi Arabia, saat itu tak termasuk wilayah dua imperium, karena Hijaz merupakan padang pasir tandus gersang dengan suku-suku yang saling berperang satu sama lain.
Padahal justru di akhir konflik, kedua imperium tersebut akan dilibas oleh hadirnya kekuatan baru dari Hijaz.

Tokoh Utama dalam Cerita ini;
Muhammad, atau Nabi Muhammad SAW
Shahrbaraz (Shahrvaraz/ “Celeng Istana”/ “Babi Kekaisaran”); Panglima Perang Persia, ipar dari Khusrau II
Khosrow II/ Khusrau II/ Kisra/ Chosroes; Raja Persia
Heraclius, Kaisar Romawi Timur/ Byzantium

Tahun 570 M atau Tahun Gajah, Ekspedisi Pasukan Menunggang Gajah dari Kerajaan Kristen Yaman pimpinan Abrahah. Bertepatan dengan lahirnya Muhammad di Mekah, Hijaz, dalam lingkungan para penyembah berhala.
Lahir juga Khusrou II, pangeran Persia di Ctesiphon(Sekarang Taq Kasra), lingkungan para penganut Zoroaster penyembah Kuil Api
kemungkinan Shahrbaraz yang juga zoroaster lahir sekitar tahun ini.

Ekspedisi Pasukan Gajah tersebut setiba di Mekkah kocar kacir dan gagal total oleh suatu kekuatan dahsyat tak kasat mata.

Usai ekspedisi, Yaman memasuki masa kemunduran, kemudian dicaplok oleh Persia.

575 M, Lahirnya Heraclius di daerah Syam Utara (Turki sekarang), keturunan perwira Romawi di lingkungan Kristen yang taat .

577 M, Di Mekkah, ibu Muhammad yang bernama Aminah meninggal dunia.
Muhammad yang berusia 6 tahun dititip ke kakeknya Abdul Muthalib.
580 M, Abdul Muthalib meninggal. Muhammad yang berusia 8-10 tahun, diasuh oleh pamannya yang bernama Abu Thalib.

582 M Maurice memegang tampuk menjadi Kaisar Romawi Timur.
Wilayahnya bagian selatan meliputi Syam dan Mesir.
583 Muhammad mulai sering diajak berdagang oleh pamannya ke wilayah Syam ; Damaskus dan sekitarnya.

Muhammad mulai memperhatikan konflik yang mmprihatinkan antara Kristen dan Yahudi ditengah-tengah imperium Romawi.
Konflik yang dipicu oleh prasangka bahwa kematian Yesus disebabkan oleh ulah kaum Yahudi.

Kelak salah satu wahyu yang diterima oleh Muhammad menyebutkan bahwa Yesus tidak pernah disalib!
Sayangnya informasi ini tidak mendapat perhatian serius.
Yahudi tetap mengalami diskriminasi dan pembantaian mengerikan hingga puncaknya pada saat kekuasaan Hitler.

Kondisi itu berubah tatkala Yahudi mendirikan negara baru bernama Israel dengan kekuatan militernya yang mengesankan.
Maka, pemuka-pemuka Kristen tentu harus segera mengoreksi berkas-berkas kuno milik Gereja yang memusuhi Yahudi.

Di kota Bostra (Busra, Syria), Muhammad bertemu pendeta Bahira, diduga seorang Kristen Ebionite, Arian atau mungkin Nestorian.

590 M, Di Yaman, Anak Abrahah yang menggantikan ayahnya, dikalahkan oleh Persia.
Persia menunjuk Gubernur Baru bernama Badhan.
Khusrau II naik tahta menjadi Kaisar Sassaniyah Persia menggantikan ayahnya.

591 M, Khosrau II digulingkan, mengungsi ke Romawi (Konstantinopel) dan minta bantuan Kaisar Maurice.
Kelak Khosrau II dan istrinya, Shirin, menganut Kristen.

595 M, Di Mekkah, Muhammad saat itu berumur 25 tahun, menikahi Khadijah yang sudah berumur 40 tahun.

MASA PERDAMAIAN ROMAWI – PERSIA
597 M, Kaisar Romawi Timur Maurice membantu Raja Khusraw II kembali ke tahta Persia.
Dimulainya Perjanjian Damai antara Romawi Timur dengan Persia

Khadijah istri Muhammad melahirkan Zainab, putri pertamanya, diikuti oleh: Ruqayyah, Umm Kulthum , dan Fatima Zahra

602 M Kaisar Romawi Maurice dikudeta, dibunuh dan digantikan oleh Phocas.
Meluasnya penganiayaan dan pembantaian terhadap Yahudi di wilayah Romawi.
Raja Khusrau II yang pernah dibantu Maurice tentu tak tinggal diam, segera mempersiapkan perang besar.

Perang ROMAWI-PERSIA tahun 602-628
604 M, Shahrbaraz atau “Celeng Istana“, Jenderal cerdas Persia yang juga ipar Khusrau II ini mulai bergerak dari arah Timur. Pasukannya mencaplok Benteng Romawi di Dara dan Edessa (Perbatasa Suriah – Turki sekarang).

AISYAH LAHIR
605 M, Aisyah anak Abu bakar lahir. Kelak sempat menyaksikan masuk Islamnya Abu Bakarm saat masih kanak-kanak.

607 Pasukan Persia yang dipimpin Shahrbaraz dan Shahin merangsek terus ke selatan-barat, menjarah Suriah dan Asia Kecil.
608 Jenderal Persia yang lain yaitu Shahin maju ke Khalsedon, mendekati konstantinopel, sedangkan Shahrbaraz menuju ke syam.
Di Mesir, Jenderal Romawi eraclius mulai mempersiapkan pemberontakan terhadap Kaisarnya, Phocas.

WAHYU PERTAMA
610 Malaikat Jibril menampakkan diri kepada Muhammad pada usia 40 tahun di gua Hira, Jabal Nur, Mekkah pada tanggal 13 Agustus.

Khadijah, istrinya Muhammad, orang pertama yang masuk Islam .
Diikuti oleh Ali bin Abu Thalib, lalu Abu Bakar.
Aisyah yang masih 5 tahun, kanak-kanak, menyaksikan Abu Bakar masuk Islam.
Aisyah sendiri orang yang ke-18 masuk Islam.

MASA KAISAR Heraclius 610 – 641 M.
610 Jenderal Romawi Heraclius melancarkan Kudeta dan membunuh Kaisar Phocas.
Mencoba berdamai dengan Raja Persia Khusrau II, namun ditolak.

610 M, Di Mekkah, Muhammad memulai dakwahnya secara gerilya. Beberapa orang mulai tertarik.

611 M, Di Syam, Shahrbaraz bergerak menuju Damaskus dari arah utara.

613 M, Di Mekkah, Muhammad mulai berdakwah secara terang-terangan ke semua orang. Hampir bertepatan dengan pasukan Shahrbaraz merebut Damaskus lalu Antiokhia.
Pasukan Shahrbaraz di Syam didukung oleh milisi Yahudi yang dipimpin oleh Nehemia ben Hushiel dan Benyamin dari Tiberias.

614 M, Kaum Quraisy Mekkah mulai menganiaya kelompok Muhammad.
Di Syam, Shahrbaraz berhasil merebut Yerusalem setelah dikepung selama tiga minggu diakhiri pembantaian yang mengerikan.

“..57.000 atau 66.500 orang (Kristen) terbunuh di sana; 35.000 lainnya dideportasi ke Persia, termasuk Patriakh Zakharia.”

Milisi Yahudi diizinkan untuk mengendalikan Yerusalem, sedangkan Shahrbaraz melanjutkan ekspedisinya ke barat.
Nehemia diangkat sebagai penguasa Yerusalem dan mulai merencanakan pembangunan Kuil Ketiga

Terjadi saling serang antara milisi Yahudi dan milisi Kristen sekitar Jerusalem.
Akhirnya Khusrau II mengubah kebijakannya; mulai memihak Kristen, diduga karena tekanan dari orang Kristen Mesopotamia di Persia itu sendiri, padahal Khusrau sendiri belum memeluk Kristen atau Yahudi

Hijrah Pertama; Hijrah Sebagian Pengikut
615 M, Pada bulan april, sekelompok kecil pengikut Muhammad (Muslim) dari Mekkah mengungsi ke kerajaan Aksum Ethiopia (Hijrah).
Rombongan diterima oleh Raja Negus/ najasy.

Boikot atas Pengikut Muhammad di Mekkah
616 Tanggal 15 mei, para pemuka Mekkah menyerukan boikot ekonomi; Muhammad dan pengikutnya, klan Hasyim (baik pengikut Muhammad atau bukan). Mereka dilokalisir di suatu Lembah selama 3 tahun.

617 Kaisar Persia Khusrau II membuat aturan mengejutkan; melarang Yahudi bermukim di Yerusalem. Sebuah sinagog kecil di Bukit Bait Suci juga dihancurkan.
Milisi Yahudi segera berubah mendekati Romawi dan mengadakan perjanjian agar bisa kembali ke Jerusalem; Kaisar Heraclius menyanggupi.

618 Dari Sinai, Shahrbaraz si Jenderal Persia bergerak terus ke barat, menaklukkan Alexandria Mesir.

619 M, Di Mekkah; Pemuka Quraisy Mekkah menghentikan aksi Boikot terhadap pengikut Muhammad.
Khadijah (istri Muhammad) dan Abu Thalib (pamannya) meninggal.
Umur Muhammad saat itu 49 tahun.

ISRA MI’RAJ di Masa Penaklukan Persia atas Jerusalem
620 M, Pada bulan Mei 620 M, Muhammad dan Ali melakukan perjalanan dakwah dari Mekkah ke Thaif.
Setiba di Thaif malah dilempari batu oleh penduduknya.

Di Ctesiphon, istana Sassaniyah Persia, Raja Persia Khusrau II mengirim surat kepada Heraclius;

“Dari Khosrow, penguasa terbesar, dan penguasa bumi, kepada Heraclius, budaknya yang keji dan rendah.
Mengapa kamu masih menolak untuk tunduk pada aturan kami, dan mengapa kamu masih menyebut diri sebagai seorang raja?
Bukankah aku sudah menghancurkan orang Yunani?
Kamu mengatakan percaya pada Tuhan. Mengapa dia tidak melepaskan cengkeramanku atas Kaisarea, Yerusalem, dan Aleksandria?
Dan tidakkah aku juga akan segera menghancurkan Konstantinopel?
Tetapi aku akan mengampuni kamu jika kamu tunduk kepadaku, dan datang bersama istri dan anak-anak kamu;
dan aku akan memberimu tanah, kebun anggur, dan kebun zaitun, dan memandangmu dengan baik.

Jangan menipu dirimu dengan harapan sia-sia di dalam Kristus, yang tidak mampu menyelamatkan dirinya dari orang – orang Yahudi, yang membunuhnya dengan mem-(p)akukannya di kayu salib.
Bahkan jika kamu berlindung di kedalaman laut, aku akan mengulurkan tangan untuk meraih kamu, baik kamu suka atau tidak.”

Terjadi Isra dan Mi’raj (perjalanan Muhammad dari Mekkah ke Jerusalem lalu naik ke langit)
Saat itu Jerusalem dikuasai oleh tentara Persia dan milisi Kristen.
Yahudi tak diperkenankan tinggal di sekitar Jerusalem.

621 M, Baiat Aqabah pertama dilakukan pada tanggal 9 Juli; yaitu oernyataan masuk Islam oleh Dua belas pendatang dari Madinah.
Baiat secara sembunyi sembunyi di pinggiran Mekkah.

Heraclius penguasa Romawi Timur akhirnya menyerah kepada Persia dengan kesepakatan upeti tahunan sejumlah;
– seribu koin emas,
– seribu koin perak,
– seribu jubah sutra,
– seribu kuda, dan
– seribu perawan
bagi Raja Persia.

Malangnya, Raja Khosrow II digulingkan dan dieksekusi oleh putranya, Kavadh II

622-626 Serangan balik Heraclius ke Persia

622 (1 Hijriah) Baiat Aqabah kedua pada tanggal 28 Juni oleh pendatang lagi dari Madinah berjumlah 75 orang.

Hijrah (emigrasi) dari Mekah ke Madinah, pada tanggal 11-24 September.
Muhammad dan Abu Bakar bersembunyi sebentar di gua Tsur.

Jabal Tsur/ Thawr/ Thowr Mountain
Tempat Persembunyian Nabi Muhammad dan Abu Bakar saat Hijrah

Dikisahkan bahwa ada laba-laba bersarang di mulut gua.

Setiba di Madinah, Muhammad menyusun Konstitusi Madinah/ Piagam Madinah.

622 M, Garnisun Persia menuju Laut Aegea

623 Muhammad memerintahkan ekspedisi militer untuk menyerang pedagang Mekkah dalam perjalanan ke dan dari Syam.
– Ekspedisi Hamzah bin ‘Abd al-Muttalib (paman Muhammad)
– Ekspedisi Hamza bin Abdul-Muththalib Maret 623
– Ekspedisi Ubaydah ibn al-Harith April 623

624 M, 11 Februari, terjadi peristiwa pemindahan arah Kiblat; dari Jerusalem di utara berbalik mengarah ke Ka’bah di selatan (Mekkah).
Masjid saat turunnya perintah ini bernama masjid Qiblatain.

Muhammad, saat intu berumur 54 tahun, menikahi Aisyah yang berumur 19 tahun.

Pertempuran Badr
624 M, Pada tanggal 8 Maret, Muhammad dan pengikutnya (total 313 orang) memimpin ekspedisi ke Badar, juga bertujuan menyerang para pedagang Mekkah dalam perjalanannya sepulang dari Syam.
Para pedagang ini juga termasuk konglomerat yang sebelumnya memboikot aktifitas Muhammad di Mekkah.

Tak disangka, penghadangan oleh Muhammad diketahui oleh kaum Mekkah.
Segera saja muncul pasukan dari Mekkah berkekuatan 1000 orang yang bertujuan untuk melindungi para pedagang ini.
Perang terjadi dengan kekuatan 313 orang melawan 1000 orang pada tanggal 13 Maret 624 M.
Perang dahsyat ini dimenangkan oleh Muslimin.
Tawanan dari pihak Mekkah 70 orang.

624, Pengusiran Bani Qaynuqa karena terbukti telah menyerang seorang wanita Muslim.

Perang Uhud di bukit Uhud Madinah
625 M, Pertempuran Uhud terjadi pada tanggal 10-22 maret.
Yaitu ekpedisi militer dari Mekkah menuju Madinah untuk membalas dendam atas kekalahan saat perang Badar.

Usai peperangan, Klan Yahudi Bani Nadhir diusir oleh Muhammad karena mendukung pihak Mekkah.
Bani Nadhir pindah ke benteng Khaybar.

625 Heraclius menyergap kamp Shahrbaraz, namun Shahrbaraz berhasil lolos;
Shahrbaraz dikisahkan;

“..telanjang dan sendirian”

625 M, kaum yahudi Edessa telah mendengar sepak terjang Muhammad di Hijaz. Mereka mengirim delegasi untuk meminta bantuan Muhammad, karena posisi mereka dikepung oleh Heraclius.

Penulis sejarah Armenia Sebeos, menulis:

“..Dua belas orang [mewakili] semua suku bangsa Yahudi berkumpul di kota Edessa. Ketika pasukan Persia menyingkir… Maka Heraclius, kaisar Bizantium, memberi perintah untuk mengepungnya.

… Jadi mereka pergi, mengambil jalan melalui padang pasir ke Tachkastan kepada anak-anak Ismael.

“Orang-orang Yahudi meminta bantuan orang Arab. .. ..pada periode itu salah satu dari mereka, seorang lelaki dari putra Ismael bernama Mahmet, seorang pedagang, menjadi terkenal. Khotbah tentang Jalan Kebenaran, yang konon atas perintah Tuhan, diungkapkan kepada mereka … dia memerintahkan mereka semua untuk berkumpul bersama dan untuk bersatu dalam iman …

Dia berkata:
“Tuhan menjanjikan negara itu kepada Abraham dan putranya setelah dia, untuk selama-lamanya. Dan apa yang telah dijanjikan terpenuhi pada waktu itu ketika [Allah] mencintai Israel.
Tetapi sekarang, kamu adalah anak-anak Abraham, dan Allah akan memenuhi janji yang dibuat untuk Abraham dan putranya pada Anda. Cintailah saja Allah Abraham, dan pergi dan ambillah negara yang Tuhan berikan kepada ayahmu, Abraham. Tidak ada yang bisa berhasil melawan Anda dalam perang, karena Tuhan menyertai Anda.”

626 Ekspedisi Daumatul Jandal Agustus / September 626

Muhammad mengirim surat kepada Raja Khusrau II melalui Abdullah ibn Hudhafah as-Sahmi:

“Atas nama Allah, Pemurah, Penyayang.

Dari Muhammad, Utusan Allah, kepada Kisra, pemimpin (besar / kepala) orang Persia.
Salam sejahtera baginya, yang mencari kebenaran dan mengungkapkan kepercayaan kepada Allah dan kepada Nabi-Nya dan bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa Dia tidak memiliki pasangan, dan yang percaya bahwa Muhammad adalah hamba dan Nabi-Nya.

Di bawah Perintah Allah, saya mengundang Anda kepada-Nya. Dia telah mengutus saya untuk membimbing semua orang agar saya memperingatkan mereka semua tentang murka-Nya dan dapat memberikan peringatan kepada orang-orang kafir.

Masuklah ke Islam sehingga Anda bisa tetap aman (dalam kehidupan ini dan selanjutnya). Dan jika Anda menolak untuk menerima Islam, Anda akan bertanggung jawab atas dosa orang Majus . “

Khusrau II merobek-robek surat ini, lalu menugaskan Badhan (gubernur Yaman) untuk menangkap Muhammad.
Di depan tentara Badhan, Muhammad menubuatkan; bahwa perut Khosrow akan segera robek seperti dia telah merobek surat Muhammad.
Dia juga bernubuat bahwa jika Badhan masuk Islam dia akan bisa mempertahankan tahtanya

627-629 Jerusalem direbut kembali oleh Heraclius
Pada 627 Heraclius menyerbu jantung Persia

627 Battle of the Trench (Perang Parit/ khandaq), juga dikenal sebagai pengepungan Madinah oleh Suku Quraisy Mekkah yang bersekutu dengan Klan Yahudi banu Nadhir pada 9 januari.

Terjadi pengkhianatan Klan Yahudi Quraizhah (Qurayza) dari dalam kota. Logistik untuk muslimin distop dan diselundupkan keluar untuk pihak pengepung (Mekah).

Perang Parit usai dengan kepulangan kaum penyerbu Mekkah, Pasukan Muhammad segera mengepung benteng Banu Quraizhah yang berkhianat.

PEMBANTAIAN BANI QURAIZHA?
Pemuka Banu Quraishah meminta nasibnya diserahkan oleh Hakim dari suku Aws (mantan aliansi sebelum datangnya Islam).

Akhirnya dipilih Sa’d ibn Mua’dh sebagai HAKIM, dengan keputusan mengikuti Hukum Taurat Yahudi;

“laki-laki harus dibunuh, harta dibagi, dan perempuan dan anak-anak dijadikan tawanan”

Akhirnya terjadilah….
Menurut Prof Martin Lings; Sa’ad khawatir jika tak dibunuh, Qurayza akan bergabung dengan Nadir dalam peperangan yang lebih besar melawan kaum Muslim.

PEMBUNUHAN UMMU QIRFA dari Bani Fazarah?
628 M, Januari
Muhammad memerintahkan Zaid bin Haritsah memimpin penyerbuan terhadap bani Fazarah di Wadi Al Qura setelah sebelumnya mengalami kekalahan.
Tujuan penyerbuan ini agar mempunyai tawanan perang yang bisa dikirim ke Mekkah, untuk ditukar dengan tawanan Muslim.
Namun sejarawan Ibnu Ishak dan Thabari melaporkan adanya pembunuhan kejam seorang perempuan tua bani Fazarah bernama Ummu Qirfa oleh Zayd bin Haritsah.
Polemik muncul mengenai apakah pembunuhan ini atas sepengetahuan Muhammad atau tidak?
Kisah ini mirip dengan pembunuhan brutal Khalib bin Walid terhadap suku Jadhima yang ternyata tanpa sepengetahuan Muhammad.

628 M, Pada tanggal 4 April, Suku Mekah dari Quraish dan komunitas Muslim di Madinah menandatangani gencatan senjata 10 tahun yang disebut Perjanjian Hudaybiyyah

Awal Juni mengirim Ekspedisi ke Khaibar.
Mei / Juni 628

628 Muhammad mengirim surat kepada Heraclius yang mengundangnya ke Islam. The Kaisar Bizantium menerimanya saat ziarah di Yerusalem.
Konon di Jerusalem, Heraclius sempat bertatap muka dengan Abu Sufyan lalu menanyakan perihal Muhammad.

Raja Khusrau II berniat menyingkirkan Shahrbaraz karena mulai kalah populer, namun Surat perintah ini berhasil direbut oleh tentara Heraclius.
Heraclius menawarkan bantuan dan perlindungan untuk Shahrbaraz.
Shahrbaraz mulai merencakana pemberontakan terhadap Rajanya sendiri; Khusrau II.

Ikatan Kerjasama Shahrbaraz-Heraclius ini diperkuat dengan pertukaran anak-anak Shahrbaraz;
– Niketas, menjadi jenderal Bizantium.
– Nike menikah dengan Theodosios, salah satu putra Heraclius.

Adanya ikatan inilah diduga keluarga Shahrbaraz juga mulai memeluk Kristen.

Khusrau II dibunuh oleh anaknya, Kavadh_II. perutnya robek-robek.
Atas berita ini Badhan dan orang-orang Persia di Yaman segera masuk islam.

629 – 630 M, Penaklukan Mekah
Muhammad dan seluruh pengikutnya berbaris memasuki Mekkah dengan damai.
Kepulangan untuk pertama kalinya sejak Hijrah ke Madinah.
Namun Muhammad tetap memutuskan untuk berdomisili di Madinah.

Pada 629, Shahrbaraz mulai melepaskan kendali atas Mesir, Jerusalem dan Syam pada umumnya.
Perjanjian Rahasia antara heraclius dengan Shahrbaraz di bulan Juli di Arabissos.

Terjadi Pertempuran Mu’tah, konflik pertama antara Bizantium dan Muslim.
pasukan muslim 3.000 orang melawan 100.000 Bizantium Kristen bertemu di Al Karak.

630 M, Pertempuran Hunayn 630 Januari
21 Maret 630, Kaisar Heraclius berbaris dengan upacara megah ke Yerusalem mengembalikan Salib Sejati.
Konon Heraclius bermimpi bahwa kehancuran mengancam Kekaisaran Bizantium melalui ‘orang yang disunat‘.
Heraclius melanggar janjinya terhadap Yahudi; mengeluarkan dekrit untuk membantai semua Yahudi Syam dan melarang mereka memasuki Yerusalem, kecuali bagi yang berpindah memeluk Kristen.
Pendeta Kristen menyakinkan bahwa itu adalah kehendak Tuhan dan dosanya akan ditebus dengan cara berpuasa selama seminggu.


Puasa Heraclius sebagai penebusan dosa sampai saat ini masih dilakukan oleh Kristen Koptik Mesir

Akhirnya ribuan Yahudi terbunuh dan diasingkan ke Mesir, mengakhiri kota-kota Yahudi di Galilea dan Yudea.
Dekrit Heraclius tetap berlaku sampai Muslim menaklukkan Yerusalem .
Heraclius juga menyarankan Dagobert, raja Frank, untuk melakukan hal yang sama.

630 M, Muhammad memerintahkan Ekspedisi Daumatul Jandal kedua dipimpin oleh Khalid ibn al-Walid untuk menyerang pangeran Kristen Duma.

27 April 630 Shahrbaraz mengepung Ctesiphon dengan kekuatan 6.000 tentara untuk menggulingkan Raja Persia.
Beberapa intrik di istana Ctesiphon, akhirnya Shahrbaraz naik tahta.

Pertempuran Tabouk Oktober / Desember 630

631 Ekspedisi Daumatul jandal ke-2 untuk menghancurkan berhala Wadd, yang disembah oleh suku Banu Kalb.

Perang Khaibar
632 M, Suku Yahudi, Kaibar, menyerah dengan kesepakatan; setoran setengah dari hasil panen.
Suku-suku Yahudi lainnya mencapai kesepakatan serupa.

632 M (10 H). Haji Perpisahan pada 16 Maret 632 M, Ghadir Khum.
Muhammad wafat pada 7 Juni 632 M, bersamaan dengan meninggalnya Shahrbaraz.
Kelak salah satu anak Shahrbaraz, muncul sebagai salah satu jenderal Bizantium di Pertempuran Yarmouk.

MASA KHULAFAURRASYIDIN (ABU BAKAR, UMAR, UTSMAN, ALI)
634 M, Gaza menjadi kota pertama di Palestina yang ditaklukkan oleh umat Islam. Banyak orang Kristen dan Yahudi tetap tinggal meskipun telah diambil alih oleh Muslim.

12 Agustus 636, pasukan Hijaz 40.000 orang menghadapi 125.000 tentara Romawi Timur

637 Pasukan Muslim merebut kota Kaisarea, diberlakukan Pakta Omar untuk Non Muslim, yaitu:
– bebas berdoa dengan tenang,
– tidak membangun sinagog baru dan
– tidak mencegah orang Yahudi masuk Islam.

Orang-orang Yahudi juga dilarang menunggang kuda dan memegang jabatan yudisial atau sipil, dan dipaksa mengenakan patch kuning untuk identifikasi.
638 Khalifah Umar menaklukkan Yerusalem dan orang-orang Yahudi diizinkan memasuki Jerusalem lagi.
641 M, Heraclius meninggal

Rujukan
Simon Sebag Montefiore, Jerusalem: The Biography
PETER CRAWFORD, The War of the Three Gods; Romans, Persians and the Rise of Islam
Lings, Martin. Muhammad: Kisah Hidup Nabi berdasarkan Sumber Klasik. Jakarta: Penerbit Serambi, 2002
O. Hashem, Muhammad Sang Nabi
Bambang Noorsena, Hanif, Nashara dan Kristen Syria Menjelang zaman Kelahiran Islam, http://www.sarapanpagi.org/hanif-nashara-dan-kristen-syria-menjelang-zaman-islam-vt6457.html
Arkhimandrit Rm. Bambang Dwi Byantoro, Gereja Orthodox Katolik dan Ajaran-pengajarannya, http://www.sarapanpagi.org/gereja-orthodox-dan-ajaran-ajarannya-vt1748.html

Wikipedia:
https://en.wikipedia.org/wiki/Heraclius
https://en.wikipedia.org/wiki/Khosrau_II
https://en.wikipedia.org/wiki/Shahrbaraz
https://en.wikipedia.org/wiki/Bahira
https://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad

https://en.wikipedia.org/wiki/Jewish_revolt_against_Heraclius
https://en.wikipedia.org/wiki/Banu_Qurayza
https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_expeditions_of_Muhammad

Umur AisyaH:
https://reviewofreligions.blogspot.com/2012/07/umur-aisyah-saat-menikah-dengan-nabi.html
Siti Aisyah RA, menikah di usia 19 tahun

Battle of Yarmuk, 636


https://www.jewishvirtuallibrary.org/heraclius

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *