Tiga ciri yang ngetren akhir-akhir ini. Semoga kita semua terhindar darinya. amiin.

Eh..kenapa harus terhindar? Bukannya berpolitik dan melawan musuh itu harus melakukan tipu daya dan tipu muslihat?

Bukan kawan, ajakan itu hanyalah “jebakan betmen“*
Apalagi dalam suasana politik menjelang Pemilu, kami sinyalir tiga hal tersebut makin santer terdengar dari masing-masing kubu.

Lalu bagaimana posisi Genghis Khun?
Seperti biasa; di LUAR kubu, melawan para pemuja prasangka, melawan pemberi julukan buruk, melawan penebar hoax di SEMUA kubu.

=========

Mengenai kelompok lain yang juga ngetren; yang disinyalir membuat kekacauan dalam ilmu pengetahuan, semisal antivaks, penganut teori Bumi Datar, pemuja Testimoni dll Insya Allah di tulisan terpisah.

=========

LATAR BELAKANG
Prinsip Dasar; berburuk sangka, memberi julukan buruk dan menipu itu dilarang.
Maka prinsip harus dipegang erat

Sebagai pengingat;
Al Quran Terjemah DEPAG:

11. Hai orang-orang yang beriman, janganlah ..merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka…..
.. dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan.

12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.
..

An Najm 28 ….sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran.
QS Yunus 36; Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran

Prinsip yang MUDAH khan?;
1. Hindari Prasangka, karena tak Berfaedah dalam kebenaran
2. Hindari Julukan Buruk
3. Hindari menebar berita bohong

Dengan menjerumuskan diri dalam 3 hal di atas, malah membuat kita sebagai orang yang RAGU.

Tapi apakah semudah itu mempertahankan prinsip?
Bukankah banyak kita temukan kalimat-kalimat;

“Fulan dasar atheis jangan dipercaya..”
“Jangan salahkan kami jika kami menduga dst….dst”
“Fulan disinyalir..”

Contoh KISAH TRAGIS berawal dari PRASANGKA;
Konflik Sunni – Syiah
Konflik Bosnia – Serbia

Artikel sebelumnya, ada Kisah prasangka terhadap dr. Joserizal Jurnalis, SpOT yang masih bertahan di dunia sosial media.
Baca Bagian 1
Baca Bagian 2

ANTIDOT/ OBAT PENAWAR
Tabayun atau Cross Check adalah anjuran untuk mencegah prasangka.
Tetapi jika ke-tiga hal tersebut tetap dihembuskan dan disebar luaskan, adakah antidot atau penawarnya?
ADA. Tiap penyakit Insya Allah ADA obatnya.

Obat penawar untuk Pemuja Prasangka, Pemberi Julukan Buruk dan Penebar Hoax Insya Allah dengan cara bermubahalah.
Mubahalah menunjukkan sebuah keyakinan kuat akan kebenaran untuk melawan ragu-ragu.
Dan sebagai muslim tentu tak boleh RAGU dengan apapun.

INVESTIGASI
Kami akan mencoba melakukan investigasi di sosial media tentang hal ini, sudah punah ataukah masih ada.
Juga untuk membuktikan; Apakah benar orang-orang yang memuja prasangka, pemberi julukan buruk dan penebar berita bohong termasuk orang yang RAGU?
Mari kita ikuti investigasinya;
Diskusi 1; Bisa klik link di bawah ini
https://web.facebook.com/pega.sitama/posts/10208781082923863?comment_id=10208921669638443&reply_comment_id=10208935752790513&notif_id=1521370457958395&notif_t=feed_comment_reply&ref=notif

atau baca di sini;
(Komentar yang menunjukkan adanya PRASANGKA diberi warna PINK)
Ada beberapa nama semisal;
Pega Aji Sitama
Nurul Mufti
Sri Hindarjo
Inggrid Tania
Ahmad Faishal Fahmy
Fathi Nasrullah
Arifianto Apin
Fajri Muhammadin

cs

Muslim memang harus YAKIN dan tanpa RAGU.

=

TENTANG HOAX
Berikut sembilan situs terindikasi mengandung konten hoax yang ditutup Kemkominfo:
– Voa-islam.com
– Nahimunkar.com
– Kiblat.net
– Bisyarah.com
– Dakwahtangerang.com
– Islampos.com
– Suaranews.com
– Izzamedia.com
– Gensyiah.com

Situs yang terindikasi melakukan phishing dan mengandung program jahat (malware) jika pengguna masuk ke dalamnya, yaitu
muqawarnah.com,
antiliberalnews.com,
mediaislamia.com
abuzubair.net.

Pers yang sudah terverifikasi (disusun berdasarkan Abjad)
Analisa
ANTV
Arah.com
Bali Post
Bali TV
Balikpapan Pos Balikpapan TV
Berita Pagi
Berita Satu News
Bisnis Indonesia
CTV
Cek & Ricek
Celebes TV
Channel (TV)
Detik.com
Femina
Media Indonesia
Global TV
Haluan
Harian Fajar
Harian Jogja
Indosiar
Indonesia
iNews TV
Jawa Pos
JTV
Kaltim Pos
Kedaulatan Rakyat
Kompas
Kompas.com
Kompas TV
Koran Sindo
LKBN Antara
Majalah Investor
Metro TV Metrotvnews.com
MNC TV
Okezone.com
Padang Ekspres
Palempang Ekspres Palembang Post
Pikiran Rakyat
Poskota
Radar Palembang
Radio DMS Ambon
Radio Elshinta
Radio KBR
Radio PR FM Bandung Radio Pronews FM
Radio Republik
Radio Sindotrijaya FM Radio Suara Surabaya
Rakyat Merdeka
RCTI
Riau Pos Republika RMOL.co
SCTV
Sindo Weekly
Singgalang
Siwalima
Solo Pos
Suara Merdeka
Suara Pembaruan
Sumatera Ekspres Sriwijaya Post
TA TV
Trans 7
Trans TV
Tribun Kaltim
Tribun Pekanbaru
Tribun Timur
Tribul Sumsel
TVOne
Viva.co.id
Waspada

MEDIA SUBYEKTIF
Selain isu Media Hoax, ternyata ada juga Media Subyektif. Berita yang dirilis atau sengaja tak dirilis karena berdasarkan kebencian/ keberpihakan terhadap pihak lain.

Atau berita bocor yang seharusnya dijaga kerahasiaannya.
Berita ini mungkin benar tetapi meresahkan.

Berita ini biasanya dipakai untuk membunuh karakter seseorang.
Idealnya, penyadapan/ informasi rahasia harus dipegang oleh Badan Intelejen.

Bagaimana Cirinya?
Bisa dilihat dari model tulisannya yang SUBYEKTIF, gaya bahasa dan kesan olok-olok atas suatu aktivitas.
Ini contohnya;
Obyektif:
“Tentara Turki Mulai memasuki Kota Afrin”

Kalimat Subyektif:
“Allahu Akbar, tentara Turki merangsek Afrin. mampus tentara Assad..”
atau
“Turki payah, kota Afrin milik Suriah di serbu.”

Semoga dipahami perbedaannya.

Contoh media Subyektif;
Http://Seword.com
http://www.portal-islam.id
Media yang telah ditutup Keminfo juga banyak yang subyektif.

MEDIA PENGUAK HOAX
Beberapa Sumber di bawah ini bisa dijadikan rujukan untuk menelusuri Hoax atau bukan;
Trio Macan
Lambe Turah
@digembok (https://twitter.com/digembok)
Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax: https://www.facebook.com/groups/fafhh/?ref=nf_target&fref=nf
http://www.antiberitahoax.id/
https://turnbackhoax.id
http://twibbon.com/support/turn-back-hoax
http://www.muslimedianews.com/search/label/Syubhaat?m=0
https://www.jawapos.com/tag/128236/hoax-atau-bukan

Bagaimana jika Media Penguak Hoax ternyata juga Kelompok SUBYEKTIF dan Memihak?
Wallahu a’lam
Itu diluar jangkauan kami…

“Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. QS Attaubah 105

Semoga Bermanfaat

Genghis Khun

Baca Lebih Lanjut;
https://www.kompasiana.com/primata/jebakan-betmen-ala-kpsi_550d7a56a33311e11a2e3c48
https://en.wikipedia.org/wiki/Bosnian_genocide
https://en.wikipedia.org/wiki/Sectarian_violence_among_Muslims
AKHLAK TERCELA 35 | BURUK SANGKA

Cara Cerdas Mencegah Penyebaran Hoax di Media Sosial


https://kumparan.com/@kumparantech/daftar-situs-penyebar-berita-hoax-yang-diblokir-kemkominfo
https://news.detik.com/berita/d-3413992/ini-74-media-yang-terverifikasi-dewan-pers?single=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *