" />

Rekonstruksi Pemahaman Alquran 06 s/d 13

000Artikel ini sebenarnya hanya sebaran status di facebook dari rekan saya, Mohammad Nasih, yang kemudian saya ‘ikat’ menjadi satu agar tidak ‘terbuang oleh waktu’.

Baca Sebelumnya Bagian 1

=

Bagi yang belum punya Al Quran, anda bisa mendownload Gratis Al Quran PDF Terjemah DEPAG di blog ini; di Halaman Download
Saya sertakan tambahan yang diperlukan agar enak dibaca;





Rekonstruksi Pemahaman Alquran 06:

Di antara kekeliruan fatal dalam menerjemahkan al-Quran terjadi pada kata nashaha dan turunannya. Kata ini, diartikan dg “memberikan nasehat”. Padahal ada konteks2 tertentu yg membuat kata ini jd membingungkan jika diartikan nasehat. Saya menemukan bahwa arti lain kata nasehat adalah “komitmen“.

Dulu, saya juga mengartikan nashihah dg nasehat sbgmana kebanyakan orang. Namun, saya merasa bahwa arti itu tidak mungkin diterapkan pada hadits “Qaala Rasulullah: ‘Al-diinu al-nashiihah’. Faqiila: ‘Liman?’ Qaala: ‘Lillaahi, wa likitaabihii, wa li rasuulihii, wa li a’immati al-mu’miniina, wa ‘aammatihim; Rasulullah bersabda: ‘agama adalah NASHIHAT‘.

Salah seorang sahabat bertanya: ‘Bagi siapa, Ya Rasulallaah’

Rasul menjawab: ‘Bagi Allah, kitabNya, Rasulnya, pemimpin orang2 beriman, dan semua orang beriman”.

Pertanyaan saya: “Mungkinkan memberikan nasehat kepada Allah, kitab, dan rasul?”.
Justru ketiganyalah yg memberikan nasehat kepada kita.
Karena ketidakcocokan inilah, saya kemudian melakukan upaya pencarian makna kata nashaha dan menemukan makna lainnya, yaitu: khalasha dan akhlasha, ikhlaash berarti murni dan memurnikan. Makna tepatnya lagi adalah komitmen.

Nah, coba substisukan (substitusikan.red) makna nasehat ke dalam QS. Yusuf: 11 dan al-Tahriim: 8.

Al-Tahriim: 8 pasti sering Anda dengar, “taubatan nashuuhaa“. Tidak mungkin kan artinya taubat dg nasehat. Pasti Anda akan bingung dan bahkan merasa tidak pas.

Namun, jika Anda masukkan kata “komitmen”, Anda akan merasa bahwa inilah makna yang cucwok bianget; Bertobatlah dg komitmen tinggi.

Dan saya pun senang, karena arti nama saya adalah “orang yg memiliki komitmen”. Saya berdoa agar di samping memberikan nasehat, juga bisa menjadi org yg benar2 berkomitmen.

Sumber

Versi terjemah DEPAG
QSD Yusuf 11. Mereka berkata: “Wahai ayah kami, apa sebabnya kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mengingini kebaikan baginya.

QS At Tahrim: 8.
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya).
Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Rekonstruksi Pemahaman Alquran 07:

Alquran terjemah kita mengartikan bismillahirrahmanirrahim dg “dengan nama Allah yg maha pengasih dan penyayang”. Apa sebenarnya perbedaan pengasih dan penyayang?

Arti ini sungguh tidak menjelaskan maksud dua kata itu scr komprehensif. Tidak mungkin Allah mengulang dua kata yg berasal dari akar kata yg sama jika tdk ada maksud besar. Makna yg disampaikan oleh kalangan pesantren,
Menurut saya justru lbh bisa menjelaskan walaupun blm lengkap.

Al-Qurthubi memberikan perbedaan makna pd dua kata itu;
- Arrahman berarti syaamil al-rahmah li kaaffati maa tanaawalathu al-rubuubiyyah. Kasih Allah berlaku umum kepada siapa pun, di dunia ini, baik yg beriman maupun yg ingkar. Yg islam maupun yg tdk islam.

- Sedangkan arrahiim diberinya makna khaashsh al-rahmah bi maa tardlaahu al-ilaahiyyah, kasih Allah di akhirat yg berlaku kepada hanya yg islam saja.

Dua kata ini adalah konstruksi baru pasca Islam, sehingga Suhail Bin Amr menolak teks perjanjian Hudaybiyah diawali dg bismillaahirrahmaanirrahiim dan meminta penulis Nabi menghapus dua kata terakhir, untuk menuliskan Bismikallaahumma saja.

Sumber

Rekonstruksi Pemahaman Alquran 08:

Mayoritas umat Islam Indonesia berpandangan bahwa jahiliyah adalah bodoh dlm pengertian yg lazim kita pahami.

Padahal, masyarakat Arab pra Islam adalah orang2 yg sangat cerdas, terutama dlm aspek linguistik verbal. Untuk bisa memahami dg lbh baik kecerdasan mrk, sila baca buku Howard Gardner “Kecerdasan Multi”.

Kita akan mudah memahami bahwa walaupun mrk punya banyak kecerdasan, mereka disebut jahiliyah karena tdk memiliki satu kecerdasan utama, yaitu: kecerdasan spiritual.

Karena itu, ketika menemukan kata jahl dan segala turunannya, jangan lupa substitusikan aspek kecedasan spiritual ini. Nah, karena kecerdasan linguistik verbal masyarakat Arab jahiliyah itulah, maka Alquran diturunkan dg ketinggian sastra. Masyarakat yg sangat cerdas itu pun tak sanggup memenuhi tantangan Alquran untuk membuat yg semisal Alquran, hanya 10 surat saja, bahkan walau 1 surat pun. Mereka KO.

Sumber

Rekonstruksi Pemahaman Alquran 09:

Sebagian besar umat Islam beranggapan bahwa politik bukan bagian dari jalan Islam. Mungkin karena tdk semua fikih memasukkan bab tentang siyasah. Ditambah lagi dg realitas praktik politik yg sering tidak sesuai dg nilai2 agama.

Sesungguhnya, Alquran sering bicara tentang politik dengan keutamaannya.

Kekuasaan berfungsi untuk menolong (al-Isra’: 80). Bahkan, kekuasaan merupakan aspek yg membuat Daud dan Sulaiman mendapatkan keutamaan (Saba’: 10, al-Naml: 15). Sulaiman bahkan secara khusus berdoa agar Allah memberinya kekuasaan (Shad: 25).

Kini tidak ada pahala sebesar pahala politisi, dan sebaliknya tidak ada dosa sebesar dosa politisi. Sebab, kebijakan mereka bersifat struktural. Berlaku untuk sangat banyak orang. Tentu selain syirik dan yg disebutkan oleh Nabi. Jangan remehkan kekuasaan politik. Jangan abaikan. Jika mampu, rebut unt menolong, menegakkan keadilan. 

Sumber

Versi terjemah DEPAG
Al Israa 80. Dan katakanlah: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong[866].

[866]. Maksudnya: memohon kepada Allah supaya kita memasuki suatu ibadah dan selesai daripadanya dengan niat yang baik dan penuh keikhlasan serta bersih dari ria dan dari sesuatu yang merusakkan pahala. Ayat ini juga mengisyaratkan kepada Nabi supaya berhijrah dari Mekah ke Madinah. Dan ada juga yang menafsirkan: memohon kepada Allah s.w.t. supaya kita memasuki kubur dengan baik dan keluar daripadanya waktu hari-hari berbangkit dengan baik pula.

Saba’ 10.
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): “Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud”, dan Kami telah melunakkan besi untuknya,

Annaml 15.
Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambanya yang beriman.”

Shaad 25.
Maka Kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.

Rekonstruksi Pemahaman Alquran 10:

Banyak orang yg menduga bahwa yg akan dihitung oleh Allah hanya amal. Agama apa pun tidak masalah, bahkan tidak beragama juga tidal soal. Yg penting beramal baik. Paham ini, oleh para ilmuan Barat disebut humanisme.

Paradigma Islam tidaklah demikian. Segala amal baik yg tidak didasarkan kepada iman hanya kepada Allah, memurnikan niat hanya kepadanya, maka amal itu sia2 saja. Hanya menimbulkan kelelahan saja. Di akhirat nanti, mereka akan berwajah terhinakan dan dimasukkan ke neraka, mengalami berbagai kesengsaraan luar biasa (al-Ghasyiyah: 2-7).

Amal2 orang kafir ibarat fatamorgana. Kelihatannya ada, tapi sesungguhnya tidak ada (al-Nur: 39).

Kalau dianalogikan dg rumus matematika, operasinya adalah perkalian. Iman x amal saleh. Jika iman dan/atau niat rusak, maka bernilai 0. Bayangkan orang berderma 400 milyar, tapi tdk didasarkan kpd iman, atau tercampur riya’ atau sum’ah, harta yg sedemikian besar itu tidak bernilai apa2, karena 0 x 400.000.000.000 = 0. Alquran menuntut keduanya, iman yg benar dan amal yg banyak.

Keimanan dan kemanusiaan harus berpadu (Ali imran: 112).

Sumber

Versi terjemah DEPAG
Al Ghaasyiyah
2. Banyak muka pada hari itu tunduk terhina,
3. bekerja keras lagi kepayahan,
4. memasuki api yang sangat panas (neraka),
5. diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.
6. Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,
7. yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.

An Nuur 39. Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya[1042].

[1042]. Orang-orang kafir, karena amal-amal mereka tidak didasarkan atas iman, tidaklah mendapatkan balasan dari Tuhan di akhirat walaupun di dunia mereka mengira akan mendapatkan balasan atas amalan mereka itu.

Ali Imran 112.
Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia[218], dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu[219] karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu[220] disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas.

[218]. Maksudnya: perlindungan yang ditetapkan Allah dalam Al Quran dan perlindungan yang diberikan oleh pemerintah Islam atas mereka.
[219]. Yakni: ditimpa kehinaan, kerendahan, dan kemurkaan dari Allah.
[220]. Yakni: kekafiran dan pembunuhan atas para nabi-nabi.

Rekonstruksi Pemahaman Alquran 11:

Banyak orang memahami term ummiyy dalam Alquran sebagai hanya tidak bisa membaca dan menulis karena bodoh.

Sesungguhnya ada fase sejarah yg justru menganggap bahwa orang yg memiliki kecerdasan kategori tertinggi adalah yg tidak perlu membaca dan menulis.

Orang yg sangat cerdas ditandai dengan tidak butuh menulis, karena semua bisa dihafal di luar kepala. Dan salah satu karakter bahasa Arab adalah mudah dihafal.

Kalau sudah bisa menghafal semua di luar kepala, buat apa menulis?

Terminologi membaca digunakan untuk tradisi verbal tanpa teks yg harus dibaca. Gambaran tradisi menghafal tanpa menulis itu digambarkan oleb Ibn al-Mandhur dg jika ada seseorang yg telah dikenal sangat cerdas, tiba2 ketahuan sdg menulis atau membaca, dia akan berusaha membuat orang yg melihatnya menulis atau membaca tulisan untuk merahasiakannya, karena malu kredibilitas kecerdasannya diragukan orang.

Nabi Muhammad adalah seorang ummiyy. Tdk membaca dan tidak menulis. Beliau sangat cerdas. Dan wahyu masuk ke dalam akal mustafadnya.

sumber

Rekonstruksi Pemahaman Alquran 12:

Paradigma matematika statik di kalangan umat Islam masih sangat besar. 1+1=2, 2+2=4, 8-1=7. Padahal sdh 14 abad Alquran mengajukan paradigma matematika dinamik. Alquran berani bilang bahwa 8-1=707, bahkan bisa lebih (al-Baqarah: 261).

Pemahaman tidak tepat ini menyebabkan sebagian mereka sangat takut berjihad dengan melepaskan harta dan sebaliknya sangat senang mengumpulkannya, menabung sebanyak-banyaknya.

Padahal, sependek pengetahuan saya tentang Islam, tidak ada satu pun ayat atau hadits yg memerintahkan unt menabung. Yg diperintahkan adalah ber-ZIS (Zakat, Infaq, Sedekah. red).

Bahkan mengancam org yg menumpuk harta (al-Taubah: 34).

sumber

Versi terjemah DEPAG
Al Baqarah 261. Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah[166] adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

[166]. Pengertian menafkahkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain.

At Taubah 34. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,

Rekonstruksi Pemahaman Alquran 13:

Banyak orang salah duga, karena mengira pada saat Jibril menyampaikan wahyu pertama “iqra’“, ia menyodorkan tulisan.

Malaikat Jibril tidak bawa kertas, dan Muhammad diminta untuk menirukan apa yg diucapkannya. Iqra’ bi-smi rabbika al-ladzii khalaq dst. Tanpa menunjukkan tulisan. Demikian pula pewahyuan selanjutnya, Malaikat tidak bawa lembaran2 kertas.

Jangan membayangkan guru kita mengatakan “bacalah!” untuk membaca teks yg disodorkan kepada kita. Dan membaca Alquran mmg tidak harus pakai teks. Sebab, ia kitab yg sgt mudah untuk dihafalkan oleh mrk yg istiqamah.

Anda pun bisa asal memenuhi satu syarat itu.

sumber

Versi terjemah DEPAG
Al Alaq 1-19
1 Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
2 Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3 Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
4 Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam1589,
5 Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
6 Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,
7 karena dia melihat dirinya serba cukup.
8 Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).
9 Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
10 seorang hamba ketika mengerjakan shalat1590,
11 bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran, 12 atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
13 Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?
14 Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
15 Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya1591,
16 (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
17 Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
18 kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah1592,
19 sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).

1589 Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.
1590 Yang dimaksud dengan orang yang hendak melarang itu ialah Abu Jahal, yang dilarang itu ialah Rasulullah sendiri. Akan tetapi usaha ini tidak berhasil karena Abu Jahal melihat sesuatu yang menakutkannya.
Setelah Rasulullah selesai shalat
disampaikan orang berita itu kepada Rasulullah. Kemudian Rasulullah mengatakan: “Kalau jadilah Abu Jahal berbuat demikian pasti dia akan dibinasakan oleh Malaikat.”

Bersambung…

Mengenai Monash Institute:
Monash Institute
Monash Media

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Genghis Khun

    Paranoid Dalam Mengais Rizqi...


    Nyari Theme BLOG WORDPRESS bagus??

  • Tulisan Terbaru

  • Genghis Khun's Profile
    Genghis Khun's Facebook profile
    Create Your Badge ExitJunction.com  - Make Money From Your Exit Traffic!


  • Masukkan Code ini K1-1E255B-E
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
  • CARI DUIT

    Adf.ly
    Buy Text links www.cashnhits.com
    Rumahweb
    Clixsense
    Exitjunction
    BidVertiser

    Earn money from your website/blog. Get paid through PayPal Buy and sell Text Links Blog Terbaik
    Yuk.Ngeblog.web.id

    make money with your web site

    GoBlog Theme Banner 125x125

    Media Penyimpanan Dunia Maya: DropBox
  • Fan Page