" />

Resensi Buku: KUDETA MEKKAH-Sejarah Yang Tak Terkuak

kudeta mekkah Sebelum membaca buku ini, Saya sudah dicekoki informasi bahwa pada tahun 1970-an terjadi pemberontakan di Mekkah oleh segelintir jamaah Syiah dari Iran. Ternyata informasi ini dusta!

Ini adalah sebuah pemberontakan dari pengikut Muhammad bin Abdul Wahhab yang hendak memurnikan Saudi Arabia dari modernisasi. Pemberontakan yang membuat ulama Saudi dalam posisi sulit dan serba salah karena aksi ini dilandasi oleh Al Quran dan Sunnah!






Kisah ini hingga detik ini sangat sensitif untuk dibicarakan:

“…Materinya sangat sensitif di Arab Saudi. Pemerintah sama sekali tidak mengijinkan akses untuk arsip-arsipnya, dan menghentikan penelitian mengenai topik ini..”

(Catatan Akhir hal 353)

==

Yaroslav Trofimov menuliskannya bak cerita dongeng sebelum tidur, alur yang runtut sehingga enak dibaca. Di awali dari kisah Nabi Ibrahim yang meninggalkan Siti Hajar dan bayinya di padang pasir hingga mengerucut ke sejarah berdirinya Kerajaan Saudi (Dinasti Saud) dan akhirnya detik-detik pemberontakan yang dipimpin oleh Juhaiman Al Utaibiyah (Juhayman al-Otaybi, 1936-1980).

kudeta mekkah

Sejarah ini tentu sangat bagus untuk dipelajari, terutama bagi yang punya rencana membangun Dinasti. Ringkasannya sebagai berikut:

Kerajaan Saudi generasi 1
Pada tahun 1744, dimulainya aliansi antara Muhammad bin Saud penguasa Dirra’iyah (Sekarang Riyadh) dengan Muhammad Bin Abdul Wahhab.
Anak Ibnu Saud, yaitu Abdul Aziz, menikahi saudara Muhammad Bin Abdul Wahhab.
Setelah menggantikan kepemimpinan ayahnya, menjadi sebuah “kekuatan mengerikan” dengan melakukan pembantaian 4000 jiwa di Karbala untuk alasan pemurnian akidah, hal yang tak pernah dicontohkan oleh Rasulullah sebelumnya:

“Para penyerang Badui memliki selera tertentu,yakni mengeluarkan isi perut wanita-wanita yang tengah hamil, dan membuang janin-janin mereka di atas mayat-mayat berdarah…”

(hal 24)

Ekspansi lebih luas dilanjutkan oleh keturunannya, Saud bin Abdul Aziz (1803–1814) yang hendak mengontrol kota suci Mekkah dan Madinah.
Khalifah Ottoman saat itu, Sultan Mahmud II, segera mengirimkan pasukan dari Mesir di bawah pimpinan Muhammad Ali Pasha untuk menumpas pemberontakan ini pada 1811.

Penumpasan dilanjutkan oleh Ibrahim Pasha, sang anak. Dan pada tahun 1818, Anak Saud, yaitu Abdullah bin Saud (Amir Abdullah) dieksekusi.

“Raja Saudi yang kalah kemudian di gelandang ke Istanbul dan dipenggal kepalanya di depan St. Sophia, di tengah kembang api dan perayaan publik”

(hal 24)

Kerajaan Saudi generasi 2
Tidak diceritakan

Kerajaan Saudi generasi 3
Meloncat ke bulan Januari 1902 ketika Abdul Aziz bin AbdurRahman (Ibnu Saud, 15 January 1876 – 9 November 1953) menyerang Gubernur Riyadh saat itu. Kekalahan Gubernur Riyadh membuat Abdul Aziz leluasa meluaskan lagi daerah taklukan.

Sampai di sini kita mungkin agak bingung; apakah dinasti ini bertujuan untuk dakwah, mencari kekuasaan ataukah sekedar menuruti nafsu membantai?

==

Konflik Internal
Dimulai pada tahun 1924, terpecah karena Ibnu Saud menjalankan kebijakan modernisasi dan peningkatan jumlah orang asing non-Muslim di wilayah Arab. Sedangkan ada diantara pasukan Ibnu Saud (dinamakan Ikhwan) hanya menghendaki kemurnian ajaran sesuai Nabi Muhammad SAW.

Konflik berakhir di pertempuran Sabilla, menyisakan kehancuran di pihak Ikhwan. Kelak, salah seorang pasukan Ikhwan yang selamat, Muhammad bin Saif Al Utaibi, dianugerahi anak laki-laki yang diberinya nama Juhaiman.

==

‘Perang dingin’ antara pro vs anti-modernisasi bak api dalam sekam. dan Api ini makin membara sejalan dengan makin kencangnya impor ‘produk-produk setan’-seperti TV, telepon, radio, mobil- yang dilakukan oleh Raja Faisal, anak Abdul Aziz.

Namun perang dingin ini berhasil ditutupi oleh popularitas Raja Faisal yang kala itu sangat peduli dengan nasib bangsa Palestina. Tapi naas, Raja dibunuh keponakannya sendiri tahun 1975.

Dilanjutkan oleh Raja Khalid yang kurang cakap, kekuasaan lebih didominasi oleh adiknya, Fahd. “…seorang playboy pro-Amerika” (hal 40)

Pada masa inilah seorang Juhaiman mendaftarkan diri menjadi pasukan Garda Nasional, pasukan khusus rezim yang dididik dengan pemahaman ortodok.

“Garda Nasional lahir untuk menjaga al-Saud dari kerusuhan Internal. …penyeimbang kekuatan militer reguler”

(hal 37)

Disamping itu juga menjadi murid Abdul Aziz bin Baz (saat itu Dekan Universitas Madinah).

Pemberontakan Kudeta Mekkah

===

Bahasan tersebut di atas baru sampai halaman 40, lembar-lembar selanjutnya di buku tentu lebih menarik: Bagaimana cara Juhaiman dan pengikutnya menduduki masjidil Haram? taktik apa yang digunakan oleh Raja untuk mendatangkan bala bantuan asing dari negeri kafir agar tidak ‘mengotori’ Mekkah?

Bagaimana sikap ulama terhadap pemberontakan ini?

Di akhir cerita Juhaiman dan pengikutnya dieksekusi.

Ada beberapa hal yang dapat kita tangkap dari cerita ini;
1. Rakyat Saudi yang tetap dibina dalam pemahaman ortodoks, berpeluang kontradiksi dengan kebijakan modernisasi kerajaan. Ini tentu menimbulkan bara api dalam sekam yang mudah meletup.

2. Untuk meminimalisir resiko, dilakukan pengawasan ketat terhadap warga negara dan cenderung represif, terutama pada kelompok yang anti-kerajaan

3. Latar belakang yang suram membuat warga negara hidup dalam ketakutan.

4. Amerika Serikat, penyanjung demokrasi dan HAM. Bak mati kutu di depan Saudi karena kerajaan ini masih loyal memberikan minyaknya.

Permasalahan Saudi ternyata sangat kompleks…

===

Judul Buku : KUDETA MEKKAH-Sejarah Yang Tak Terkuak
Pengarang : Yaroslav Trofimov
Penerbit : Pustaka Alvabet, Jakarta
Cetakan ke : 2 (saya memperoleh cetakan ke-1 Des 2007)
Tebal : 384 hal

Genghis Khun

Baca lebih lanjut:
http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad_bin_Abdul_Wahhab
http://en.wikipedia.org/wiki/First_Saudi_State
http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad_bin_Saud
http://en.wikipedia.org/wiki/Abdul_Aziz_bin_Muhammad_bin_Saud
http://en.wikipedia.org/wiki/Saud_bin_Abdul_Aziz_bin_Muhammad_bin_Saud

http://en.wikipedia.org/wiki/Abdullah_bin_Saud
http://en.wikipedia.org/wiki/Ottoman-Saudi_war
http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Ali_Pasha
http://en.wikipedia.org/wiki/Ibrahim_Pasha_of_Egypt
http://en.wikipedia.org/wiki/House_of_Saud
http://en.wikipedia.org/wiki/Faisal_of_Saudi_Arabia
http://en.wikipedia.org/wiki/Juhayman_al-Otaybi, versi translate bahasa indonesia di http://translate.google.com/translate?hl=&sl=en&tl=id&u=http%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FJuhayman_al-Otaybi
http://www.rumahallah.com/2012/12/kudeta-pemberontakan-masjidil-haram.html







You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Genghis Khun

    Paranoid Dalam Mengais Rizqi...


    Nyari Theme BLOG WORDPRESS bagus??

  • Tulisan Terbaru

  • Genghis Khun's Profile
    Genghis Khun's Facebook profile
    Create Your Badge ExitJunction.com  - Make Money From Your Exit Traffic!


  • Masukkan Code ini K1-1E255B-E
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
  • CARI DUIT

    Adf.ly
    Buy Text links www.cashnhits.com
    Rumahweb
    Clixsense
    Exitjunction
    BidVertiser

    Earn money from your website/blog. Get paid through PayPal Buy and sell Text Links Blog Terbaik
    Yuk.Ngeblog.web.id

    make money with your web site

    GoBlog Theme Banner 125x125

    Media Penyimpanan Dunia Maya: DropBox
  • Fan Page