Bambang Noorsena, adalah tokoh yang sangat disegani dalam hal Dialog dan Kerukunan antara umat beragama, tapi ternyata menyisakan benih permusuhan dengan Saksi-Saksi Yehuwa (SSY).
Bagi Bambang Noorsena, SSY adalah jelmaan dari kelompok Arian yang telah diputuskan sesat pada Konsili Nicea pada abad ke-4.

Menariknya, Bambang Noorsena pun menduga bahwa kemunculan Islam merupakan hasil indoktrinasi pendeta Kristen Orthodox Syria terhadap Muhammad yang sering berdagang ke Syam.(1)

Mari kita kupas…

LATAR BELAKANG
Pasca “menghilangnya” Yesus; Paulus mengaku mendapat visi telah ditemui Yesus yang menyuruhnya untuk menyebarkan ajaran Yesus ke golongan Non-Yahudi. Hal ini tak ayal menimbulkan kegundahan dikalangan Hawariyin (murid Yesus asli Yahudi) yang dipimpin oleh Yakobus saudara Yesus (Ya’qub at-Syidiq, Ibrani: Ya’qov ha-Tsadiq).

Naasnya, Yakobus pun berseteru dengan Imam Yahudi yang menyebabkannya dieksekusi.

Tahun 70 M, Kuil Jerusalem dihancurkan oleh Romawi.
Para Yahudi zelot dan Kristen-Yahudi pengikut Yakobus (Nasrani, Gereja Jerusalem) termasuk sempalannya yang bernama Sekte Ebionit tercerai berai.

Sekte Ebionit ini:

“…menolak Rasul Paulus, yang mereka anggap salah karena membebaskan orang Kristen “non-Yahudi’ dari kewajiban melaksanakan syariat Taurat.”

Para pemeluk baru Kristen non-Yahudi (pindahan dari Pagan), tanpa adanya sosok pengajar langsung Yesus atau Yakobus, berusaha menafsirkan pemahaman tentang kristen-nya.
Akhirnya bisa ditebak, muncul berbagai sekte, berbagai Injil dan berbagai perselisihan dalam memaknai Kristen.
Naasnya, ajaran Paulus lebih superior dengan dukungan Visi-nya (wahyu/ Wangsit/ bisikan).

Konsili Nicea pencetus Transmogrifikasi Agama (Transmogrification)
Tahun 312 sd 325 M, Kaisar Konstantin I, Kepala Pendeta Pagan- Pemuja Sol Invictus (Dewa matahari), memprakarsai Konsili Nicea Pertama untuk mendefinisikan agama baru Kristen, agar bisa diterima oleh masing-masing pihak yang bertikai

Ajaran Trinitas lalu disahkan.
Injil resmi diterbitkan.
Injil-injil yang telah beredar, dilarang dan di bakar.

Sebagian kecil kelompok pendukung Injil Terlarang disebut sebagai Kelompok Heretic; salah satunya adalah Arian.
Kepercayaan Arian adalah Unitarian; dimana Yesus hanyalah perantara walaupun mendapat kodrat ilahi.

Abad ke-1 sd 4 ini dipenuhi oleh konflik antara pendukung Konsili Nicea (penyatuan Pagan-Kristen), Kristen Arian dan Yahudi, di dalam wilayah kekuasaan Romawi.

Bagaimana dengan wilayah di luar Romawi?
Kelompok ekstrim yang anti-Romawi (semisal Yahudi zelot, Nasrani, Ebionit, tentu melarikan diri menuju ke arah timur-selatan; arah Jordan, Hijaz lalu Yaman.
Hingga pada tahun 380 M, kerajaan Himyar di Yaman berhasil memproklamirkan diri menjadi kerajaan Yahudi.
Segera timbul permusuhannya dengan kelompok pelarian Kristen (Nasrani, Ebionit), dan kelak Arian yang muncul belakangan gara-gara disesatkan oleh Konsili Nicea.

Kisah Ashabul Kahfi dan Ashabul Ukhdud dalam Al Quran merupakan Kristen Unitarian yang disesatkan oleh Konsili Nicea.

Saksi-Saksi Yehuwa
Pada tahun 1870 M, Charles Taze Russell, keluarga migran di Amerika, dalam pengembaraan spiritual dan penyelidikannya tentang sejarah Kristen; menyimpulkan bahwa sebenarnya ajaran Jesus itu Unitarian (Bukan Trinitarian/ Tritunggal).
Pokok pikirannya kemudian berkembang menjelma kelompok yang sekarang dikenal sebagai Saksi-saksi Yehuwa/ SSY (Jehovah Witness).
SSY pernah dilarang di Indonesia dengan SK Jaksa Agung Nomor 129 Tahun 1976, namun pada 1 Juni 2001 SK ini dicabut.

Menyusul pada tahun 2006, berdiri juga sekte lain yaitu Katolik Arian.

Perbedaan Mendasar Trinitarian dan Unitarian
Nama Tuhan
UNITARIAN: Yehuwa
TRINITARIAN: Allah

UNITARIAN:
Tuhan itu satu (Maleakhi 2:10)
Yesus adalah Rasul (pembawa risalah) dan Imam Besar (Pengantara), BUKAN ALLAH YANG MAHA KUASA.
Yesus sebagai “Kristus” (Mesias) artinya adalah “orang yang di urapi/ dilantik/ disahkan oleh Allah.
(Roh) Yesus sudah ada sebelum Abraham ada, tapi tidak berarti Yesus adalah Yahweh/ Allah.

TRINITARIAN:
Tuhan itu Tiga; (Allah Bapa, Allah Anak (Jesus), Allah Roh Kudus)
Yesus sebagai “Allah Anak”, perwujudan dari Roh Kudus.

Yesus sudah ada sebelum Abraham ada, berarti Yesus adalah Yahweh/ Allah.

UNITARIAN:
Allah, Yesus dan Rasul lain (mahluk ciptaan Allah), dapat memiliki Kodrat Ilahi (Petrus 1:3-4)

TRINITARIAN:
Tidak ada yang memiliki kodrat Ilahi selain Allah sendiri

UNITARIAN:
Percaya adanya pemalsuan dan penambahan ayat. (Yohanes 5:7 adalah ayat Palsu)
Para murid dari Hawariyin (Bapa Gereja Purba) yang mempercayai Trinitas, tidaklah jaminan atau berarti mutlak bahwa Hawariyin (Yohanes, Petrus dll) juga percaya Trinitas .

TRINITARIAN:
Percaya Tidak adanya pemalsuan dan penambahan ayat.
Para murid dari Hawariyin (Bapa Gereja) yang percaya Trinitas, adalah jaminan atau berarti mutlak bahwa Hawariyin (Yohanes, Petrus dll) juga percaya Trinitas.

Yesus, Diciptakan atau Tidak Diciptakan?
UNITARIAN: Yesus adalah ciptaan Allah
TRINITARIAN: Yesus bukan ciptaan tapi Yesuslah Allah pencipta yang sejati.

JALAN KESELAMATAN
UNITARIAN:
Tidak ada kehidupan kekal bagi orang yang salah/ neraka tidak ada.
Sesudah mati orang yang berdosa musnah menjadi debu.
Orang yang beramal baik dan menjauhi larangan Allah (Yehuwa) akan diselamatkan, bergabung dengan 144.000 orang dalam surga kerajaan Allah/ Yehuwa.

TRINITARIAN:
Ada kehidupan kekal.
Orang Kristen diselamatkan didunia dan akhirat. Telah ditebus dosanya dengan disalibnya Yesus.
Non Kristen= akan dihukum Kekal.

Injil
UNITARIAN:
ILT Terjemahan sendiri; Terjemahan Dunia baru. Diklaim didasarkan pada riset terkini dan manuskrip-manuskrip kuno yang dianggap paling akurat.

TRINITARIAN:
King James KJV
Alkitab NIV (New International Version)
New King James Version (NKJV)

Peta Hijaz abad ke-6-7


MISTERI PENYERBUAN ABRAHAH YANG GAGAL

Kerajaan Yahudi Yaman pada tahun 516 M, dibawah penguasa Raja Dhunnuwas, dikisahkan sangat kejam (Ashabul Ukhdud; kisah pembantaian di kota Najran).
Kerajaan Kristen Axum Ethiopia, dengan dukungan Kaisar Romawi Julian 1 berhasil merebut kendali Kerajaan Himyar di Yaman.
Kemudian terjadi pergolakan di Yaman yang akhirnya memunculkan raja baru Abrahah.

Abrahah membangun Gereja Kathedral Besar di Yaman (Al-Qullays) dan berniat mengkristenkan suku-suku di pedalaman Hijaz (mekkah- Madinah).
Langkah pertamanya adalah menghancurkan pusat penyembahan Pagan; yaitu Ka’bah yang berada di Mekkah.
Namun penyerbuan pasukan hebat ini gagal total dan menyisakan kekalahan yang misterius.

Sumber Kristen menuliskannya sebagai berikut;

“Ekspedisi Abraha mungkin gagal karena taktik penundaan yang berhasil dari orang-orang Qurays dan wabah pecah di kamp, ​​yang menghancurkan pasukannya dan memaksanya untuk mundur.”

Jewish Virtual Library menuliskan sebagai berikut;

“…gajah utama, yang dikenal sebagai Mahmud, dikatakan telah berhenti di perbatasan sekitar Mekah dan menolak untuk masuk. Ada teori munculnya epidemi seperti cacar yang menyebabkan kegagalan invasi Mekah…

Sedangkan Al Quran punya jawaban sendiri; yaitu oleh Serbuan burung Ababil yang membawa bongkahan batu berpijar.(Surat Al Fiil)

Rencana Abrahah untuk menjadi Penguasa Kristen daerah Hijaz pupus dan kematiannya pun misterius.
Hanya anaknya, yang tercatat sejarah lagi, kemudian dikalahkan oleh Kerajaan Sassaniyah.
Tahun penyerbuan itu kita kenal sebagai tahun gajah, bertepatan dengan lahirnya Nabi Muhammad.

Hijaz dan Muhammad
Seringnya berdagang ke Syria menyebabkan Muhammad memperoleh pengetahuan yang mendalam tentang Kristen dan Yahudi.
Menyerap dengan seksama kisah konflik antara Kristen dan Yahudi abad-abad sebelumnya.

Bambang Noorsena dalam “Hanif, Nashara dan Kristen Syria Menjelang zaman Islam” menulis;

“…Mudah diduga, bahwa kelompok fanatik Ebionit (salah satu sekte ekstrim dari Gereja Jerusalem) akhirnya pelan-pelan ditelan oleh perkembangan sejarah. Karena sikap eksklusifisme mereka sendiri, jangankan mereka diterima oleh orang-orang Kristen non-Yahudi yang semakin berkembang pesat, sedangkan dikalangan Kristen Yahudi saja mereka semakin terasing. Mereka masih bertahan dibeberapa tempat sebagai minoritas-minoritas kecil, termasuk di Mekkah hingga menjelang dan pada waktu kelahiran lslam.

Karena itu, sangat mungkin melacak kelompok Ebionit ini, berbareng dengan kelompok Yahudi-Kristen lain di Mekkah pada zaman Islam, seperti kesimpulan Hans Kung yang dikutip di awal tulisan ini, bahwa pada salah satu aspeknya, Islam adalah kebangkitan kembali dari kelompok Yehudi-Kristen.”

Rahib Bahira diduga Kristen?
Bambang Noorsena melanjutkan;

“Yohanes Damascus (Teolog Gereja Ortodoks Yunani), menggolongkan Bahira sebagai pengikut ajaran sesat ‘Arius, yang kemudian dituduhnya telah mengajari Muhammad.
‘Abd al-Masih Ibn lshaq al-Kindi (sekitar 800 M), menyebut nama rahib itu Sergius, dan menggolongkannya sebagai pengikut ajaran sesat Nestorius”

Ringkasnya; Rahib Bahira diduga telah mengindoktrinasi kepada Muhammad, yang kemudian dimasukkan dalam ajaran lslam.

Fakta: Kemunculan Islam tidak Memihak Yahudi maupun Kristen
Seperti halnya Paulus yang mengaku mendapat visi di datangi Yesus, Muhammad pun mengaku mendapat wahyu dari Jibril (Gabriel).
Muhammad segera dipercaya karena kisah kejujurannya semenjak kecil (Al Amin).
Paulus pun dipercaya walaupun sebenarnya tokoh jahat yang menentang pengikut Yesus saat masih hidup.

Sayangnya tak seperti prediksi Bambang Noorsena, Muhammad dan ajaran Islam berupaya kembali kepada hakikat perjanjian dengan Tuhan.
Islam berdiri sendiri di atas bangunan sendiri tanpa memihak Yahudi maupun Kristen.

Ajaran Islam:
1. Kembali ke Tuhan yang satu, bukan tiga atau Pagan.
2. Kembali melegalkan ‘kedagingan‘ (syariat), yaitu Khitan, shalat, puasa.
3. ‘Kedagingan‘ bukan lagi milik eksklusif Yahudi, tetapi berlaku bagi seluruh umat manusia.
4. Menyatakan bahwa Yesus adalah anak Perawan dan tidak pernah disalib.
(Hal ini kemungkinan bertujuan agar Yahudi dan Kristen berdamai dari konflik tak berkesudahan; yang disebabkan oleh prasangka bahwa Yahudilah sebagai biang disalibnya Yesus).
5. Tidak melanjutkan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Alasan sederhananya mudah kita pahami; jika melanjutkan Perjanjian Lama saja, bisa dituduh pro-Yahudi
Jika melanjutkan keduanya, bisa dituduh pro Paulus dan pro-Konsili Nicea.

Sikap Terhadap Kathedral Yaman dan Kathedral Orthodox Syria
Tidak pernah ada informasi Muhammad melakukan perjalanan/ ziarah ke Kathedral Syria ataupun Kathedral Yaman.

Hijrah pertama pun dipilih ke tempat yang menyebrangi laut (ke Ethiopia), meminta perlindungan Raja Najasy saat itu; Raja Armah (penganut Nasrani?, Ebionit?)

Sikap Terhadap Yerusalem
Ibadah muslim, pertama kali mengarah ke Yerusalem yang saat itu berupa puing-puing berserakan.
Jerusalem telah diubah namanya menjadi Aelia Capitolina dengan larangan keras digunakan sebagai tempat ibadah.

Kuil Jerusalem telah dihancur leburkan (dua kali);
Pertama pada tahun 597 – 586 SM, sewaktu diserbu oleh Nebukadnezar/ Bukhtanashar dari Baylonia.
Kedua, pada tahun 70 M, oleh Titus dari Romawi.

Gerakan Kembali ke Pusat Ibadah: Ka’bah
Sedangkan Ka’bah, atas ijin Allah, tidak pernah hancur, walaupun diserbu oleh pasukan gajah pimpinan Kristen Abrahah.
Semoga bisa ditarik benang merah dan Semoga Bermanfaat

Genghis Khun

Rujukan
1. Bambang Noorsena, Hanif, Nashara dan Kristen Syria, Menjelang zaman Kelahiran Islam, http://www.sarapanpagi.org/hanif-nashara-dan-kristen-syria-menjelang-zaman-islam-vt6457.html
http://pustaka-juned.blogspot.com/2011/04/surat-terbuka-bambang-noorsena-untuk.html

Abrahah
https://en.wikipedia.org/wiki/Abraha
https://dacb.org/stories/ethiopia/abraha/
https://www.jewishvirtuallibrary.org/mecca

https://en.wikipedia.org/wiki/Arianism
https://en.wikipedia.org/wiki/Unitarianism
http://religion.wikia.com/wiki/Arian_Catholicism
https://en.wikipedia.org/wiki/Charles_Taze_Russell
https://id.wikipedia.org/wiki/Adven_1914_(Charles_Taze_Russell)
https://en.wikipedia.org/wiki/Justin_I
https://en.wikipedia.org/wiki/Rahmanism

Raja Negus/ Najasy:
https://en.wikipedia.org/wiki/Armah
https://en.wikipedia.org/wiki/Negus
https://en.wikipedia.org/wiki/Sayf_ibn_Dhi-Yazan

https://en.wikipedia.org/wiki/Yemenite_Jews

Church History


https://id.wikipedia.org/wiki/Kontroversi_mengenai_Saksi-Saksi_Yehuwa

MENGEMBALIKAN SERANGAN BAMBANG NOORSENA
http://fransdonald.blogspot.com/search?updated-max=2009-02-21T03:33:00-08:00
https://www.britannica.com/place/Yemen/History

Diskusi
http://fransdonald.blogspot.com/2008/07/menjawab-klaim-penganut-ortodoks-syria.html
https://www.jw.org/id/

Kontra JW
http://jw-exposed.blogspot.com/

Tokoh Unitarian/ Saksi Yehuwa Berpengaruh:
Frans Donald
Tjahjadi Nugroho
Aryanto Nugroho
Benny Irawan
Oktino Irawan
Tirto Sujoko
Tom Jacobs
Banawiratma
Hortensius F. Mandaru
Ioanes Rahmat
Tomas Mc Elwain
Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)
Asosiasi Pendeta Indonesia (API)
Putu Praba Darana
Ellen Kristi
A.G. HADZARMAWIT NETTI

Tokoh Trinitarian Berpengaruh
Bambang Noorsena/ Babah Noor (Pendiri ISCS, Institute for Syriac Christian Studies)
Stephen Tong
Teguh Hindarto
Budi Asali
Esra Alfred Soru
Suhento Liauw
Gereja Advent
Katolik Roma
Gereja Reformed
Paulus
Martin Luther
GITS (Graphe International Theological Seminary)
Gereja Baptis Independen Alkitabiah (GBIA) http://www.graphe-ministry.org

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *