Christian Prince sangat getol mengupas Islam, juga riwayat aneh dan memalukan tentang Nabi, berdasarkan Hadits dan Sejarah nabi (Sirah).
Padahal karya2 tulis tersebut ditulis jauh sesudah Nabi meninggal.

Urutannya;
Tahun 762 M, Ibnu Ishaq menyusun Sejarah Nabi Muhammad, 130 tahun pasca wafatnya Nabi.
Tahun 775 M, Imam Malik mulai menyusun Al Muwaththa, Kitab Fiqh pertama
Tahun 817 sd 889 M, Abu Dawud menyusun Kitab Hadits.
Tahun 829 – 915 M, masa hidup An Nasa’i penyusun Kitab Sunan As Sughra

Tahun 833 M, Ibnu Hisyam Meresensi Sejarah Nabi Muhammad karya Ibnu Ishaq.
Tahun 846 M, Shahih Bukhari selesai disusun.
Tahun 849 M, Shahih Tirmizi selesai disusun oleh Tirmizi.
Tahun 874 M, Shahih Muslim selesai disusun oleh Muslim ibn al-Hajjaj.

Tahun 887 M, Sunan Ibnu Majah selesai disusun.
Tahun 915 M, Ibnu Jarir ath-Thabari menyusun Tafsir Al Quran yang pertama kali.
Tahun 991 M, Ibnu Babawayh menyusun Kitab Man la yahduruhu al-Faqih.
Tahun 1067 M, Tahdhib al-Ahkam disusun oleh Abu Ja’far Muhammad Ibn Hasan Tusi (Syaikh Tusi)

Oleh karena itu ada Ilmu khusus untuk menyelidiki;

– Apakah Ceritanya sesuai Al Quran?
– Jalur periwayatannya TERSAMBUNG?
– Periwayatnya BISA dipercaya?

Dengan cara ini kita bisa menilai orang per orang yang ada dijalur periwayatan hadits.
Kemudian dipilah menjadi; Kisah Terpercaya, Lemah atau Kisah Palsu!!

Hadits, walaupun dinyatakan TERPERCAYA, tak bisa dibundel menjadi Kitab suci.
Bandingkan dengan Kitab Suci Christian Prince, Perjanjian Baru, yang diantaranya merupakan tulisan Paulus dan tak jelas penulisnya langsung dipercaya.
Padahal Paulus bukanlah salah satu dari 12 murid Yesus ketika masih hidup.
Yang lebih parah lagi; tulisan ini dijadikan Kitab Suci.

Bagaimana dengan Perjanjian Lama?
Kesadaran untuk menulis terjadi pada tahun 586 SM saat Jerusalem dihancurkan oleh Nebukadnezar dari Babylonia dan Tabut perjanjian hilang!!
Yahudi banyak yang dibuang ke Babylonia.

Sejak itu pelarian yahudi yang di Babylonia terseok-seok dan bersusah payah mengumpulkan riwayat yang masih bisa diingat.
Berusaha menuliskan kisah-kisah ratusan tahun sebelumnya; jadilah kompilasi Perjanjian Lama saat ini.

Anda mau mengecek apakah

Jalur periwayatannya TERSAMBUNG hingga ke Musa tahun 1200 SM
Periwayatnya BISA dipercaya?
Anda pasti bercanda….

Mari kita ikuti ceritanya;

Perhatian
Sejarah Penulisan Al Kitab ini berbeda dengan Sejarah Versi Alkitab yang biasa kita temukan.

Untuk Penulisan Tahun;
Sebelum Masehi; SM atau BC (Before Christ) atau BCE (Before Christian Era), secara Kronologis berhitung mundur.
Tahun Masehi; M atau AD (Anno Domini) atau CE (Christian Era), Secara kronologis berhitung maju.

=

Sekitar tahun 2700 SM, diperkirakan masa hidup Nabi Nuh.
Sumeria dipimpin oleh Raja Gilgamesh; Saksi mata terjadinya banjir besar.

Sekitar 2000 SM – 1600 SM, Di Iran, muncul Nabi Zoroaster/ Zarathustra membawa agama Zoroastrinisme/ Majusi.
Mulai mengenal Tuhan yang satu bernama Ahura Mazda.

Tahun 1790 SM, Seseorang diduga Abraham/ Ibrahim, keturunan Nuh, melakukan perjanjian dengan Tuhan, bahwa Tuhan hanya ada SATU.
Raja Hammurabi, di daerah yang sama juga menyusun Kitab Kode Hammurabi yang diklaim berasal dari wahyu Tuhan/ Dewa.

Tahun 1500 SM, Penyerbuan bangsa Arya ke Dravida India.
Ajaran Veda (pengetahuan) yang dibawa oleh bangsa Arya diklaim merupakan wahyu langsung dari Tuhan (Sruti= didengar) kepada para Maharsi (otoritas agama Veda tertinggi).

Ya’kub, cicit Ibrahim dari jalur Ishaq, mempunyai 12 anak yang disebut dengan Bani Israel/ Yahudi.
Kisah keluarga ini dan ajarannya kelak ditularkan turun temurun.

Sekitar tahun 1523 sd 1400 SM, masa paceklik/ kemarau melanda Kanaan dan Ugarit.
Ya’kub dan 12 anaknya pindah bermukim ke Memphis/ Mit Rahinah, Mesir.

Diperkirakan terjadi pada masa pemerintahan Firaun Thutmosis IV.
Putri Nabi Yusuf kemudian menikah dengan pangeran Amenhotep III, memperanakkan Akhenaten yang terkenal dengan kebijakannya yang mengejutkan; yaitu hanya menyembah satu Dewa.

Rute;
[googlemaps https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m28!1m12!1m3!1d38062.207261203555!2d35.08796239486649!3d31.53946240274726!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!4m13!3e2!4m5!1s0x1502e41c1ec1f1bb%3A0xf50b20561ca781c3!2sCave+of+the+Patriarchs!3m2!1d31.5247051!2d35.110718999999996!4m5!1s0x14584a1a7da271c7%3A0xb848d5a496755514!2sMit+Rahinah%2C+Al+Badrashin%2C+Mesir!3m2!1d29.8486722!2d31.2454674!5e1!3m2!1sid!2sid!4v1545293678638&w=400&h=300]

PANGERAN MUSA
Sekitar tahun 1250 SM, masa pemerintahan Ramses II, Musa Lahir.
Sekitar 1200 SM, Musa mengajak kabur budak-budak Israel menuju ke timur-selatan.

Tahun 1200-1100 SM penulisan buku RV 1 dan RV 10 di Rigveda
Tahun 1200-800 SM penulisan Veda Sanskrit Yajurveda, Atharvaveda , Samaveda

Yusha’ bin Nun (Yoshua); MASA KUIL BERPINDAH (Ark of the Covenant)
Tahun 1100 SM,Pengganti Musa, yaitu Yoshua/ Yosua/ Yusha’ bin Nun, bani Israel membuat sebuah Kuil yang bisa dipindah-pindah dinamakan Tabut Perjanjian (Ark of the Covenant).

Tabut Perjanjian berisi;
Wahyu dari Tuhan/ taurat
Peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun

Tahun 1004-923 M, Daud/ David mejadi Raja kedua Israel.
Penerus Daud adalah Sulaiman, sebagai raja ketiga kerajaan Israel dan Yehuda.
Raja Sulaiman nantinya menikah dengan Ratu Balqis dari Saba/ Mahrib, Yaman.

MASA KUIL MENETAP; BAIT SUCI JERUSALEM PERTAMA
Sekitar tahun 957-931 SM, Raja Salomo/ Sulaiman mendirikan Kuil Pertama di Yerusalem.

Tahun 800-500 SM: Veda Sanskerta Brahmana

Sekitar tahun 600 SM, Di sekitar Indo-Gangga, ajaran Hindu makin berkembang berdasarkan manuskrip kuno Veda, yang diduga merupakan tulisan Dewa Brahma.
Manuskrip Veda kemudian dijadikan kitab Suci.
Dewa Brahma kelak juga menjadi Dewa Tertinggi ajaran Buddha.

Tahun 745 – 597 SM, Era monarki Kerajaan Israel dan Yehuda.
Tahun 649-609 SM, Yosia memimpin Kerajaan Yehuda.

Saat ini mulai ditulis:
– Kitab Mazmur (2/3 isi kitab)
– Sebagian kitab Amos, Yesaya (1-39), Hosea, Micah
– Sebagian kitab Namum, Zefanya, Habakkuk, Kitab Sejarah (Yoshua, Hakim2, Samuel, Raja2)
– Kitab Mazmur yang diduga diturunkan kepada Daud 400 tahun yang lalu.
– Amos dan Hosea hidup pada tahun 700-an SM.

Tahun 597/ 586 SM, Kerajaan Yehuda diserbu oleh Nebukadnezar/ Bukhtanashar dari Baylonia dan Kuil Jerusalem dihancurkan. Tabut Perjanjian HILANG!
Bani Israel sebagian besar dibuang ke Babylon.

Ini adalah masa hidup Daniel dan Yeremia.
Daniel termasuk dalam kelompok yang dibuang, sedangkan Yeremia bertahan di Jerusalem.

Sekitar 593 dan 571 SM, Di Babylon, Hazkiyal/ Yehezkiel mendapat perintah untuk menuliskan dan membukukan teks suci yang dikemudian hari kita kenal dengan Al Kitab Ibrani; TORAH dan Neviim (Kisah Nabi-Nabi).

Berisi Kitab;
– Kejadian
– Keluaran (tentang periode sejarah Israel)
– Imamat (tentang Imam periode pembuangan/ pasca-pembuangan)
– Bilangan
– Ulangan (tentang seperangkat hukum agama)
– Sebagian kitab Obaja.
– Akhir dari kitab Sejarah (Yoshua, Hakim2, Samuel, Raja2)
– Yeremia.
– Yehezkiel.
– Bagian akhir kitab Yesaya (pasal 40-50).
– Sebagian kitab Hosea, Amos, Micah dan Zefanya
– Kitab Mazmur (mazmur Daud) hingga Mazmur 89.
Uniknya Kitab Daniel sendiri malah ditulis kelak pada tahun 164 – 4 SM.

Karen Armstrong menulis;

“para ahli penulis alkitab tidak memandang tulisan ini sebagai benda keramat dan mereka merasa bebas menambahkan teks-teks baru, seraya mengubahnya agar cocok dengan situasi mereka yang berubah ubah” (Bab 1 hal. 32)

Tak sampai 50 tahun Nebukadnezar berkuasa di Jerusalem, Cyrus dari Persia menaklukkan Babylonia.

Tahun 571 SM, Laozi memperkenalkan ajaran Tao.
Tahun 551 sd 479 SM, Kong Qiu/ Kong fuzi/ Konfusius/ Konghucu mengenalkan ajaran Konfusianisme

Tahun 540 SM, Siddhartha Gautama mendirikan agama Buddha di perbatasan Nepal-India, disamping agama Hindu yang sudah eksis.
Vardhamana (Mahavira) memperkenalkan ajaran JAIN.
Pengikut Jainisme terkenal di zaman modern adalah Mahatma Gandhi.

Dalam ajaran Jain terdapat doktrin Nirisvara vada (tanpa peran tuhan). Jain adalah cikal bakal ateis.

Tahun 500 – 300 SM, Jerusalem masih di bawah pemerintahan Persia, pada masa ini dibukukannya kitab Kethuvim (“Tulisan-tulisan Hikmat”)
Torah mulai diakui sebagai Kitab Suci. Kelompok Yahudi yang tetap berdomisili di Babel (Irak), kelak terkenal sebagai penulis-penulis kitab Thalmud Babylonia.

Torah (Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan 19-25, 27, 31-34)
Sebagian kitab Yesaya 55-66.
versi Masoretic Yeremiah
Haggai
Zakaria 1-14.
Malachi.
Tawarik.
Kitab asal dari Ezra-Nehemiah (Esdrash).
Tahun 330 – 164 SM, Zaman Helenistik, masa penulisan;

Ayub, Pengkhotbah dan Kidung Agung
Kitab Yunus
Kitab Mazmur (1/3 bagian akhir).
Kitab Yunus bercerita tentang Yunus yang hidup pada tahun 800-an SM.
Kitab Ayub bercerita tentang masa hidup Ayub tahun 1500 SM
Tahun 307 SM, Epicurus dari Yunani mengenalkan Epicreanisme. Cikal bakal Ateisme. Epicureanisme tidak menyangkal keberadaan para dewa; tetapi menyangkal keterlibatan mereka di dunia. Menurut Epicureanisme, para dewa tidak mengganggu kehidupan manusia atau seluruh alam semesta dengan cara apa pun.

Tahun 250 SM, “Septuaginta”, terjemahan Taurat ke dalam bahasa Yunani.

Gulungan Laut Mati (Qumran) yang ditemukan tahun 1947 diperkirakan ditulis pada masa ini.
Ternyata ditemukan ada surat yang tak termasuk daftar Alkitab hari ini, yaitu;
– Kitab Henokh
– Kitab Yobel
– Kitab Tobit
– Kebijaksanaan Sirach
– Mazmur 152–155
– Aturan dan kepercayaan; Aturan Komunitas, Gulungan Perang, Pesher tentang Habakuk, Aturan Berkat.

Tiga suku utama yang tinggal di Yudea saat itu adalah; Yahudi, Lewi dan Benyamin.
Ada yang menduga gulungan Laut Mati ini adalah arsip milik suku Lewi, yang memisahkan diri dari mayoritas Yahudi dan hegemoni Imam-imamnya (Sanhedrin).

Profesor Eleazar Sukenik, mengusulkan bahwa gulungan-gulungan itu milik komunitas Essenes (Sekte Ekstrem yahudi).
Ada juga yang menduga bahwa Gulungan ini menyibak bahwa sosok Yesus hidup diera 100-67 SM. Tahun 67 SM dibunuh oleh orang-orang Farisi pimpinan Ratu Salome.

Komunitas Qumran kemudian menjadi Yudaisme Konservatif lalu menjadi Kristen di bawah Paulus dan Roma. Ratu Salome dan Farisi menjadi Yudaisme masa kini.

Tahun 201 SM, Nevi’im atau Kitab Nabi-Nabi (divisi kedua dari Kitab Suci Yahudi) diakui sebagai Kitab Suci

Tahun 200 SM, Epik : Mahabharata dan Ramayana.

Tahun 164 – 4 SM, masa penulisan;
– Daniel.
– 1,2,3,4 Maccabee, Tobit, Judith, beberapa kisah tambahan pada kitab Daniel dan Esther.
– Wisdom of Solomon (Hikmat Salomon).
– Solomon hidup sekitar tahun 1000 SM.
– Esther, perempuan yang hidup pada 486-465 SM

Tahun 29-17 SM, Raja Valagamba dari Anuradhapura menginisiasi penulisan Tripitaka, Kitab Suci Buddha.

PASCA JESUS
Tahun 33 M, Kesimpang siuran kisah saat penyaliban Yesus.
termasuk hebohnya kebangkitan Jesus dari kematian yang tak ditulis oleh sejarawan Flavius Josephus.
Pengikut Jesus dibolehkan untuk kalangan NON-YAHUDI.

Tahun 35 M, Saul atau Paulus mengaku mendapat ‘visi‘ dari Yesus; bahwa Jesus adalah Messiah (Kristus), putra Allah, menugaskan Paulus untuk mengabarkan Kristianitas bagi kalangan Non-Yahudi.

BEREDAR INJIL KRISTEN-YAHUDI
Pada masa ini diduga telah beredar Tiga Injil yang saat ini sudah punah; dikenal sebagai kumpulan Injil Yahudi-Kristen;
1) Injil Ebionit.
2) Injil Ibrani (bahasa Aram).
3) Injil Nasrani.

Tahun 44 M, Theudas bersama 400 pengikutnya, bergerak menuju sungai Yordan dan menjanjikan pembelahan sungai mirip kisah Musa.
Pasukan Romawi menyerbu dan memenggal kepalanya.

Tahun 48-50 M, konsili Jerusalem oleh pengikut Jesus.
Dewan memutuskan bahwa non-Yahudi yang menjadi Kristen, tidak berkewajiban untuk Sunat.

Tahun 49 – 52 M, Paulus mendirikan jemaat di Korintus Yunani.
Tahun 48 – 55 M, Paulus menulis 1 Tesalonika, lalu Galatia.

Tahu 53–57 M, Paulus menulis surat untuk Jemaat Korintus dan mulai membuat kesaksian tentang peristiwa yang terjadi di Jerusalem; (1 Korintus 15)

Kristus telah mati karena “dosa-dosa kita”
Yesus telah dikuburkan lalu dibangkitkan pada hari yang ketiga
Tahun 54-55 M, di Efesus, Paulus menulis Surat Filipi dan Filemon saat berada di penjara.
Tahun 55–58 M, Paulus menuju Macedonia, menulis Surat 2 Korintus.

Tahun 56 M, Jesus anak Ananias mengaku sebagai mesias.
“Yahudi dari Mesir” juga mengaku sebagai Mesias.

Tahun 57–58 M, Paulus menulis Surat Roma, ketika Paulus akan meninggalkan Asia Kecil dan Yunani, dan berharap akan melanjutkan pekerjaan di Spanyol.

Pada tahun 60-65 M, Injil Markus mulai ditulis oleh John Mark yang tinggal di Yunani dan berbahasa Yunani.
Terpengaruh oleh isu Kebangkitan dari Paulus.
Markus menulis bahwa;
– Makam Yesus ditemukan oleh Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome.
– Yesus menugaskan para murid untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia.

Markus juga pertama kalinya menyebut Yesus Anak Allah (Markus 01:11 dan Markus 9: 7)

Tahun 64 dan 68 M, Petrus murid Yesus meninggal karena disalib oleh Nero di Roma.

Sekitar tahun 65 M, Injil Lukas, ditulis oleh Lukas teman Paulus di kota Antiokhia di Yunani, berbahasa Yunani (kesaksian Irenaeus).
Lukas menyebut ada “Tujuh puluh murid” atau “tujuh puluh dua murid” Yesus. Paulus menulis Kolose di Roma.

Tahun 65-85M, Penulisan Surat Yakobus.
Gaya bahasa Yunani membuatnya tidak mungkin bahwa surat itu ditulis oleh Yakobus saudara Yesus. [Perkins]

Tahun 68 M, Di Antiokhia Syria (Antakya, Turki sekarang), Uskup Mar Ignatius, murid Yohanes, mulai menyebarkan tentang Sifat ILAHI Yesus.(Surat ke Efesus ch.7).

Tahun 69 M, Yochanan ben Zakkai (RYBZ) mendirikan pusat studi Yahudi di Yavneh yang akan menjadi pusat Pembelajaran Yudaisme.

Tahun 70 M, Titus menghancurkan Jerusalem.
Tahun 75-90 M, Seseorang memakai nama Petrus menuliskan Surat Petrus.
Petrus ini diduga bukan Petrus murid Yesus karena gaya bahasa dan struktur suratnya menunjukkan si penulis memiliki pendidikan formal retorika dan filsafat, dan pengetahuan maju tentang bahasa Yunani, yang mana tidak lumrah bagi seorang nelayan Galilea. (chtemeier, Paul. Peter 1 Hermeneia. Fortress Press. 1996)

Tahun 80 M, Muktamar Yahudi di Yavne (sekarang Tel Aviv) menyatakan bahwa pengikut Kristen keluar dari Yahudi dan dilarang masuk Synagoga.
Sejak itu kelompok Kristen Yahudi mulai membangun tempat ibadah sendiri (Gereja)

Tahun 85 M, Injil Matius ditulis berbahasa Yunani dengan penulis anonim: penulisnya tidak disebutkan dalam teks, dan tulisan “Matius” ditambahkan beberapa waktu pada abad kedua (Harrington, Nolland). Ada dugaan Injil ini ditulis oleh Matius murid Yesus di Damaskus dalam dua versi; Bahasa Ibrani dan Yunani, namun versi Ibrani hilang.
Semua hanya menduga2 gara-gara tulisan tersebut ANONIM. Injil Matius diduga tulis pasca Muktamar Yavne, karena;
(a) mencerminkan pemisahan akhir antara Gereja dan Sinagoge
(b) mencerminkan penghancuran Yerusalem oleh Romawi pada tahun 70 M
(c) banyak merujuk ke isi injil Markus.

Tahun 70-80 M, seseorang diduga memakai nama Paulus yang sudah meninggal untuk menulis Surat 2 Tesalonika.
Tahun 80-90 M, seseorang diduga memakai nama Paulus yang sudah meninggal untuk menulis Surat Efesus dan Orang Ibrani.

Tahun 95 M, masa penulisan Kitab Wahyu.

Tahun 100 M, Injil Yohanes, ditulis oleh Yohanes penginjil di Efesus. (kesaksian Irenaeus)
Menyebutkan bahwa Yesus adalah Logos (Tuhan)
Masa Penulisan;
1 Timotius
2 Timotius
Surat untuk Titus

Tahun 110 M, masa penulisan Surat Yohanes, Yudas dan Petrus 2.

Pada tahun 130-250 M, diduga masa penulisan Injil Thomas yang kelak ditemukan dalam naskah Nag-Hammadi Mesir tahun 1945 M.
Informasi yang disinyalir mirip dengan informasi dari Al Quran.
Injil Thomas TAK Termasuk dalam Daftar Injil dalam Alkitab Perjanjian Baru saat ini.

Tahun 136 M, Valentinius dari Mesir, calon uskup Roma yang dinyatakan sesat, mengaku mempunyai ajaran rahasia dari Theudas Gurunya dan Theudas adalah murid Paulus.
Valentinius menulis Injil Kebenaran.

Tahun 180 M, Irenaeus, murid Polikarpus, orang Yunani dari Lyons-Perancis Selatan, mengusulkan penyusunan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Beberapa Bab ada yang ditolak (Gembala Hermas) dan ada pula yang baru ditulis (Ibrani dan Surat Yudas)

Empat Injil Canonik tersebut adalah;
Injil Markus
Injil Lukas
Injil Mathius
Injil Yohanes

Injil diluar 4 ini tidak dijadikan Kitab Suci

TAhun 200 M, Penyusunan Mishnah (hukum lisan Yahudi). Para rabi penyusun Mishnah dikenal sebagai Tannaim

Tahun 230 M, Alcibiades dari Apamea membawa ajaran Elkesaites.
Alcibiades mengajarkan buku yang diklaim sebagai wahyu.

Ajaran Manichaean Tahun 240 M, Bangkitnya sintesis Agama Mani/ Manichaean.
Nabi Mani memperkenalkan agama Mani di masa kekaisaran Sasanian Persia (Iran). Mani merupakan anak dari pasangan sekte Elkasaites (Gnostik Kristen Yahudi).(Mani-Codex)

Mani meyakini bahwa ajaran Buddha Gautama, Zoroaster dan Yesus tidak lengkap, dan bahwa wahyu-Nya adalah untuk seluruh dunia, menyebut ajarannya “Agama Cahaya”. Ajaran ini berkembang sangat pesat.

Tahun 290 M, di Roma terjadi konflik antara pengikut Kristen Arian (NON-Trinitarian) dengan Kristen Trinitarian.

Sekitar masa ini 220-340 M, ditulis Injil Yudas.

Tahun 312 sd 325 M, Kaisar Konstantin I, memprakarsai Konsili Nicea Pertama untuk mendefinisikan agama baru Kristen. Diperoleh hasil sbb;

“Yesus adalah anak Allah”.

Seperti halnya tanggal kelahiran dewa Osiris, Adonis, Dionysus dan Mithra, maka kelahiran Jesus ditetapkan tanggal 25 Desember.

Delegasi yang tak setuju (Arian), segera ditindas.

Injil resmi diterbitkan agar sesuai dengan agama Hybrid.
Injil-injil yang telah beredar, dilarang dan di bakar.

Sebagian kecil kelompok pendukung Injil Terlarang disebut sebagai Kelompok Heretic.
(Gulungan Laut mati yang ditemukan tahun 1950 dan Gulungan Koptik yang ditemukan tahun 1945 merupakn Injil-terlarang ini)

Talmud Jerusalem
Tahun 368 M, Penyusunan Gemara (analisis dan komentar Rabi terhadap Mishnah). Para rabi penyusun Gemara disebut sebagai Amoraim Mishnah dan Gemara membentuk Talmud Yerusalem, yang akhirnya tidak selengkap Thalmud Babylonia.

Tahun 386 M, Augustine of Hippo mulai mempopulerkan teori Dosa Asal yang kemudian dibantah oleh Pelagius.
Pelagius dari Inggris tidak menyetujui ide konsep Dosa Asal.

Tahun 398 M, pengesahan Kitab Perjanjian Baru.

Tahun 431 M, Konsili Efesus. Point Penting;
– Mengutuk Nestorius
– Bunda Maria adalah Bunda Allah

Tahun 463, penyusunan Talmud Babilonia.

Tahun 525 M, Raja Kristen Abrahah membangun Kathedral Qalis di kota Sana’a Yaman.
Tahun 570 M, Abrahah menyerbu Mekkah untuk menghancurkan Ka’bah, bertepatan dengan Siti Aminah melahirkan bayi Ahmad, dikenang sebagai tahun GAJAH.
Sebelum sampai ke Mekkah, pasukan ini diporak porandakan oleh suatu keajaiban; diserbu oleh ribuan burung yang membawa batu membara.
Abraha tewas.

Pada tahun 610 M, Muhammad mengaku mendapat wahyu.
Tahun 610-622 M, era surat-surat Mekkah (Makkiyah)
Tahun 622-632 M, era Surat-Surat Madinah (Madaniyah)

Al Quran menyatakan bahwa benar telah pernah ada Torah di masa Musa, MAzmur di masa Daud dan Injil di masa Yesus.
Namun semua Kitab tersebut sudah mengalami pemalsuan.

625 M, kaum yahudi Edessa telah mendengar sepak terjang Muhammad di Hijaz. Mereka mengirim delegasi untuk meminta bantuan Muhammad, karena posisi mereka dikepung oleh Heraclius.

Penulis sejarah Armenia Sebeos, menulis:

“..Dua belas orang [mewakili] semua suku bangsa Yahudi berkumpul di kota Edessa. Ketika pasukan Persia menyingkir… Maka Heraclius, kaisar Bizantium, memberi perintah untuk mengepungnya. … Jadi mereka pergi, mengambil jalan melalui padang pasir ke Tachkastan kepada anak-anak Ismael.

“Orang-orang Yahudi meminta bantuan orang Arab. .. ..pada periode itu salah satu dari mereka, seorang lelaki dari putra Ismael bernama Mahmet, seorang pedagang, menjadi terkenal.

Khotbah tentang Jalan Kebenaran, yang konon atas perintah Tuhan, diungkapkan kepada mereka … dia memerintahkan mereka semua untuk berkumpul bersama dan untuk bersatu dalam iman …

Dia berkata: “Tuhan menjanjikan negara itu kepada Abraham dan putranya setelah dia, untuk selama-lamanya. Dan apa yang telah dijanjikan terpenuhi pada waktu itu ketika [Allah] mencintai Israel. Tetapi sekarang, kamu adalah anak-anak Abraham, dan Allah akan memenuhi janji yang dibuat untuk Abraham dan putranya pada Anda.

Cintailah saja Allah Abraham, dan pergi dan ambillah negara yang Tuhan berikan kepada ayahmu, Abraham. Tidak ada yang bisa berhasil melawan Anda dalam perang, karena Tuhan menyertai Anda.”

Tahun 632 M, Nabi Muhammad wafat & Abu Bakar menjadi Khalifah Islam pertama.
Zayd bin Tsabit ditugaskan untuk mengumpulkan wahyu Quran lisan dan tekstual menjadi satu jilid tunggal.

Tahun 644 M, Utsman menjadi Khalifah Ketiga. Menginisiasi Penyeragaman Al Quran.
Sembilan Tahun sesudah Nabi wafat.

Tahun 762 M, Ibnu Ishaq menyusun Sejarah Nabi Muhammad, 130 tahun pasca wafatnya Nabi.
Tahun 775 M, Imam Malik mulai menyusun Al Muwaththa, Kitab Fiqh pertama
Tahun 817 sd 889 M, Abu Dawud menyusun Kitab Hadits, pengikut Syafi’i.
Tahun 818 M, Muhammad Al Jawad, dijadikan Imam Syiah ke-9 (Syiah 12) di usia muda 8 tahun.

Tahun 829 – 915 M, masa hidup An Nasa’i penyusun Kitab Sunan As Sughra
Tahun 833 M, Ibnu Hisyam Meresensi Sejarah Nabi Muhammad karya Ibnu Ishaq.
Tahun 846 M, Shahih Bukhari selesai disusun.
Tahun 849 M, Shahih Tirmizi selesai disusun oleh Tirmizi.

Tahun 874 M, Shahih Muslim selesai disusun oleh Muslim ibn al-Hajjaj.
Tahun 887 M, Sunan Ibnu Majah selesai disusun.
Tahun 915 M, Ibnu Jarir ath-Thabari menyusun Tafsir Al Quran yang pertama kali.
Tahun 991 M, Ibnu Babawayh menyusun Kitab Man la yahduruhu al-Faqih.

Tahun 1067 M, Tahdhib al-Ahkam dan Al-Istibsar selesai disusun oleh Abu Ja’far Muhammad Ibn Hasan Tusi (Syaikh Tusi).

Tahun 1214 sd 1273, masa hidup Qurthuby. Terkenal dengan Tafsir Qurthuby.
Tahun 1300 – 1373, masa hidup Ibnu Katsir.
Ibnu Katsir dalam tafsirnya tentang Surat Yasin, disebutkan nama Bulus yang disinyalir sebagai Paulus, orang yang mengaku mendapat Visi Yesus.

Ini tentu tak masuk akal karena Paulus adalah orang yang getol menyebarkan bahwa Yesus adalah anak Allah, satu dari yang Tiga.
Al Quran sendiri menyebutkan;
Annisa 171;

.…dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.”

Al Maaidah 73;

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa.”

KESIMPULAN
Jika menganggap bahwa;
– Sumber dari Wahyu bisa dipercaya,
– Informan dan jalur informasinya bisa diselidiki

Maka urutan Kitab yang bisa dipercaya adalah;
1. Al Quran (kompilasi oleh Otoritas Utsman. (9 Tahun pasca Nabi).
2. Kitab Abu Dawud (205 tahun pasca Nabi)
3. Kitab Sunan As Sughra, Shahih Bukhari dan Shahih Tirmizi selesai disusun (215 tahun pasca nabi).
4. Shahih Muslim (242 tahun pasca Nabi).
5. Sunan Ibnu Majah selesai disusun (255 tahun pasca Nabi).

6. Injil Ebionit, Injil Ibrani (bahasa Aram), Injil Nasrani. (masa hidup yesus hingga 40 tahun pasca Yesus)
7. Surat-Surat Paulus* (20 tahun pasca Yesus)
(Tulisannya asli, walaupun materinya bukan dari jalur Yesus, tetapi dari VISI/ Ilusi/ Halusinasi)

8. Tabut Perjanjian (100 tahun pasca Musa)
9. Injil Markus dan Lukas, sumber anonim (35 tahun pasca Yesus)
10. Injil Mathius, penulis anonim (55 tahun pasca Yesus)
11. Injil Yohanes, penulis anonim (70 tahun pasca Yesus)
12. Mazmur (400 tahun pasca Daud)
13. Torah, ditulis di pengasingan Babylonia (600 tahun pasca Musa)

CMIIW
SELESAI

Oleh Genghis Khun

RUJUKAN
https://en.wikipedia.org/wiki/Dating_the_Bible
https://www.kaskus.co.id/thread/56fbb549507410d84f8b456c/timeline-sejarah-penulisan-alkitab/ http://www.sarapanpagi.org/tentang-nasrani-dan-rasul-paulus-vt687.html https://www.jewishvirtuallibrary.org/timeline-for-the-history-of-judaism
Ahmad Usman, isteri Naskah Laut Mati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *