" />

Seri Belajar FOREX = Niaga Modern ataukah JUDI?

Hilal_safar
Latar Belakang penulisan:
1. Masih banyak yang merancukan antara Jual Beli Wajar dengan JUDI, padahal diantara keduanya terdapat batas yang TEGAS. Batas tersebut ternyata ada pada perbedaan ALUR.
2. Bisnis FOREX ONLINE yang mulai menyebar luas, iming-iming yang membutakan akal sehat. Mekanisme Judi terselubung yang sangat mengkhawatirkan.
3. Informasi menyesatkan bahwa FOREX ONLINE seperti Jual beli pada umumnya, padahal diantara keduanya jauh berbeda.

Mari kita simak dongeng ini sambil berpikir jernih (sambil nyeruput wedang Jahe tentunya :) );

*update 13 Juli 2012*




*************************************************
Perhatian ! (update 11 Oktober 2010)
FOREX disebut juga foreign exchange market, FX atau currency market. (http://en.wikipedia.org/wiki/Foreign_exchange_market)

Dan FOREX yang dimaksud dalam artikel ini adalah FOREX ONLINE, yang mensyaratkan ada DUA aktifitas jual beli: Setelah Open HARUS Close. Gara-gara Open-Close dalam satu paket inilah prosesnya menjadi tidak wajar.
Fatwa MUI tentang Jual Beli mata uang, ada jenis transaksi yang diperbolehkan dan ada yang dilarang. Yang dihalalkan cuma Spot, sedangkan Transaksi Forward, Swap, Option termasuk yang dilarang (haram).
(http://mui.or.id/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=82&Itemid=90)

Jadi kalau ada yang bilang bahwa keseluruhan transaksi Forex itu diperbolehkan MUI, artinya telah berdusta atas nama MUI.
Nah, kemudian Forex Online termasuk jenis yang boleh atau yang dilarang?
inilah yang akan kita kupas :)
*************************************************

SLIPPAGE = “Dadu itu masih menggelinding..”

= Dongeng ini fiktif. Mohon maaf bila ada kesamaan nama =

Tokoh kita yang terbiasa memompa ban bocor, yaitu Dul Koplak, kali ini berencana berbisnis, agar bisa membeli pompa besar (walaupun bannya tetap bocor). Tapi apalah daya duitnya Cuma Rp. 200 ribu. Mau bisnis apa ya?
Hari itu Dul Koplak berencana menghadap Mbah Bondet, juragan hewan terkenal di kampung. Orang-orang mengira banyak duit, padahal mbah Bondet sebenarnya hanyalah seorang pekerja di sebuah perusahaan PT. GALAU, menjadi seorang Agen/ perantara.

Rumah Mbah Bondet selalu ramai dikunjungi oleh para blantik sapi, maupun pedagang asongan, sebut saja Ki Deden si dukun palsu. Mbah Thohar si tukang pijit. Warok SuroBambam, tukang pukulnya Mbah Bondet. Kang Bayu, penjual Bubur ayam sragen. Mbakyu Yessi yang jualan lontong sayur. Nyi Uut, Kondektur Bus (hah??!!, maaf Ut, inget kamu jadi inget Kondektur Bus Majenang-Porwokerto).

Ada Pak Dhe Cemul, yang selalu mondar-mandir membawa Notes berlogo KIOSEHAT. Ada juga Lik Bagus Herlambang si penjual Rokok yang selalu di hutangi oleh Ki Deden. Cak Agung Widiharto, loper koran, dan masih banyak lagi. Kebanyakan dari mereka sedang asyik masyuk mengamati (baca: melototi) perkembangan harga sapi di televisi, yang hari-hari terakhir ini cenderung naik turun. Bisa dibayangkan betapa melototnya mata mereka…

‘Para tetamu’ ini mendapat hiburan gratis gendhing-gendhing dari Sindhen merdu Nyai Alfi Afadiyanti dan Nyai Dian Miraza. Suasana bertambah riuh dengan datangnya rombongan PKL Taman Kanak-Kanak pimpinan Pak Guru Mawari Edy. Mereka sengaja diajak untuk mempelajari bisnis modern ala Mbah Bondet ini. Kedatangan mereka dikawal oleh Kapolsek yang sengaja didatangkan dari pulau Sabang, Iptu Abdul Mughni.
Tunggu dulu…Anak TK PKL?? demikianlah ide pak guru teladan kita.. :)

Lho dimana Genghis Khun?
Seperti biasa, makhluk berpakaian kumal ini menggelar tikar dipojok ruangan, duduk terkantuk kantuk, sambil menjaga mug plastik berisi recehan di depannya.

Dul Koplak segera mengutarakan niatnya pada Mbah Bondet. Mbah Bondet yang (konon) terkenal baik menyambutnya dengan tersenyum riang.

“Mau bisnis SAPI Dul?” Tanya mbah Bondet sambil mengepulkan cerutunya.
“Wah..modal saya ndak cukup Mbah” ujar Dul Koplak
“Duit ente berapa sekarang?” Mbah Bondet menyelidik sambil memicing-micingkan mata.
“ 200 ribu mbah. Pas dan kontan. “jawab Dul Koplak
“ Oke..itu gampang. Ane funya fenawaran menarik. Mari ikut ke kandang di felakang”ajak Mbah Bondet, beranjak sambil menyingsingkan sarungnya lebih tinggi.
Di halaman belakang yang luas tampak sapi-sapi berkeliaran, mengingatkan pada film-film Koboi yang dibintangi oleh aktor Genghis Khun (eh siapa ya?)

“ Dul, coba ente lihat safi-safiku. Ssst ini sebenarnya milik PT. Galau sih. Gemuk-gemuk dan sehat. Apa ente tidak tertarik berbisnis Safi?
“ Sebenarnya mau sih mbah, tapi modalnya nggak cukup…” Dul Koplak mengucapkan kalimat ini sambil memelas.

“Begini, harga 1 sapi sekarang khan 5 juta. Duit ente 200 ribu ane pegang, nah ente nanti boleh membeli sapi hanya dengan hanya 50 ribu/ ekor. Sapi tetap berada di tempat ane sampai terjual lagi. Nah, sisa uang ente yang masih 150 ribu digunakan untuk berjaga-jaga, siapa tahu harga sapi menurun drastis. Coba dipikir dulu, gimana tawaran ane?” Mbah Bondet menjelaskan panjang lebar.
“Ooh jadi Mbah Bondet minjemin saya 4,95 juta untuk beli 1 sapi nih… asyikkk” Dul Koplak kegirangan..
“Ralat! Ente membeli tapi HARUS dijual lagi..” Mbah Bondet segera memotong

Raut muka dul Koplak mulai berubah, sapi mau dijual atau dijadikan istri itu khan terserah dia..
“Dijual lagi kalo harga naik khan Mbah?”
“Ya bisa harga naik, bisa turun, terserah kamu, yang penting HARUS dijual lagi!”
“Harus dijual lagi dengan harga yang belum diketahui? Kok kayak Judi Mbah?” raut muka dul koplak keheranan

“Hohoho…jelas beda…ente ini kalau ngomong dipikir dulu. Jangan langsung mem-vonis! Jadi orang goblok mbok nyadar. Judi itu tebak tebakan doang. Kalau bisnis ini bisa di analisis. Bisa di ANALISIS! Ente ngerti gak?”
“ Oh..ngerti mbah. Jadi kalo ada Judi yang bisa di analisis itu namanya bukan Judi khan!?” Dul Koplak memang orang paling lugu di desa tersebut.
“Dul..dul..mana ada judi yang bisa di analisis?? judi itu murni tebak-tebakan! Tidak bisa dipertanggung jawabkan! “jelas mbah Bondet

“Lha itu, Judi waktu Pertandingan Sepak Bola, atau Pacuan Kuda, atau Balap Motor, atau Tinju. Itu semua khan bisa di analisis Mbah? Kondisi pemainnya, performance, trauma sebelumnya….”
“Argh! Ente mau bisnis apa mau ngajak debat ane!?? kalo suka ya diterusin, kalo gak suka ya sana pergi!” hardik mbah Bondet yang mulai meradang. “Mau ditulung kok malah menthung!” berikutnya sumpah serapah ala jawa timuran keluar.
“Maaf mbah, saya khan belum paham. Kalo memang bisnis ini BAROKAH mbok ya jangan lekas ‘esmosi’ (baca: emosi). Saya diterangkan dulu biar ngerti ” Dul Koplak mengacungkan korek apinya untuk menyalakan rokok Mbah Bondet yang mati.

“Jual beli sapi itu ya jelas Halal Dul. Halalan Thoyyiban. Malah bisa buat acara Idul Adha. Apa mau ane cariin dali-dalil? He Ente tau gak? Ane ini sudah faham mana Judi dan mana yang bukan Judi”, sambil menghembuskan asap rokok.”Jadi jangan mencoba berdebat ma ane…Palagi ente khan anak kemarin sore” .
“Hmm iya ya JUAL BELI SAPI itu khan HALAL” pikir Dul Koplak yang otaknya memang dangkal, tanpa protes bahwa yang dibahas seharusnya MEKANISME Jual Belinya. Bukan BARANG yang dijual belikan.

“Nah.. Setelah sapi dijual, nanti keuntungan bersihnya buat ente” Mbah Bondet melanjutkan
“Wah asik juga. Kalo sapinya laku Rp. 5,2 juta, artinya dengan modal 200 ribu saya sudah balik modal. Gitu Mbah? Asiik betul” Dul Koplak mulai ngiler. “Lha tapi kalo rugi?…”
“Itu khan resiko bisnis Dul ada untung ada rugi.. Oleh karena itu ente harus belajar meng-ANALISIS pasar” terang mbah Bondet. “Semakin pintar kamu meng-analisis pasar, semakin banyak untung yang akan diperoleh. Tapi kemudahan ini tentu ada syaratnya” Ujar Mbah Bondet yang matanya mulai memancarkan kelicikan.

“Syaratnya agak berat sih. Tapi ane berharap ente bisa memahaminya. Setelah ente beli 1 sapi dengan jaminan Rp. 50 ribu/ ekor, berarti sisa uang ente masih 150 ribu. Bila nanti harga 1 sapi dipasaran turun menjadi Rp. 4,85 jt/ ekor, maka sisa uang ente yang Rp.150 ribu tadi otomatis akan HILANG dan jadi milik ane. Sapi ane TARIK dan uang jaminan ente, yaitu Rp. 50 ribu ane kembalikan.

Mmmm…Kenapa bisa terjadi? Ya itu tadi, karena sisa duit ente yang difungsikan untuk jaga-jaga telah tergerus oleh harga sapi yang terus menurun.” pandangan mata Mbah Bondet menerawang sendu sambil menghembuskan asap rokoknya, melanjutkan;
“Itu resiko bisnis Dul, karena modal ente kecil. Kalau modal lebih besar, maka uang yang buat jaga-jaga lebih tahan terhadap fluktuasi..eh ente ngerti fluktuasi khan?? itu lho Bubur Ayam yang dijual Kang Bayu hahaha….” Mbah Bondet tertawa tergelak sambil terbatuk-batuk.

“Duh pusing…Kenapa tidak jual beli seperti biasanya Mbah? Sapinya saya pegang dulu, nanti kalo harga turun sapi jelas saya tahan dulu, tapi kalau harga naik baru saya jual?”
“Oh..itu model kuno Dul! KUNO..! Ini sistem modern.. Ente mau jadi orang kuno atau modern?
“Jadi orang modern donk! Oke mbah saya mulai ngerti…” Jawab Dul Koplak pura-pura mnegerti karena gengsinya mulai muncul.
“Nah ente nanti bisa membatasi nilai jual tertinggi dan terendah biar gak terlalu rugi gitu. Misalnya nilai jual tertinggi 5,1 juta/ ekor dan terendah Rp. 4,9 juta/ekor saja. Begitu…”, Saran Mbah Bondet. “Bisnis ini memang menantang Dul ? Seninya sangat tinggi bagi yang ngerti nilai seni”

Dul Koplak mengangguk angguk.. Mendengar kata ‘seni’ yang segera terbayang dibenaknya adalah Ki deden, yaitu dukun palsu yang mantan pengamen, yang suaranya sember seperti kaleng kerupuk dipukuli.
“Waduh…padahal hari-hari terakhir ini harga sapi fluktuatif banget Mbah. Apa tidak bisa diringankan?” pinta Dul Koplak.
“Itu sudah maksimal… Oiya ada satu syarat lagi….”
“Apalagi mbah?” Tanya Dul Koplak


“Setelah membeli sapi, ane sarankan ente segera menjualnya, sebab kalau tidak, akan ane kenai BUNGA harian/ ekor sapi. Hmm…tidak begitu besar sih, cuma – 2% untuk sapi gemuk dan + 2% untuk sapi kurus..“
“Lah?? Artinya saya diharuskan cepat-cepat menjual sapi nih? Dalam satu hari?” Dul Koplak melongo..
“Yah begitulah..aturan perusahaan, semua omongan ane itu mewakili PT. Galau. untung dikit-dikit aja yang penting kontinyu..tidak terkena bunga.

“Kalau ndak ada yang mau beli?”
“Hahaha…ente jangan khawatir. ane atau PT. Galau selalu bersedia membelinya. Nah, ente paham sekarang?? Mbah Bondet sekarang terbahak-bahak seperti telinganya digelitik dengan sesuatu
“Wah..mantap nih…Mbah Bondet memang pinter. ” Dul Koplak sekarang bisa ikut tertawa.
“Mari kita mulai Mbah”
Dua lembar uang seratus ribuan segera berpindah tangan.

Sayang bagi Dul Koplak, karena lupa membatasi nilai jual tertinggi dan terendah, setengah jam kemudian harga sapi mencapai 4,8 juta/ ekor, segera saja uangnya amblas.. Hilanglah angan-angannya..

Namun si Dul Koplak tetap saja BEBAL, dia lekas menyiapkan modal baru. Dul Koplak berdalih bahwa fluktuasi harga sapi adalah pengaruh pasar dan sebenarnya bisa diANALISA bila dipelajari. Dul Koplak dan pembeli lain percaya bahwa grafik harga sapi itu Online dan terhubung ke harga sapi internasional, tapi mereka terlalu lugu untuk tidak berburuk sangka, bahwa suatu ketika, harga yang tiba-tiba melonjak naik/ turun kadang juga diakibatkan oleh tangan usil Mbah Bondet !

Ki Deden, si dukun palsu, pensiunan pengamen, ternyata juga ikut bisnis ini dan modalnya lebih besar yaitu 500rb. Dia cuma membeli 1 sapi sehingga uang untuk jaga-jaga Rp. 450rb masih bisa bertahan.

berjalan kesana kemari sambil menepuk dada..
“Margin ane cukup untuk menahan fluktuasi lho bapak-bapk lan mbakyu…”

1 jam kemudian harga sapi melambung menjadi Rp. 5,5 juta. Ki Deden tertawa kegirangan, matanya mulai bersinar hijau. Laba 500rb mulai tampak di depan mata. Dia berlari menuju kamar mbah Bondet sambil berteriak-teriak;
“Saya jual…saya jual…Mbah”
Tiba di hadapan Mbah Bondet yang sedang santai…
“Lihat harga sekarang tuh…”ujar Mbah Bondet sambil jarinya menunjuk ke arah Televisi.

Hah?? Rp. 4,7 juta bagaimana mungkin??
“Itu namanya SLIPPAGE anakku.. sepertinya ada sedikit ‘kegoncangan di pasar’ sehingga fluktuasi tak terkendali…”
“Jadinya Rp. 4,7 juta. Karena bantuan ane Rp. 4,95 juta, maka ada selisih Rp. 250rb. Uang jaga-jaga ente (Rp. 450 rb) akan ane kurangi Rp. 250 rb..Nah, ini terimalah TOTAL uang ente saat ini Rp. 200 rb tambah Rp. 50 rb (yang buat jaminan 1 sapi). Lalu Sapi itu ane tarik lagi.” Suara Mbah Bondet lirih kebapakan berpura-pura iba..”Hmm… bisnis ini memang harus cepat anakku…”

==
Penjelasan Hitungannya sbb:
Modal awal Rp. 500 ribu
Harga 1 ekor sapi Rp. 5 juta
Bantuan Mbah Bondet Rp. 4,95 juta, tambah Rp. 50 ribu untuk 1 ekor sapi
Sisa modal untuk jaga-jaga Rp. 450 ribu.
Sapi terjual di Rp. 4,7 juta.
Sisa modal Rp. 450 ribu tergerus sejumlah Rp. 250 ribu.
==

Ki Deden melongo memandangi uangnya sekarang tinggal Rp. 250 rb.
“Kalau begitu BATAL dulu…saya tunggu harga naik lagi!” Ki Deden protes.
“Wah Ndak Bisa! ente menemui ane yang kedua, ente membuka pintu kamar ane, artinya transaksi jual SUDAH SAH. ente belajar analisis dulu biar pintar..” Mbah Bondet tersenyum. Tapi Ki Deden mulai bisa menangkap kelicikannya…

“Analisis Bullshit! pake analisis atau tidak toh tetep kena SLIPPAGE! kamu penipu Mbah!! “ Ki Deden mengumpat kesetanan. Baru kali itu dalam sepuluh tahun Ki Deden mengumpat.
“Lho? Makanya ente belajar analisis dulu. Jangan sampai ente melakukan transaksi pada waktu terjadi ‘kegoncangan di pasar’”, Mbah Bondet mencoba berkilah…

“Ah..bullshit… mending saya kembali jadi Dukun Palsu aja deh…”
Sejak hari itu Ki Deden tidak pernah nongol lagi di pelataran rumah mbah Bondet.
Ada yang menyebut minggat ke kota Sampit di kalimantan.
Ada yang bilang ngamen lagi.
Tapi kabar terakhir dari sumber terpercaya lebih valid menyebut bahwa orang ini masih tetap di pelataran rumah mbah Bondet, menggelar tikar di samping Genghis Khun, tapi dengan Mug yang lebih besar.

Sekian dulu dongengnya

Demikianlah seluk beluk bisnis FOREX ONLINE secara sederhana. Yang dimaksud di sini adalah FOREX ONLINE Modern/ Online. Bukan yang Tradisional atau yang kita kenal selama ini dengan Money Changer. Walaupun sama-sama penukaran antar mata uang asing namun mekanismenya jauh berbeda.

Pada prinsipnya; proses penukaran mata uang adalah BOLEH. Tetapi bagaimana mekanismenya?? ini yang perlu disorot.
FOREX ONLINE, Foreign Exchange, suatu niaga modern yang telah didesain sedemikian rupa yang membuat penulis geleng-geleng kepala. Belum usai mempelajari asal mula terbitnya uang kertas yang penuh intrik (Baca di: ), eh sekarang disuguhi mekanisme cara mencari untung dari SELISIH antar uang kertas. Entah apakah ada yang salah dengan dunia ini ataukah memang dunia penuh kebusukan?

FOREX ONLINE, bila ditinjau dari berbagai sisi sebenarnya semuanya meragukan, menuai pro kontra. Sisi-sisi tersebut adalah:
1.JENIS Barang yang diperjual belikan, cerita di atas adalah sapi, tetapi dalam FOREX ONLINE barangnya adalah mata uang. Apakah boleh menjual uang dengan uang? Tentu saja menuai Pro Kontra. Tetapi MUI telah berfatwa boleh asalkan… (bersyarat, baca baik-baik syaratnya)
2.KEBERADAAN Barang yang diperjual belikan= tidak nyata. Pro Kontra.
3.Tujuan Jual Beli, pergi ke luar negerikah atau hanya untung-untungan? Mohon jujur..
4.Judi 1, yaitu diharuskan menjual kembali sapi dengan harga yang belum diketahui.
5.Judi 2= Slippage, Yaitu order yang ‘meleset’ sejauh beberapa point dari titik yang kita order. Kesepakatan harga kok meleset. Kenapa bisa terjadi? Tanyakan pada Mbah Bondet yang punya sarung..

Kasus Ki Deden di atas, dalam jual beli wajar harga SAH adalah Rp. 5,5 juta, tetapi dalam FOREX ONLINE harga yang SAH adalah Rp. 4,7 juta karena ‘dadu itu masih menggelinding’. .
6.LEVERAGE, bantuan/ pinjaman uang 4,95 juta/ ekor agar dul Koplak mampu membeli sapi. Pro-Kontra terjadi karena pinjaman yang tidak nyata, uang hantu, pinjaman bersyarat, Dua akad dalam satu waktu.
Ustadz Zaharudin dari Malaysia sangat keras menyoroti sisi ini.
7.Rollover/ Swap/ Interest/ Bunga. Interest ini dikenakan harian berdasarkan jumlah lot –bila floating position—

Hingga tulisan ini ditulis, belum pernah ada yang membahas secara komprehensif semua sisi di atas. Umumnya yang dibahas adalah sisi pertama saja, yaitu JENIS barang yang diperjual belikan. Terlalu dangkal…
Mirip dengan ucapan mbah Bondet “Jual Beli sapi itu Halal. Halalan Thoyyiban”. Naif sekali..
Sebenarnya mudah saja, agar aman dan tidak meragukan ya hindari hal-hal di atas, diubah mekanismenya, misalnya kembali ke mekanisme jual beli tradisional, seperti Money Changer. Walaupun nantinya muncul pertanyaan; apa tujuannya?
Fatwa MUI dalam hal ini sebagai berikut:

“Ketentuan Umum
Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan).”
…dst

Seorang blogger terkenal (konon), priyadi.net (salam kenal pak!) bahkan menulis lebih sangar dan mengerikan, FOREX ONLINE adalah Zero sum game. Baca di:
priyadi.net
Bila ini benar, maka ada penambahan sisi lain lagi; PENIPUAN.
Beliau menulis:

“Secara sederhana, para pelaku jual beli FOREX ONLINE secara keseluruhan tidak rugi dan tidak untung. Untuk melakukan perdagangan FOREX ONLINE, seorang pemain menyetorkan modalnya. Dengan modal ini pemain tersebut mengincar setoran modal dari pemain lainnya untuk memperoleh keuntungan. Dan sebaliknya, seluruh pemain lain juga akan mengincar modal yang kita gunakan. Dengan kata lain, sesama pemain FOREX ONLINE adalah lawan. Keuntungan satu pemain murni adalah kerugian pemain lainnya, dan sebaliknya.”

Jadi, bila cerita DulKoplak itu mau dilanjutkan, maka grafik yang muncul di TV itu adalah hasil ‘kerajinan tangan” mbah Bondet sendiri, bukan Grafik GLOBAL! Padahal Dul Koplak dan Ki Deden yakin dan percaya bahwa itu adalah ‘harga pasaran’ !! Luar biasa..

Masihkah mbah Bondet ngotot dan bertahan dengan argumen “Jual beli Sapi itu boleh?” argumen Ini benar tapi inti permasalahan jadi kabur.
Semoga kita semua senantiasa dibimbing pada jalan-Nya yang lurus. Amiin.

Update Tambahan:
*************************************************
Fatwa MUI mengenai Forex (update 11 Oktober 2010)
Banyak pihak berdalih bahwa MUI telah memperbolehkan Forex. Apa benar?
Menurut Fatwa MUI; dari 4 jenis transaksi Forex hanya 1 (SATU) yang dibolehkan, yaitu Transaksi SPOT.
Ringkasan Isi fatwa sbb:


“Ketentuan Umum Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut:
a.Tidak untuk SPEKULASI (untung-untungan).
b…
c….
d.Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai.

Kedua : Jenis-jenis Transaksi Valuta Asing
1. Transaksi Spot…halal..(telah jelas)
2. Transaksi Forward, ….dst.. Hukumnya adalah haram, …dst…
3. Transaksi Swap, …dst..Hukumnya haram,….
4. Transaksi Option, ….Hukumnya haram, ….”

Baca selengkapnya di: http://mui.or.id/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=82&Itemid=90

Terlihat bahwa dari 4 jenis transaksi, HANYA 1 (SATU) yg dihalalkan yaitu spot.
Jadi kalau ada yang bilang bahwa (keseluruhan) transaksi Forex diperbolehkan itu artinya telah berdusta atas nama MUI. Hati-hati dan waspada rekans…

Mari kita kupas satu per satu:
-Tidak dimaksudkan UNTUK spekulasi (untung-untungan).
=> Kalimat “UNTUK” berarti mengacu pada tujuan yang akan dicapai, bukan diartikan sebagai “CARA” dalam mencapai tujuan tersebut. Karena kita tahu, cara bermain Forex bisa dengan asal tebak atau analisa rumit. Jadi bunyi lengkap kalimat tersebut sbb:
(Baik DENGAN CARA asal tebak maupun memakai analisa), tidak dimaksudkan UNTUK spekulasi (untung-untungan).

Dari hal ini saja kita langsung tahu bahwa dalam Forex online, hasil Open position tidak bisa dicairkan (withdraw) sampai Close lagi (kembali ke mata uang semula). Ini artinya hanya UNTUK spekulasi/ untung-untungan/ mencari nilai selisih. Adakah tujuan lain selain mencari nilai selisih?? tidak ada.

-Adanya kebutuhan untuk transakasi
=> Dalam Forex online tidak ada kebutuhan lain selain mencari selisih nilai antar mata uang. (spekulasi/ untung-untungan)

-Jika terjadi antara mata uang yang berbeda maka menggunakan nilai tukar yang berlaku saat itu dan dilakukan dengan tunai
=> Dalam Forex Online, Open position dibarengi dengan transaksi untuk Close tapi dengan nilai tukar belum diketahui. (nilai tukar berlaku masa yg akan datang)

Mengenai contoh Transaksi SPOT sbb:

“Menurut Madura (2000:58-66) kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta. Kemudian yang dimaksud pasar spot adalah pasar yang memfasilitasi transaksi-transaksi nilai tukar berjalan suatu valuta. Dimana komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan segera. Disebut juga actual market atau physical market.

Menurut Kuncoro (1996:106-107) transaksi spot terdiri dari transaksi valas yang biasanya selesai dalam maksimal dua hari kerja. Dalam pasar spot, dibedakan atas tiga jenis transaksi:

a) Cash, dimana pembayaran satu mata uang dan pengiriman mata uang lain diselesaikan dalam hari yang sama

b) Tom (kependekan dari tomorrow/besok), dimana pengiriman dilakukan pada hari berikutnya

c) Spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 48 jam setelah perjanjian.

Menurut Hamdi (2000:20) contoh transaksi spot yaitu pada tanggal 22 Desember 1996 seorang ayah membutuhkan US$ 10.000 untuk uang saku anaknya yang akan sekolah diluar negeri. maka seorang ayah tersebut dapat menghubungi bank-bank devisa atau money changer untuk dapat mengetahui dan membuat kesepakatan selling price pada tanggal tersebut.

Apabila telah tercapai kesepakatan selling price pada tanggal 22 Desember 1996 adalah US$1 = Rp 5.500 maka perhitungannya:
Jumlah Rupiah yang dibutuhkan = US$ yang dibutuhkan x selling price
= US$ 10.000 x Rp 5.5000
= Rp 55.000.000,-

maka untuk mendapatkan US$ 10.000 diperlukan Rp 55.000.000,- yang harus diserahkan paling lambat tanggal 24 Desember 2004 (2 x 24 jam atau t +2).”

(dikutip dari http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/pasar-valuta-asing-valas.html)

Forex Online, yang memiliki 2 ijab kabul:
Pada waktu Open tidak bisa dipungkiri memang SPOT karena nilai tukar jelas dan terfiksasi, tidak mungkin tjd SLIPPAGE. Namun sayangnya disertai kesepakatan untuk Close yang jelas bukan spot, karena ijab kabul dilakukan lebih dulu untuk nilai tukar yang belum jelas.
Fakta paling menyolok adalah [ada waktu Open tidak mungkin terjadi slippage, namun waktu close BISA Terjadi! dan transaksi tidak bisa batal.
Jadi Forex Online, terbukti bukanlah jenis transaksi SPOT.

Dengan demikian, syarat dan ketentuan halalnya Forex Online tidak terpenuhi. Wallahu a’lam.
*************************************************

Genghis Khun

Http://genghiskhun.com

Rujukan:
1. http://www.gainscope.com
2. http://priyadi.net/archives/2006/07/15/masih-tentang-maxgain-dan-penipuan-forex-lainnya/
3. www.belajarFOREX ONLINE.com
4. www.marketiva.com
5. http://www.zaharuddin.net/index.php?option=com_content&task=view&id=649&Itemid=72
6. http://mui.or.id/mui_in/product_2/fatwa.php?id=36&pg=2




You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.You can leave a response, or trackback from your own site.
33 Responses
  1. Wah, sip,ilustarasinya. Jadi lebih jelas ke saya, bagaimana sebenarnya perdagangan Forex itu. Hampir-hampir tergiur setelah dapat email dari http://gapprofit.com. Untunglah saya terbiasa mencaricari hukumnya dulu. Akhirnya dari Mbah Google nyasar ke sini.

    Salamun ‘alaik, G.K.

    ================================================
    Genghis Khun:
    Semoga bermanfaat

  2. FxOpen says:

    Syukurlah, ternyata lustrasi yang di sampaikan sangat mengena.

    Terrima kasih Pak sangat sangat menyadarkan, karena saya sebenarnya sudah masuk dan menjalani yang katanya bisnis ini dengan keuntungan yang sangat besar. semoga Allah mengampuni dan meluruskan kesalahan saya selama ini.

    Wassalam.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Amiin

  3. BeBEN says:

    ada beberapa hal yang ingin saya komentari. tapi 1 saja dulu dech.
    masalah forex yang kalo beli harus jual lagi.. sebenarnya mirip2 juga ya ma penjual sapi.. sekarang kalo dipikir pedagang sapi, atau pedagang laptop seperti contoh saya sebelumnya, untuk apa beli banyak kalo tidak untuk dijual lagi. sudah pasti niatnya untuk mencari untung. gak mungkin beli laptop 20, semua untuk dipakai, atau dibarter dengan sapi tadi. jadi ya dalam perdagang ada yang namanya beli kemudian pasti akan dijual. kadang kita suka mendengar ada yg jual rugi, atau yg penting balik modal karena teknologi yang sudah ketinggalan jadi harganya berangsur turun. atau peminatnya berkurang jadi harga barang tersebut turun. sama seperti mata uang, semakin sedikit yang berminat, nilai akan turun.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Trims atas komentarnya.
    Jual beli forex (kalo beli harus jual lagi) tidak sama dengan penjual sapi, pedagang laptop atau lainnya, walaupun niatnya sama-sama mencari untung. Mekanisme Forex tidak wajar.
    Dalam Forex, kita menyepakati suatu harga yang belum jelas. Ini tidak wajar alias JUDI.
    Bedakan dengan Money Changer, harga disepakati dulu => lalu dilakukan transaksi.

  4. Agus Nizami says:

    Forex atau jual-beli mata uang asing / valas memang spekulasi. Tidak ada produk atau jasa yang bernilai tambah dihasilkan di sini.

    Yang ada justru kehancuran yang sering terjadi. Sebagai contoh Krisis Moneter 1998 tak lepas dari ulah spekulan valas George W Soros dgn Quantum Fundnya beserta pemain2 forex lainnya.

    Akibatnya mata uang negara2 Korsel, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia hancur. Rupiah turun dari Rp 2.400/1 US$ jadi Rp 16.700. Banyak perusahaan bangkrut dan ratusan juta orang termiskinkan akibat nilai uang yang mereka pegang turun.

    Harusnya uang jadi alat jual-beli. Bukan justru dijadikan barang jual-beli.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal pak Agus Nizami,
    Jual beli mata uang bisa bermanfaat bisa juga mudharat.
    MANFAAT diperoleh bila digunakan untuk ekspor impor atau pembelian suatu barang dengan kurs mata uang asing.
    MUDHARAT bila hanya digunakan untuk untung-untungan/ spekulasi.
    spekulasi itu belum tentu judi tetapi judi sudah pasti spekulasi.
    media yang digunakan biasanya adalah money changer.
    Mekanisme Forex berbeda.
    Jual beli mata uang asing dalam Forex itu “sekedar lewat”.
    sangat mencolok hanya untuk untung-untungan.
    Dalam artikel yang jadi masalah bukanlah untung-untungannya tersebut, tetapi mekanisme yang digunakan dalam Forex itu Judi atau bukan.
    Ternyata disimpulkan JUDI.
    Jadi dalam Forex ada dua mudharat: Untung-untungan dan JUDI.
    Mungkin ada pndapat lain? silahkan…
    Btw, trims atas komentarnya

  5. Joeliadi says:

    Saya bingung juga dengan tulisan anda ini, anda menulisnya dengan pengetahuan yang amat dangkal.
    1. Harga yang berlaku dalam Forex itu berlaku Global dan Grafik juga demikian. (Coba anda liat deh)
    2. Tidak ada harga yang melesat..(Coba anda belajar lagi deh)
    3. Masalah judi atau tidak itu tergantung orangnya. Kalau dia melakukan transaksi berdasarkan tebak-tebakan, mungkin bisa dibilang demikian. Nah..mungkin Penulis tidak tau, bahwa para trader melakukan analisis yang rumit untuk melakukan transaksi.
    4. Bola Kaki adalah Olah raga.. Tapi saya yakin anda pernah mendengar orang memmbuatnya menjadi judi.
    5. Anda menyatakan bahwa ada 2 transaksi dalam 1 perjanjian..(Berikan contohnya donk..)

    JUDI atau TIDAK >> KEMBALI KE ORANGNYA….

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal pak Joeliadi
    1. Grafik Forex ada yang grafik global dan ada juga yang tipuan. Silahkan baca di: http://priyadi.net/archives/2006/07/15/masih-tentang-maxgain-dan-penipuan-forex-lainnya/
    2. Dalam Forex ada istilah SLIPPAGE, yaitu harga yang meleset dari nilai yang diorder. silahkan baca di: http://www.gainscope.net/forexdasar/forexdasar.pdf atau di sini
    3 & 4. Dalam judi sepak bola, ada pejudi yang asal tebak dan ada juga pejudi yang melakukan analisis rumit mengenai performa masing-masing pemain, faktor2 yg berpengaruh sebelum bertanding dsb. mereka itu semua tetaplah BERJUDI. Artinya argumentasi anda tentang Judi sangat lemah, penentuan JUDI itu ‘tidak tergantung orangnya’.
    5. 2 transaksi dalam 1 perjanjian terdapat dalam mekanisme Forex; ketika anda OPEN position (nilai tukar jelas) anda juga setuju untuk CLOSE dengan nilai yg belum diketahui. Tapi di Money Changer anda cukup OPEN saja. TIDAK CLOSE pun boleh.
    Contoh lain, artikel di atas sudah jelas; Dul Koplak membeli sapi dengan syarat HARUS dijual lagi.
    Ada dua transaksi; beli dan jual.

    Bisa anda jelaskan maksud kalimat penutup anda??
    “JUDI/ TIDAK -> Kembali ke orangnya”.

    Btw, trims atas komentarnya

  6. Angga says:

    kalo bikin sistem jual/beli forex dengan satu jalur pembelian saja bakalan laku gak ya?
    tidak seperti sistem saat ini yang ada di iklan2.

    Sistem jual/beli forex yg saya inginkan:
    - kita memiliki banyak mata uang dalam satu akun,
    - tidak ada kewajiban menjual/membeli setelah terjadi transaksi.
    - setiap transaksi baik beli maupun jual jelas harganya.
    - tidak ada bunga dari setiap mata uang yang kita simpan.
    - dapat dicairkan ke berbagai macam mata uang (bermanfaat kalo ingin ke luar negeri :D)

    tapi sayangnya sy belum menemukan sistem online forex yg bisa dibilang identik dengan money changer ini. yg ada cuman sistem kamuflase.

    cmiiw, mohon koreksinya pak Genghis Khun :)

    =================================================
    Genghis Khun:
    1. Faktanya money Changer itu laku nggak ya?
    2. Broker Forex akan mikir2 kalo cuma money changer, karena konsumennya ntar gak bisa dikadalin :)

  7. Angga says:

    hmm, betul sekali. Saya sangat appreciate kepada teman – teman yang mau berpikir kritis.
    Namun anehnya masih banyak saudara kita yang terjebak karena iming2 untung yang besar.Karena orang pintar pastinya lebih tertuju pada money changer dibandingkan bermain (judi) forex.

  8. mishary says:

    Wah, terima kasih artikel dan ilustrasinya Pak, menambah pengetahuan saya ^^

  9. alfi says:

    nyai alfi afadiyanti pinter nyinden? wqqq.. makasih mas akun, i take that as a compliment…
    Salam kangen buat nyai indri :D

    =====================================
    Genghis Khun:
    Alfi kelewatan baca paragraf kedua ya?
    = Dongeng ini fiktif. Mohon maaf bila ada kesamaan nama =
    :P

    Insya Allah salam ke Nyonya akan disampaikan..

  10. dudi says:

    Salam..

    tadi saya sedang tidak sengaja berkunjung ke www.******.com dan disana dijelaskan tentang forex.. memang sulit juga membedakan antara forex dan judi.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal…
    Sulitnya dimana mungkin saya bisa membantu :)

  11. joe says:

    Mas khun…sy cm mau nanya..kok d blog anda ini ada iklan tentang forex??? Smoga anda mengerti maksud pertanyaan saya…

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal mr. Joe
    Iklan perjudian dan bahkan penipuan tidak cuma Forex.
    Blog ini telah diusahakan selektif mungkin dalam berkerja sama dengan penyedia iklan. Juga telah dipasang papan peringatan di bagian atas halaman blog…
    Smoga anda mengerti maksud penjelasan saya…

  12. Ridho says:

    Salam kenal, maaf saya agak telat comentnya hehehe… :D

    Saya ingin menambahkan yang saya ketahui. Saya harap pernyataan saya ini kritis, obyektif, dan fokus. Kita membahas hal-hal yang biasa diperdebatkan. Tolong dibaca pelan-pelan karena panjang hehehe…

    #### Judikah Forex Part 1 ####
    a. Forex itu tidak bisa dianalogikan kepada togel, BDSB, dll karna ada perbedaan
    Kesamaan = adanya pertukaran benda
    Perbedaan = barang yang ditukar adalah barang pengadu nasib (togel dll)
    Perbedaan di poin di atas yang menyebabkan togel dan BDSB haram karena letak judinya adalah ada barang pengadu nasib.

    b. Forex itu tidak bisa dianalogikan kepada taruhan pacuan kuda, tinju, sepak bola.
    Kesamaan = Forex dan taruhan ini bisa dilakukan analisis
    Perbedaan = Pada taruhan tidak ada pertukaran benda sebagai syarat jual beli.
    Letak judi taruhan adalah meskipun bisa di analisis, tetap terakhirnya adalah adu nasib karena harus menuruti kesepakatan taruhan.

    #### Judikah Forex Part 2 ####
    Lanjutan dari Part 1
    Togel dan taruhan itu jelas haram karena adanya adu nasib. Di forex sendiri menurut saya tidak judi. Karena prinsipnya sama seperti investasi emas. Menurut bung Khun, investasi emas dan tanah itu judi ga? Kalau jawabannya ‘spekulasi’, saya setuju. Arti spekulasi itu ada 2:
    a Spekulasi = memprediksi pergerakan masa depan dengan informasi dan fakta.
    Ini digunakan untuk investasi emas dan tanah. Ini tidak diperdebatkan halal-haram.
    b Spekulasi = untung-untungan
    Ini yang dimaksudkan di Fatwa MUI. Kita tidak boleh trading forex tanpa analisis. Kenapa? Untung-untungan ini yang mengarah kepada judi yaitu mengadu nasib.
    Kalau analisis kita menyimpulkan bahwa kemungkinan besar harga akan naik dan turun, maka ini sama yang kita lakukan di investasi emas-tanah. Tapi jika analisis kita tidak memberi kesimpulan, kita tak boleh bertrading karena mengarah ke untung-untungan.
    “Meskipun prediksi kita cukup tepat, tetap bisa rugi. Judi donk”.
    Definisi judi:
    - Kamus: Kegiatan pertaruhan untuk memperoleh keuntungan dari hasil suatu pertandingan, permainan atau kejadian yang hasilnya tidak dapat diduga sebelumnya.
    - Matematika: Hasil prediksi bahwa kemungkinannya 50:50. Jika Hasilnya 80:20, bukan judi.
    Sedangkan dalam permainan kartu, judinya adalah karena adanya sesuatu yang kita taruhkan di permainan. Bukan di kemampuan kita memprediksi kartu.

    #### Judikah Forex Part 3 ####
    Lanjutan dari Part 2
    Dari part 2 saya menyimpulkan bahwa kita tidak boleh trading jika analisis kita tidak memberi kesimpulan, karena jadi ‘untung-untungan’ yg mengarah ke adu nasib (judi)
    Forex dikatakan ‘High risk high return’, karena cara analisisnya ribet. Maka dari itu kita harus belajar dulu sebelum trading beneran supaya analisis kita mahir.
    “Kalau ga ngerti analisis forex jadinya judi”. Ya karena jadi spekulasi (= untung-untungan) sesuai fatwa MUI. Di samping itu juga pendapat saya “Kalau ga ngerti analisis forex sama aja bodoh, ga ngerti forex ko mau trading?”
    Hal ini didasari hadist bahwa kita harus mengerti total ilmu trading sebelum kita terjun di dalam jual beli tersebut.
    Karena Forex itu ‘High risk’. Maka kita harus belajar yang lama agar trading kita bukan untung-untungan.

    ###Open dan Close nyambung####
    Saya setuju jika dibilang ‘transaksi tak wajar’. Tapi saya tidak setuju dibilang ‘transaksi judi’. Karena definisi judi itu di poin pertama yaitu adu nasib.
    Tapi memang ini kelemahan di forex, Kalau ada yang terpisah, saya seneng banget.

    ##Sangat fluktuatif##
    Ini alasan ‘High risk high return’. Maka dari itu keterbatasan manusia menyebabkan adanya ‘slippage’. Bagi saya itu keterbatasan dan resiko yang harus diterima trader forex. Lagi pula Saat ingin open/close terkadang ditanya apa masih mau open/close bila terjadi perubahan.
    Forex sekarang bukannya sudah transaksi spot ya, coba cari sumber bacaan lain (saya juga kurang sumber u/ kasus ini)

    ## Yang dijual adalah Uang ##
    Bagi saya ini juga cukup penting diperhatikan. Uang sebenarnya tidak baik untuk diperjualbelikan. Maka dari itu saya memilih trading emas atau komoditi.

    ## Adanya bunga atau potongan##
    - Biaya swap/menginap
    - Bunga harian/bulanan/tahunan
    - Potongan deposit/withdraw
    dll…
    Bukan mau promosi, tapi salah satunya ‘roboforex.com’ adalah broker yang
    - tanpa biaya swap
    - Bukan bunga, tapi bagi hasil. Nilainya tidak fix
    - Deposit lewat LR tidak ada potongan termasuk potongan trf LR sendiri
    - Withdraw Lewat LR tidak ada potongan termasuk potongan trf LR sendiri

    Dengan begitu ada broker2 yang meminimalisasi kekurangan di forex yaitu potongan dan bunga.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal juga pak Ridho Muhtadi :)
    Trims atas komentarnya

    #### Judikah Forex Part 1 ####
    Bagian a dan b sebenarnya kontradiksi;
    a. “Judi = barang yang ditukar adalah barang pengadu nasib (togel dll)”
    b. “tidak ada pertukaran benda sebagai syarat jual beli”.??

    => Judi DADU tradisional; “barang yang ditukar/ pengadu nasib” tsb TIDAK ADA. Anda cukup menjaminkan harta, biasanya uang.
    Pada taruhan sepak bola ada cara:
    - Menjaminkan harta (tradisional)
    - Yg lebih modern memakai “barang yang ditukar”; bisa kupon/ nomer seri/ voucher.

    Dalam Forex Online (Open-close nyambung), menjaminkan harta dengan cara open position, sesudah open TIDAK PERNAH ada pertukaran benda dan TIDAK PERNAH bisa dicairkan. Yang dipentingkan bagi pemain Forex adalah selisih nilai, BUKAN mata uang itu sendiri, dan terakhirnya adalah adu nasib karena harus menuruti kesepakatan mekanisme yg tidak wajar tsb.
    Begitupun kalau yg anda soroti adalah syarat jual beli, maka sebenarnya;
    - Open tidak memenuhi syarat jual beli (tidak ada pertukaran benda),
    - Kesepakatan utk melakukan Close juga tidak memenuhi syarat jual beli (tidak disebutkan kejelasan nilai Close saat transaksi).

    Tampak bahwa judi tidak bisa dinilai dari ada/ tidaknya “barang yg ditukar/ pengadu nasib” pak. Silahkan dikoreksi…

    #### Judikah Forex Part 2 ####
    Saya kurang sepakat pak :)
    Definisi judi tsb sumber darimana ya?:
    “- Kamus: Kegiatan pertaruhan untuk memperoleh keuntungan dari hasil suatu pertandingan, permainan atau kejadian yang hasilnya tidak dapat diduga sebelumnya.”
    => Pertandingan sepak bola bila dianalisis seksama hasilnya bs diduga pak, demikian juga forex jg bs diduga kecuali terjadi “kegoncangan pasar”. Lalu menurut definisi anda tsb, kalau taruhan bs dianalisis bukan lagi judikah???

    “- Matematika: Hasil prediksi bahwa kemungkinannya 50:50. Jika Hasilnya 80:20, bukan judi.”
    => Taruhan sepak bola, setelah dianalisis kemungkinannya 80:20. bukan judikah???

    Tentang fatwa MUI:
    “Ketentuan Umum Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut:
    a.Tidak untuk SPEKULASI (untung-untungan).”

    Kalimat “UNTUK” berarti mengacu pada tujuan yang akan dicapai, bukan diartikan sebagai “CARA” dalam mencapai tujuan tersebut. Karena kita tahu, cara bermain Forex bisa dengan asal tebak atau analisa rumit. Jadi bunyi lengkap kalimat tersebut sbb:
    (Baik DENGAN CARA asal tebak maupun memakai analisa), tidak dimaksudkan UNTUK spekulasi (untung-untungan).

    Forex online; hasil Open position tidak bisa dicairkan (withdraw) sampai Close lagi (kembali ke mata uang semula). Ini artinya hanya UNTUK spekulasi/ untung-untungan/ mencari nilai selisih. Adakah tujuan lain selain mencari nilai selisih?? tidak ada.

    Jangan dilupakan juga bunyi fatwa yang lain:
    “d.Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai.”
    => Dalam Forex Online, Open position dibarengi dengan transaksi untuk Close tapi dengan nilai tukar belum diketahui. (nilai tukar berlaku masa yg akan datang)

    “Kedua : Jenis-jenis Transaksi Valuta Asing
    1. Transaksi Spot…halal..(telah jelas)
    2. Transaksi Forward, ….dst.. Hukumnya adalah haram, …dst…
    3. Transaksi Swap, …dst..Hukumnya haram,….
    4. Transaksi Option, ….Hukumnya haram, ….””

    => Forex Online jelas tidak memenuhi syarat Spot yg dihalalkan oleh MUI.

    Baca selengkapnya di: http://mui.or.id/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=82&Itemid=90

    Dengan demikian kesimpulannya mudah saja:
    1. Transaksi spot yg halal (misal Money Changer), menjadi dilarang bila UNTUK spekulasi.
    2. Transaksi selain SPOT yang dilarang, semakin dilarang lagi bila untuk spekulasi.

    Nah, forex Online memenuhi sisi no.2 tsb. Mohon dikoreksi….

    #### Judikah Forex Part 3 ####
    Mempelajari analisis pergerakan mata uang sangat.. sangat saya anjurkan, tapi jangan diperjudikan.
    Kita boleh saja trading (baik dgn analisa maupun TANPA ANALISA), asalkan melalui JENIS transaksi SPOT dan tidak UNTUK untung-untungan.
    KAlau melalui jenis transaksi selain SPOt, dari awalnya sdh dilarang, maka baik dengan/ TANPA ANALISA, ya tetap dilarang.
    Terlihat bahwa judi ternyata bukan dilihat dari ada tidaknya analisa, tapi dari jenis transaksi pak. Jawaban Ini konsisten dengan part 2 di atas.
    Kalau anda tetap bersikukuh bahwa judi dilihat dari ada tidaknya analisa, ini jelas bertentangan dengan fatwa MUI.
    Anda jg akan kesulitan menjelaskan; bagaimana hukum transaksi non-spot bila dilakukan dengan analisa sangat cermat?

    ###Open dan Close nyambung####
    “Kalau ada yang terpisah, saya seneng banget.”
    => Anda nggak tahu Money Changer atau pura-pura nggak tahu??

    ##Sangat fluktuatif##
    ‘slippage’
    => Syarat sahnya jual-beli adalah kejelasan harga. Kalau harga tiba-tiba berubah sepihak tidak memenuhi syarat jual beli (Lihat lagi part 1 di atas). Transaksi seharusnya boleh batal. Tapi dalam Forex online tidak bs batal :)

    “Forex sekarang bukannya sudah transaksi spot ya, coba cari sumber bacaan lain (saya juga kurang sumber u/ kasus ini)”
    => Jawaban ini menunjukkan bahwa anda itu paham bahwa Forex Online itu NON-SPOT yg diharamkan oleh MUI.. :D

    ## Yang dijual adalah Uang ##
    Trading emas, komoditi sepakat pak, yang penting ya itu tadi, jangan diperjudikan. Pilih yang SPOT.
    Waspada juga, sekarang sdh muncul arena memperjudikan emas dengan nama “TRADING EMAS ONLINE”. Cirinya mekanisme mirip forex online, open-close nyambung.

    ## Adanya bunga atau potongan##
    Biaya swap, bagi hasil, potongan tidak dibahas di fatwa MUI ttg Forex. Fatwa hanya membahas JENIS transaksi.
    Jadi kalo ada modifikasi biaya swap, bagi hasil dan potongan lalu diklaim islami, itu jelas penipuan publik.
    Trims

  13. Ridho says:

    Tambahan, mungkin maksudnya
    1. Jual beli wajar
    2. Jual beli spekulasi
    Tapi spekulasi di sini belum tentu judi

    =================================================
    Genghis Khun:
    Kurang sepakat pak, maksud saya:
    1. Tujuan untuk Spekulasi melalui Jual beli wajar (Money Changer)
    2. Tujuan untuk spekulasi melalui jual beli judi (Forex Online)

  14. Ridho says:

    Trima kasih atas masukannya….
    Saya juga butuh wawasan tambahan, senang bisa berdiskusi. Kebetulan saya netral di Forex ini dan baru trading boongan di komoditi emas bukan forex…

    Mari kita fokuskan lagi
    1. Arti Judi
    Oke kita sepakat arti judi
    a. Menurut Pak khun (sy juga setuju) = menjaminkan suatu barang untuk diadu nasibkan.
    b. kamus = Kegiatan pertaruhan untuk memperoleh keuntungan dari hasil suatu pertandingan, permainan atau kejadian yang hasilnya tidak dapat diduga sebelumnya.
    Ini saya dapat dari kamus rumah
    c. Definisi judi menurut MTK abaikan saja, krn dari perkataan pemain pasar modal
    Tapi di masalah definisi ga ada selisih kan :D
    d. Definisi judi versi saya yg lebih spesifik(tambahan)
    - Bukan judi
    contoh pada jual beli barang2 sprt emas, tanah, cabe, dsb.
    Prosesnya biasanya: Kita lihat harga –> Transaksi
    Nilai/Harga: selalu berubah, kita bisa melihat proses prubahan harga.
    Ini jelas bukan judi, keseharian jual beli kita. Kalau rugi bukan karna kalah judi, tapi hanya salah itung dll.

    - Judi
    Proses biasanya: Transaksi –> Lihat Harga
    Nilai/Harga: Kita tidak bisa melihat proses perubahan nilai dan kita ditentukan dengan hasil akhir. Nilai ini suatu saat akan berhenti, tak brubah lagi.

    Yang jadi masalah forex itu kita bisa jelas proses perubahan harganya, meski relatif cepat. Anggaplah forex diganti emas online yg cara transaksi sama. Kalau kita buy dgn lot kecil (pasang lot besar = maruk) lalu harga turun. Kita bisa menunggu sampai harga sesuai kemauan kita.

    2. Judikah Forex Part 1
    a. “Judi = barang yang ditukar adalah barang pengadu nasib (togel dll)”.
    Bukan itu maksud pernyataan saya. Dalam kasus (a), ada proses jual beli benda pengadu nasib yang tujuannya jadi maksiat. Jadi jual belinya tidak sah melainkan jadi proses judi di kasus (b).
    b. Maksud saya di taruhan bola / sepak bola, tidak ada pertukaran barang (bukan jual beli) melainkan hanya kesepakatan taruhan yaitu jaminan. Tapi di forex ada pertukaran barang, meski nanti kembali lagi semula dalam waktu tertentu.

    3. Ambigunya kalimat2 FATWA MUI ttg forex:
    a. Tidak untuk SPEKULASI (untung-untungan).
    Saya menangkapnya begini.
    Maksud MUI itu arti spekulasi disini = untung-untungan.
    Jadi boleh donk kita delete kata ini.
    “Tidak untuk untung-untungan”
    bukan
    “Tidak untuk mencari keuntungan”
    Sedangkan arti untung-untungan itu mendapatkan untung secara spontan tanpa dengan perhitungan, setuju kan?
    Jadi boleh donk mencari untung dengan perhitungan, jadi ga untung-untungan, jadi ga judi (krn ga untung-untungan).
    Kebanyakan trader pasti menangkapnya seperti itu
    Bagaimana pendapatnya?
    b. Harus transaksi spot.
    Tolong jelaskan donk bung forex itu masuknya yang mana? Tolong kasi contoh analogi dengan detail ya.

    3. Open dan close nyambung
    Di forex anehnya saat blum di close, keuntungan dan kerugian itu sudah diperhitungkan. Dan kalau rugi = modal, bisa MC.
    Ini emang aneh untuk saya. Apa ada ahli ekonomi yang bisa membantu?
    Tapi MC bisa diabaikan kalau trading emas posisi buy dgn mengambil lot kecil. Gak bakal MC, karena emas cenderung naik kan. Dgn begitu open dan close jadi ga nyambung lagi krn gak ada masalah MC. Bukan sebenarnya MC yang menyebabkan kita merasa open dan close jadi nyambung?

    4. Slippage
    Kalau kita pasang open dgn buy/sell limit dan close dgn TP/SL, masi bisa slippage ga? Pengamatan saya gak…

    =================================================
    Genghis Khun:
    Alhamdulillah saya bisa memahami maksud anda, semoga anda jg bs memahami maksud saya…
    Perbedaan pendapat sangat saya hargai terlebih bila sanggup mempertahankannya..

    1. Arti Judi
    Sepakat bahwa:
    - Bukan judi: Prosesnya biasanya: Kita lihat harga –> Transaksi
    - Judi: Proses biasanya: Transaksi –> Lihat Harga

    Lalu apakah karena dlm Forex “kita bisa jelas proses perubahan harganya” maka bukan judi?
    => Tidak sepakat pak :).
    Proses perubahan harga paling sederhana adalah skor pertandingan sepak bola.
    0-0
    1-0
    1-1
    1-2

    Pengamat bola/ forex: melihat proses tsb TANPA bertransaksi dng pihak lain dalam penentuan pemenang/ harga.
    Pejudi bola/ forex: Melihat proses sekaligus bertransaksi lebih dulu utk pemenang/ harga yg belum diketahui.

    Terlihat ada kesamaan antara pejudi Bola dengan pejudi Forex Online; sama-sama didahului oleh transaksi dengan pihak lain utk harga yg belum diketahui dan sama-sama bisa melihat “proses prubahan harga”.
    Transaksi utk Close sdh dilakukan bersamaan dg Open, padahal nilai belum diketahui. Akhirnya terjebak pada menang/ kalah (TIDAK BISA MENCAIRKAN HASIL OPEN).
    Prinsip sederhana ini akan berlaku untuk semua kasus; trading emas online, trading tanah/ sembako online dll (kalau nanti muncul)

    Sedangkan jual beli wajar di Money Changer: bisa melihat proses tapi TANPA bertransaksi dng pihak lain. Transaksi akan dilakukan sesudah harganya disepakati.

    2. Judikah Forex Part 1
    a. Dengan Memborong Tiket KA, pesawat,bioskop bs disebut “barang pengadu nasib” bukan ya? Mohon diperjelas lagi
    b. Di forex ada pertukaran barang?? Tidak ada pak. Sampai kiamat hasil open tidak pernah withdraw.

    3. Ambigunya kalimat2 FATWA MUI ttg forex:
    Saya sangat menghargai perbedaan pendapat :)
    a. Tidak untuk SPEKULASI (untung-untungan).
    “Tidak UNTUK untung-untungan”= “Tidak UNTUK mencari keuntungan”
    Tentu berbeda dengan;
    “Tidak DENGAN untung-untungan”

    Jadi Kalimat anda seharusnya;
    “arti untung-untungan itu mendapatkan untung, baik tanpa perhitungan maupun DENGAN perhitungan”

    Sedangkan untung-untungan tidak ada hubungannya dengan JUDI.
    JUDI-nya forex dilihat dari JENIS TRANSAKSInya (baca baris fatwa selanjutnya)

    Jadi kesimpulannya akan tetap konsisten:
    1. Transaksi spot yg halal (misal Money Changer), menjadi dilarang bila UNTUK spekulasi/ untung-untungan.
    2. Transaksi selain SPOT yang dilarang, tetap dilarang walaupun dengan analisa/ perhitungan.

    b. Harus transaksi spot.
    Mengenai contoh Transaksi SPOT sbb:
    “Menurut Madura (2000:58-66) kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta. Kemudian yang dimaksud pasar spot adalah pasar yang memfasilitasi transaksi-transaksi nilai tukar berjalan suatu valuta. Dimana komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan segera. Disebut juga actual market atau physical market.
    Menurut Kuncoro (1996:106-107) transaksi spot terdiri dari transaksi valas yang biasanya selesai dalam maksimal dua hari kerja. Dalam pasar spot, dibedakan atas tiga jenis transaksi:
    a) Cash, dimana pembayaran satu mata uang dan pengiriman mata uang lain diselesaikan dalam hari yang sama
    b) Tom (kependekan dari tomorrow/besok), dimana pengiriman dilakukan pada hari berikutnya
    c) Spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 48 jam setelah perjanjian.
    Menurut Hamdi (2000:20) contoh transaksi spot yaitu pada tanggal 22 Desember 1996 seorang ayah membutuhkan US$ 10.000 untuk uang saku anaknya yang akan sekolah diluar negeri. maka seorang ayah tersebut dapat menghubungi bank-bank devisa atau money changer untuk dapat mengetahui dan membuat kesepakatan selling price pada tanggal
    tersebut. Apabila telah tercapai kesepakatan selling price pada tanggal 22 Desember 1996 adalah US$1 = Rp 5.500 maka perhitungannya:
    Jumlah Rupiah yang dibutuhkan = US$ yang dibutuhkan x selling price
    = US$ 10.000 x Rp 5.5000
    = Rp 55.000.000,-
    maka untuk mendapatkan US$ 10.000 diperlukan Rp 55.000.000,- yang harus diserahkan paling lambat tanggal 24 Desember 2004 (2 x 24 jam atau t +2).”
    (dikutip dari http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/pasar-valuta-asing-valas.html)

    Forex Online, yang memiliki 2 ijab kabul:
    Pada waktu Open = SPOT karena nilai tukar jelas dan terfiksasi, tidak mungkin tjd SLIPPAGE. Namun sayangnya disertai kesepakatan untuk Close yang jelas bukan spot, karena ijab kabul dilakukan lebih dulu untuk nilai tukar yang belum jelas.
    Fakta paling menyolok adalah pada waktu Open tidak mungkin terjadi slippage, namun waktu close BISA Terjadi! dan transaksi tidak bisa batal.

    Dengan demikian, Forex Online, terbukti bukanlah jenis transaksi SPOT.

    3. Open dan close nyambung
    Saya bukan ahli ekonomi tapi Insya Allah bs membantu, yaitu dengan cara open-close terpisah.
    Ciri open-close nyambung adalah hasil open yg tidak bs withdraw dan floating position gak jelas (=> bukan dilihat dari ada tidaknya MC).
    Dengan adanya floating position dan keharusan untuk close, maka MC, swap, slippage, Loss menjadi momok.

    4. Slippage
    Sepakat bahwa strategi tsb tidak bisa slippage, tapi dengan memasang close pada dua nilai yg belum jelas (TP dan SL) menampakkan bahwa jual beli ini memang tidak wajar :)

    Semoga dimengerti…

  15. Ridho says:

    dapet dari http://www.sinarinvesta.com/si-istilah-istilah-dalam-trading-forex.html

    Forex
    adalah sebuah investasi yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari Foreign Exhange atau pertukaran mata uang asing. Jika pada transaksi di money changer atau bank untuk jual beli antara US Dollar dengan Rupiah, maka disebut transaksi Forex ‘Spot’ (jual beli terjadi ditempat – serah terima terjadi di tempat). Transaksi Forex yang non-Spot adalah transaksi jual beli kontrak mata uang, jadi tidak langsung serah terima barang, hanya kontraknya saja.

    Dari kata-kata trakir yang kontradiksi dgn fatwa MUI, kesimpulannya?

    =================================================
    Genghis Khun:
    Kalau kontradiksi antara web personal dengan fatwa MUI kumpulan Ulama, tentu saja saya pilih kumpulan ulama pak :)

  16. Ridho says:

    Kalau memang forex online itu jelas tidak spot. Mau bagaimanapun alasan kita ttg forex, berarti sekarang masih tergolong haram dikarenakan proses jual belinya. Sepakat? :)

    =================================================
    Genghis Khun:
    Sepakat :)

  17. Hari says:

    Salam kenal,

    Mohon penjelasannya tentang http://gold-profit4u.com/,
    apakah halal atau haram ?

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal pak Hari Surahmat
    Ada dua hal yg perlu disorot:
    - Mengenai Investasi, Hati-hati, waspadai Penipuan. jangan mudah terbujuk oleh iming-iming.
    - Mengenai Jual Beli Emas yang halal, silahkan baca artikel saya di:
    http://genghiskhun.com/trading-emas-online_cara-baru-memperjudikan-kurs-emas
    Trims

  18. darmikaoka says:

    biarlah si penjudi berkumpul sama bandarnya, hidung belang berkumpul sama si pelacur yang penting jelas yang mana yang baiknya kita harus ikuti artinya jelas siapa pelacur, siapa penjudi daripada terjadi kemunafikan! berkerudung disiang hari agar nggak ketahuan melacur di malam hari, berpakaian sopan dan berperilaku santun menyerupai nabi tapi melakukaan zinah terselubung (nikah tanpa ada surat resmi dari RT, RW setempat atau surat nikah dari kantor kependudukan), Jadi ngaku islam tapi membunuh mahluk lain yang dianggap najis (najis bukan berarti harus dibunuh atau tidak boleh dipelihara). Pilih mana? yang jelas atau munafik? yang jelas maka untuk menghindari dari perangkap setan itu mudah atau yang munafik yang sulit untuk menghindari perangkap setan.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Pilihannya sebenarnya sudah jelas pak: mengikuti perintah-Nya atau berbuat dosa. (Bukan malah milih berbuat dosa yg jelas atau tersembunyi).
    Btw, Semoga kita semua diberi petunjuk oleh-Nya pak. trims

  19. jojon says:

    Lho dimana Genghis Khun?
    Seperti biasa, makhluk berpakaian kumal ini menggelar tikar dipojok ruangan, duduk terkantuk kantuk, sambil menjaga mug plastik berisi recehan di depannya.

    Ki Deden tidak pernah nongol lagi di pelataran rumah mbah Bondet. Ada yang menyebut minggat ke kota Sampit di kalimantan. Ada yang bilang ngamen lagi. Tapi kabar terakhir dari sumber terpercaya lebih valid menyebut bahwa orang ini masih tetap di pelataran rumah mbah Bondet, menggelar tikar di samping Genghis Khun, tapi dengan Mug yang lebih besar.

    kasihan. ki deden ama si genghis khun…. udah kalah judi,, harta habis… sekarang harga diri juga habis…..
    hehehehe.. “peace”

    =================================================
    Genghis Khun:
    Ralat pak, yang berjudi hanyalah Ki Deden
    btw, trims atas komentarnya
    “peace” :)

  20. iskand says:

    Dalam bukunya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang berjudul MASAIL FIQHIYAH; Kapita Selecta Hukum Islam, diperoleh bahwa Forex (Perdagangan Valas) diperbolehkan dalam hukum islam. Perdagangan valuta asing timbul karena adanya perdagangan barang-barang kebutuhan/komoditi antar negara yang bersifat internasional. Perdagangan (Ekspor-Impor) ini tentu memerlukan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara mempunyai ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan diantara negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara.
    Perbandingan nilai mata uang antar negara terkumpul dalam suatu BURSA atau PASAR yang bersifat internasional dan terikat dalam suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Nilai mata uang suatu negara dengan negara lainnya ini berubah (berfluktuasi) setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran inilah yang menimbulkan transaksi mata uang. Yang secara nyata hanyalah tukar-menukar mata uang yang berbeda nilai.
    TRANSAKSI VALAS dalam HUKUM ISLAM
    1. Ada Ijab-Qobul: —> Ada perjanjian untuk memberi dan menerima
    • Penjual menyerahkan barang dan pembeli membayar tunai.
    • Ijab-Qobulnya dilakukan dengan lisan, tulisan dan utusan.
    • Pembeli dan penjual mempunyai wewenang penuh melaksanakan dan melakukan tindakan-tindakan hukum (dewasa dan berpikiran sehat)
    2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu:
    • Suci barangnya (bukan najis)
    • Dapat dimanfaatkan
    • Dapat diserahterimakan
    • Jelas barang dan harganya
    • Dijual (dibeli) oleh pemiliknya sendiri atau kuasanya atas izin pemiliknya
    • Barang sudah berada ditangannya jika barangnya diperoleh dengan imbalan. Perlu ditambahkan pendapat Muhammad Isa, bahwa jual beli saham itu diperbolehkan dalam agama.

    لاتشترواالسمكفیالماءفاءنهغرد
    “Jangan kamu membeli ikan dalam air, karena sesungguhnya jual beli yang demikian itu mengandung penipuan”. (Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Mas’ud)
    Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi diperbolehkan dengan syarat harus diterangkan sifat-sifatnya atau ciri-cirinya. Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Tetapi jika tidak sesuai maka pembeli mempunyai hak khiyar, artinya boleh meneruskan atau membatalkan jual belinya. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi riwayat Al Daraquthni dari Abu Hurairah:

    منسترئشيتالميرهفلهالخيارإذاراه
    Barang siapa yang membeli sesuatu yang ia tidak melihatnya, maka ia berhak khiyar jika ia telah melihatnya”.
    Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluarkan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual.
    Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam:

    المشقةتجلبالتيسر
    Kesulitan itu menarik kemudahan. Demikian juga jual beli barang-barang yang telah terbungkus/tertutup, seperti makanan kalengan, LPG, dan sebagainya, asalkam diberi label yang menerangkan isinya. Vide Sabiq, op. cit. hal. 135. Mengenai teks kaidah hukum Islam tersebut di atas, vide Al Suyuthi, Al Ashbah wa al Nadzair, Mesir, Mustafa Muhammad, 1936 hal. 55.
    JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM
    Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperi dolar Amerika, poundsterling Inggris, ringgit Malaysia dan sebagainya. Apabila antara negara terjadi perdagangan internasional maka tiap negara membutuhkan valuta asing untuk alat bayar luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa. Misalnya eksportir Indonesia akan memperoleh devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir Indonesia memerlukan devisa untuk mengimpor dari luar negeri.
    Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing. setiap negara berwenang penuh menetapkan kurs uangnya masing-masing (kurs adalah perbandingan nilai uangnya terhadap mata uang asing) misalnya 1 dolar Amerika = Rp. 12.000. Namun kurs uang atau perbandingan nilai tukar setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs uang dan transaksi jual beli valuta asing diselenggarakan di Bursa Valuta Asing (A. W. J. Tupanno, et. al. Ekonomi dan Koperasi, Jakarta, Depdikbud 1982, hal76-77)
    FATWA MUI TENTANG PERDAGANGAN VALAS
    Fatwa Dewan Syari’ah Nasional Majelis Ulama Indonesia no: 28/DSN-MUI/III/2002, tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf).
    MENIMBANG :
    a. Bahwa dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan, seringkali diperlukan transaksi jual-beli mata uang (al-sharf), baik antar mata uang sejenis maupun antar mata uang berlainan jenis.
    b. Bahwa dalam ‘urf tijari (tradisi perdagangan) transaksi jual beli mata uang dikenal beberapa bentuk transaksi yang status hukumnya dalam pandang ajaran Islam berbeda antara satu bentuk dengan bentuk lain.
    c. Bahwa agar kegiatan transaksi tersebut dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-Sharf untuk dijadikan pedoman.
    MENGINGAT :
    ” Firman Allah, QS. Al-Baqarah[2]:275: “…Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…”
    ” Hadis nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Sa’id al-Khudri:Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)’ (HR. al-baihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban).
    ” Hadis Nabi Riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi s.a.w bersabda: “(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.”.
    ” Hadis Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khattab, Nabi s.a.w bersabda: “(Jual-beli) emas dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai.”..
    ” Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa’id al-Khudri, Nabi s.a.w bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagaian atas sebagian yang lain; dan janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan yang tunai.
    ” Hadis Nabi riwayat Muslim dari Bara’ bin ‘Azib dan Zaid bin Arqam : Rasulullah saw melarang menjual perak dengan emas secara piutang (tidak tunai).
    ” Hadis Nabi riwayat Tirmidzi dari Amr bin Auf: “Perjanjian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali perjanjian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.”
    ” Ijma. Ulama sepakat (ijma’) bahwa akad al-sharf disyariatkan dengan syarat-syarat tertentu.
    MEMPERHATIKAN:
    1. Surat dari pimpinah Unit Usaha Syariah Bank BNI no. UUS/2/878
    2. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syari’ah Nasional pada Hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423H/ 28 Maret 2002.
    MEMUTUSKAN
    Dewan Syari’ah Nasional Menetapkan : FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF).
    Pertama : Ketentuan Umum
    Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut:
    a.Tidak untuk spekulasi (untung-untungan).
    b.Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan).
    c.Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh).
    d.Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai.
    Kedua : Jenis-jenis transaksi Valuta Asing
    a.Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional.
    b.Transaksi FORWARD, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2×24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang digunakan adalah harga yang diperjanjikan (muwa’adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal hargapada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah).
    c.Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).
    d.Transaksi OPTION yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).
    Ketiga: Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diubah dandisempurnakan sebagaimana mestinya.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal mr. Iskand
    Tenang kawan..rileks..
    Hingga hari ini belum ada komentar yang diapus, tapi komentar anda sebenarnya sudah pantas dihapus karena sudah dibahas berkali-kali. Lihat di:
    http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa#comment-1072
    http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa#comment-3641
    http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa#comment-8237

    Kalo anda hanya copy paste mbok ya dicamtumin sumbernya.
    ==

    Artikel tsb sangat jelas. Point-pointnya sbb:
    A. “TRANSAKSI VALAS dalam HUKUM ISLAM

    2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu:
    • …
    •…
    • Dapat diserahterimakan
    • Jelas barang dan harganya…dst”

    => Dalam Forex Online;
    - sesudah open uang TIDAK DAPAT diserah terimakan dan TIDAK JELAS barangnya.
    - Transaksi jual-beli Close sudah dilakukan tetapi harga BELUM JELAS

    Artinya Forex Online tidak memenuhi rukun jual beli.
    Atau mungkin anda punya definisi lain mengenai “TIDAK JELAS barang dan harganya”?

    B. “JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM
    FAtwa MUI
    Kedua : Jenis-jenis transaksi Valuta Asing
    a.Transaksi SPOT, …Hukumnya adalah boleh.
    b.Transaksi FORWARD, ..Hukumnya adalah haram.
    c.Transaksi SWAP …Hukumnya haram.
    d.Transaksi OPTION …Hukumnya haram

    => Tentang Kriteria Spot Baca di: http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/pasar-valuta-asing-valas.html
    FOREX ONLINE; ternyata TIDAK MEMENUHI syarat spot yang dihalalkan.

    Silahkan ditanggapi. Trims

  21. iskand says:

    hahaahahha,,, komen ane di hapus,,, kenapa bang???? gak bisa jawab?????????? hhaaaahhhh?????

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal mr. Iskand
    Tenang kawan..rileks..
    Hingga hari ini belum ada komentar yang diapus, tapi komentar anda sebenarnya sudah pantas dihapus karena sudah dibahas berkali-kali. Lihat di:
    http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa#comment-1072
    http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa#comment-3641
    http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa#comment-8237

    Kalo anda hanya copy paste mbok ya dicamtumin sumbernya.
    ==

    Artikel tsb sangat jelas. Point-pointnya sbb:
    A. “TRANSAKSI VALAS dalam HUKUM ISLAM

    2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu:
    • …
    •…
    • Dapat diserahterimakan
    • Jelas barang dan harganya…dst”

    => Dalam Forex Online;
    - sesudah open uang TIDAK DAPAT diserah terimakan dan TIDAK JELAS barangnya.
    - Transaksi jual-beli Close sudah dilakukan tetapi harga BELUM JELAS

    Artinya Forex Online tidak memenuhi rukun jual beli.
    Atau mungkin anda punya definisi lain mengenai “TIDAK JELAS barang dan harganya”?

    B. “JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM
    FAtwa MUI
    Kedua : Jenis-jenis transaksi Valuta Asing
    a.Transaksi SPOT, …Hukumnya adalah boleh.
    b.Transaksi FORWARD, ..Hukumnya adalah haram.
    c.Transaksi SWAP …Hukumnya haram.
    d.Transaksi OPTION …Hukumnya haram

    => Tentang Kriteria Spot Baca di: http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/pasar-valuta-asing-valas.html
    FOREX ONLINE; ternyata TIDAK MEMENUHI syarat spot yang dihalalkan.

    Silahkan ditanggapi. Trims

  22. ali_bin_gung says:

    Ceritanya seru bang….
    Kalo ada sapi yg harganya 5juta boleh di beli hanya dg 50ribu saja dan boleh di bawa pulang tlg kabarin ane bang.mungkin ane mo beli 20ekor, lumayan buat lebaran haji…. Sukur lagi klo sapi metal yg harganya nyampe 10jutaan.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal pak Ali_Bin_gung
    disitulah letak kelicikan broker/ Provider Forex Online.
    Leverage-nya menggiurkan, 50ribu bs dapat sapi seharga 5 juta, tapi sapi gak boleh dibawa pulang dan harus dijual lagi. licik banget..

  23. teguh says:

    salam kenal mas khun…terima kasih saya ucapkan karena berkat tulisan mas saya bisa berhenti dari forex meski awalnya sangaaat sulit,,padahal saya dah pelajari udah setahun lebih dan sudah buka akun real segala…namun penjelasan mas tentang forex itu judi membuka fikiran saya dan belum terbantahkan..karena memang benar forex judi..

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal pak Teguh
    Semoga kita semua mendapat rizqi yg halal.. amiin

  24. kang hakim says:

    Assalamu alaikum,
    terima kasih pak khun, atas penjelasan yang logis dan gamblang tentang forex.

    Akhir2 ini ada teman yang mengiming-imingi forex. Sebagai manusia biasa saya tergiur untuk coba. Tapi setelah baca artikel ini, saya jadi mantap untuk tidak mencobanya. Karena bagaimana pun forex = judi.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Wa alaikum salam wr wb
    Salam kenal kang Hakim
    tepatnya;
    - forex Online paket Open-CLose= judi
    - forex spot= bukan judi
    Semoga kita semua mendapat rizqi yg halal amiin..

  25. Seorang Newbie says:

    Mohon maaf pak. Saya seorang newbie jujur saya sangat bingung dengan fatwa tentang Forex ini. Saya sendiri belajar dan memahami dasar forex ini. Mohon anda koreksi jika saya salah dan lainnya boleh menambahkan. Saya tidak ingin berdebat dan saya sendiri di sini adalah sudah bermain forex bahkan uang asli. Jadi saya ingin berbagi pandangan dengan anda.

    Saya mengutip keterangan anda juga sebagai contoh karena dari pihak saya trader ada beberapa kejanggalan. Saya harap anda menjawabnya dan mohon tidak dihapus. Saya ingin tahu detailnya saja tidak untuk berdebat.

    #———————–*******———————–#

    PENDAPAT ANDA
    Pada waktu Open tidak bisa dipungkiri memang SPOT karena nilai tukar jelas dan terfiksasi, tidak mungkin tjd SLIPPAGE. Namun sayangnya disertai kesepakatan untuk Close yang jelas bukan spot, karena ijab kabul dilakukan lebih dulu untuk nilai tukar yang belum jelas.

    #———————–*******———————–#

    SEANDAINYA/CONTOH

    Seandainya analisa yang dilakukan selalu tepat dan bukan perkiraan apakah masih HARAM ya pak? Karena pemikiran dan hitungan yang tepat PASTI bukan untung2an lagi pemahamannya. Tapi ilmu pasti. HAL INI JELAS MEMENUHI SYARAT TIDAK UNTUK UNTUNG-UNTUNGAN.

    Dengan ilmu pasti tersebut seandainya saya ingin pasang di angka 1.3000 dan dapat profit 1.3010 (10 point) TERPENUHI maka ini sudah JELAS NILAI TUKARNYA pak karena kita tahu akan berapa nilai tukar yang kita dapat jadi mungkin ijab kabul terpenuhi. Kita juga tidak akan menemui SLIPPAGE lagi karena dengan ilmu pasti tersebut PASTI kita akan memasang TP (Take Profit). HAL INI JELAS KITA TAHU NILAI TUKARNYA.

    Lain halnya dengan di atas. Jika memang analisa TEPAT. Kita juga pasti tahu tidak akan untung2an lagi. Walau harga sempat slippage atau menjauh dari perhitungan kita tapi tetap saja dia akan menyentuh harga yang kita perhitungkan dan berhenti di TP yang kita tentukan.

    Bagaimana Pandangan Bapak jiaka kasus begitu?

    Mohon maaf untuk kata yang saya gunakan huruf besar. Biar lebih jelas saja Pak. Mohon pendapatnya. Akan lebih mudah sharing pendapat dengan orang yang tidak sebidang. Karena jika saya di posisi trader pasti saya beranggapan semua yang saya lakukan pasti benar. Jadi saya harap bisa menemukan titik terang masalah ini. Saya tunggu balasan anda di sini juga. Saya bookmark halaman ini. Terima kasih.

    =================================================
    Genghis Khun:
    Salam kenal pak/ bu yg Seorang Newbie
    terima kasih atas komentarnya…
    Fatwa MUI (dan juga batilnya jual beli) bukan dilihat dari akurasi analisa yang tepat.
    Judi sepak bola/ tinju/ pacuan kuda juga dilakukan ANALISA YANG BISA JADI SELALU TEPAT.
    Fatwa MUI menegaskan bahwa transaksi forex yg halal hanyalah mekanisme Spot, selain spot itu haram.

    1. Ternyata Forex Online yg terdiri dari paket Open-Close tidak memenuhi syarat Spot. (Mengenai transaksi spot bs dibaca lagi di artikel di atas. Transaksi Spot berbeda makna dengan kurs Spot dan Pasar Spot)

    2. Salah satu yarat jual beli adalah adanya barang yang bisa diserahterimakan (serah terima tidak harus offline, bisa pula Online/ tak kasat mata, misalnya beli pulsa elektrik). Di Forex Online sesudah Open, hasil jual beli tidak pernah bisa diserahterimakan dan dimanfaatkan. Ini tidak memenuhi syarat jual beli.

    3. Salah satu syarat jual beli adalah adanya kejelasan harga, tidak mungkin jual beli disepakati pada nilai yang masih mengambang (TP atau SL).
    Di Forex Online, disepakati jual beli Close tapi harganya masih mengambang. Bolehkah batal jual? tidak bisa, jual beli close HARUS dilakukan karena sudah disepakati, tapi harganya belum jelas.
    Jadi ini juga tidak memenuhi syarat jual beli.

    Forex Online Insya Allah menjadi halal bila dilakukan secara SPOT dan open-close terpisah laiknya Money Changer. BUKAN PADA KETEPATAN ANALISIS. Silahkan anda hubungi broker untuk meminta transaksi Spot, lebih aman dan toh nilai selisih tidak berbeda :)
    Semoga penjelasan singkat ini bisa dimengerti.

  26. Seorang Newbie says:

    Terima kasih atas balasannya pak. Sangat memberi masukan berarti buat saya. Terima kasih sudah mengingatkan banyak orang atas ini semua. Saya yakin ada yang setuju dan tidak. Itu sudah menjadi suatu keputusan yang harus diambil. Saya segan terhadap anda karena iman anda. Berpegang teguh pada pendirian dan ajaran yang benar. Wallahu a’lam.

    Mungkin cara saya sedikit tidak masuk akal. Tapi setidaknya saya ingin mencoba masuk lebih dalam di dalam forex. Halal Haram memang tidak kembali ke masing-masing diri. Tapi lebih cenderung ke Allah semata. Tapi saya ingin mencobanya dahulu semoga saya diberi jalan terang atas ini semua saat saya mendalaminya. Semoga saya diberi hidayahnya. Aminnnn.

    Anda ada masukan buat saya atas keputusan saya Pak?

    Genghis Khun:
    Silahkan anda hubungi broker untuk meminta transaksi Spot, lebih aman dan toh nilai selisih tidak berbeda :)
    Kemudian bs dipublikasikan disini apa aja nanti jawaban2 broker? :)

  27. Seorang Newbie says:

    Maaf jika komentar saya banyak pak. Saya hanya ingin tahu juga tentang iklan seperti PPC Indonesia. Banyak di antara mereka yang mengiklankan produk atau penipuan. Saya lihat anda juga memasangnya di sidebar anda sebagai link alternatif cari uang. Apakah ini wajar saja ya Pak? Mohon maaf saya tidak sedang mencari kesalahan anda. Maka dari itu saya memberi komentar di slot berbeda. Jadi anda bisa menghapus komentar ini jika saya salah.

    Jika bayaran dari pengiklan atau publisher Indonesia dari PPC lokal adalah hasil pembayaran pemasang iklan yang beberapa di antara mereka mendapatkan hasilnya dari hasil menipu apakah ini juga halal pak? Terlebih Pak Genghiskhun juga memasangnya di sidebar. Apa ini tidak termasuk menjerumuskan orang lain ke dalam dosa? Mohon maaf ya Pak. Jujur saya tidak sedang mencari kesalahan anda. Tapi saya ingin berbagi saja. Mohon dikoreksi kalau saya salah. Karena terkadang saya sendiri merasa gak enak kalau memasang iklan PPC lokal dikarenakan iklan yang tidak seharusnya dipasang tersebut.

    Jika anda keberatan soal ini mohon dihapus saja komentar saya. Karena saya hanya ingin sharing bersama anda. Maka dari itu saya buat slot berbeda. Terima kasih.

    Genghis Khun:
    Publisher (baik media cetak/ elektronik/ lainnya) tidak bertanggung jawab atas konten iklan, entah itu penipuan/ bukan. Jadi bila suatu ketika anda tertipu oleh suatu iklan di surat kabar, anda tidak bs menyalahkan si Surat Kabar tsb.
    Pernah jg ada yg menanyakan; knp ada konten iklan Forex di blog ini?
    saya jawab: Forex, online/ offline, itu boleh asalkan SPOT.
    Tapi dengan terbatasnya kemampuan, saya tentu tidak mungkin setiap hari mendeteksi apakah Forex tsb spot/ bukan…
    terima kasih

  28. widha prabowo says:

    kalau trading saham gmana???? klo saham kan kita memiliki bukti kepemilikan terkait perusahaan yang kita pilih.terus pertumbuhan harga saham berdasarkan laba yang dihasilkan perusahaan.

    Genghis Khun:
    Salam kenal pak Widha Prabowo
    Mengenai saham sdh dibahas:

    “Forex, Index, Saham, Komoditas, cabe, komputer, tanah dll bila ALUR jual belinya tidak wajar menjadi Judi (haram).

    ALUR JUAL BELI WAJAR
    Kesepakatan Harga => transaksi
    Misal Reksa dana Syariah
    1. Nilai (saham) -> transaksi (pasang jual/beli)
    Tidak ada transaksi untuk tutup posisi

    2. Bila mau tutup posisi: Nilai -> Transaksi
    Bila tidak tutup posisi: Bagi hasil

    ALUR JUAL BELI TIDAK WAJAR/ JUDI
    Transaksi dulu => Harga menyusul kemudian
    Misal Forex Online atau Judi yg lain
    1. Nilai -> transaksi (pasang jual/beli)
    Transaksi untuk tutup posisi dengan nilai belum diketahui.
    2. Transaksi Tutup -> nilai -> kemungkinan SLIPPAGE -> nilai akhir

    “Ust Ahmad syarwat di website era Muslim menjelaskan tentang Money Changer:
    “…Bursa saham dan money changer. Kedua model akad ini secara mendasar adalah halal. Tetapi hukum itu berubah jika sudah mengarah pada maisir (gambling), yaitu motivasi jual beli saham untuk mencari selisih keuntungan, bukan penyertaan modal.”
    (Lihat lagi artikel saya di atas)

    Bagian penting fatwa MUI tentang Reksadana syari’ah:
    “II. ..Dan disana (maksudnya: reksadana) terdapat banyak maslahat, ..dst.. Namun …juga ada hal-hal yang bertentangan dengan Syariah, …dst..
    III. Kegiatan rekasadana …banyak mengandung unsur-unsur yang tidak sesuai dengan syariah Islam, … Untuk itu perlu dibentuk Reksadana Syariah, …dst…
    IV.B.2.d. Tidak adanya unsur penipuan (Gahrar) Karena nilai saham jelas…dst..
    V.1. …sepanjang tidak bertentangan dengan syariah. Diantara investasi tidak halal yang tidak boleh dilakukan adalah dalam bidang perjudian,..dst..
    VI. ..transaksi Reksadana Syariah tidak diperbolehkan melakukan tindakan spekulasi,

    Produk-produk …seperti Spot, Forward, Swap, Option …hendaknya menjadi bahan penelitian dan pengkajian dari Reksadana Syariah.”
    Trims”

    http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa#comment-2905
    http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa#comment-3099
    http://genghiskhun.com/perbedaan-alur-judi-dengan-jual-beli-biasa#comment-3519

  29. ani says:

    kl judi kok seluruh dunia ada regulasinya ya…berarti dalam tahap judi dong dunia….kl semua judi kasian yg hatinya sakit hati krna beda pandangan dan dak bisa berbuat apa2.atau bahkan yg pernah punya pngalaman pahit dgan trading../bangkrut krna hanya OP hitung kancing….yg anehnya MUI mengharamkan tp ada badan pengawas (bappeti) dindonesia…..

  30. SALAMPESSY says:

    KALAU SEMUA DIHARAMKAN TERUS ANDA NABUNG DI BANK GAK ATAU NYIMPAN UANG DI BAWAH KASUR KALAU SEMUA DI HARMKAN 50 % WARGA INDONESIA NYIMPAN UANG BANK DAN SEPERTI YANG ANDA BILANG PADA TAHUN 98 INDONESIA HANCUR KARENA FOREX TAHU DARI MANA.BOS SAYA NYIMPAN UANG DI BANK DIA DEPOSIT UANG BANK KAN JUGA DARI TRADING BERARTI KELUARGA SAYA MAKAN UANG HARAM.OTAK ANDA ITU TERLALU ISLAM DENGKEK ATAU ANDA ITU BAHKAN ORANG BERAGAMA LAIN YANG MANGAKU ISLAM

  31. Ahmad says:

    Assalamulaikum Wr.Wb.
    salam pak Genghis Khun, senang rasanya bisa membaca uraian artikel Anda. Isinya sangat menarik dan membuka wawasan banyak orang. Ada beberapa hal yang ingin saya diskusikan pada uraian yang pak Genghis Khun sampaikan, diantaranya :

    leverage
    Saya setuju dengan Anda bahwa dengan 50ribu bisa dapat sapi seharga 5 juta. namun ada yang ketinggalan bahwa leverage hanya fasilitas semata yang disediakan broker untuk meringankan nilai kontrak trader. itupun hanya digunakan bila ada transaksi. tidak ada keharusan untuk trader dalam pengambilan leverage tersebut, ada pilihan kok 1:1 bila trader mau.

    dikasih leverage kan fasilitas ya buat bantu kita disaat jual beli. seharusnya tidak masalah dong trader dibantu broker. saya rasa tidak ada kelicikan disini.

    1. Forex Online 2 ijab kabul
    ada yang masih kurang dalam tulisan Bapak yaitu :
    jualEURUSD = jual eur beli usd
    beliEURUSD = beli eur jual usd
    semua hadist nabi tidak melarang jual beli dalam produk yang berbeda.

    2. waktu Open Close
    open = waktu kita mulai transaksi
    close = waktu kita ingin selesai transaksi

    perlu diingat kita transaksi telah dihitung dalam 1 tick. seandainya kita ingin close disaat harga masih dalam 1 tick yang sama tidak ada yang larang. kalau bapak memandang tidak ada kejelasan di waktu close, saya rasa itu tidak benar karena harga sudah diketahui harga bid dan ask disetiap ticknya. seharusnya proses transaksi dilihat dari nilai ticknya ini.

    3. Fakta paling menyolok adalah pada waktu Open tidak mungkin terjadi slippage, namun waktu close BISA Terjadi! dan transaksi tidak bisa batal.

    Slippage terjadi karena proses order yang kita kirim kepada server terlambat. mungkin yang bapak maksud bukan itu. waktu open buy di pair EURUSD akan selalu menggunakan nilai ask dan closenya menggunakan nilai bid.

    4. Open dan close nyambung
    karena kita menggunakan 2 mata uang dalam transaksi seharusnya wajar dong ada open dan close. open karena kita membeli dan fasilitas close kita gunakan stop dari transaksi penjualan.

    5. memasang close pada dua nilai yg belum jelas (TP dan SL) menampakkan bahwa jual beli ini memang tidak wajar

    saya rasa ada kebohongan publik bahwa kita transaksi dilakukan setiap 1 tick. fungsi dari tp dan sl digunakan untuk membatasi trader dari proses transaksi yang terus berlanjut. di dunia nyata dan konvensional, kemampuan orang yang transaksi belum bisa menyamai kecepatan dan perulangan seperti yang bisa dilakukan oleh alat bantu komputer saat ini.

    6. Tidak untuk SPEKULASI (untung-untungan)
    MUI sudah kasih pedoman soal spekulasi. maksudnya tidak ngawur. kita menyeberang jalan juga spekulasi, apakah nanti ditabrak atau malah menabrak tetapi bukan dianggap judi. kalau bapak mengatakan transaksi forex online tidak untuk mencari keuntungan adalah tidak benar karena hadist telah memperbolehkan mengambil keuntungan dari jual beli emas dan perak.

    7. Salah satu syarat jual beli adalah adanya barang yang bisa diserahterimakan (serah terima tidak harus offline, bisa pula Online/ tak kasat mata, misalnya beli pulsa elektrik). Di Forex Online sesudah Open, hasil jual beli tidak pernah bisa diserahterimakan dan dimanfaatkan. Ini tidak memenuhi syarat jual beli.

    bohong. sesudah open kita bisa langsung menutupnya. karena masih kena biaya spread malah kita akan merugi. kita disebut jualan kurs, dan itu ada produk yang dijualbelikan. setiap 1 tick akan selalu terjadi akad jual beli didalamnya.

    8.Dalam Forex, kita menyepakati suatu harga yang belum jelas. Ini tidak wajar alias JUDI
    seperti yang kita ketahui dalam setiap pergerakan akan langsung diketahui nilai ask dan bidnya. tidak ada yang ditutup-tutupi. disetiap pergerakan pula ada akad disitu, karena terlalu cepat kemungkinan bapak menganggapnya malah jadi tidak wajar dan belum jelas.

    seperti pada jual beras kemarin, harga turun drastis karena pasokan melimpah. bulog akhirnya berspekulasi dengan menyimpan beras dan langsung membeli ke petani. ketika harga normal, pasokan digudang dikeluarkan. ini tidak judi. mungkin itu saja pak, kalau salah mohon dikoreksi.

    Wassalam..

    Genghis Khun:
    Wa alaikum salam wr wb

    leverage
    Betul. tidak ada masalah dg leverage. Kelicikannya adalah Leverage berapapun, duit ini tidak mungkin bisa dicairkan.
    Konsumen/ korban boleh saja mengelak tidak mau mencairkan dg alasan ini itu. Tapi status duit ini memang TIDAK BISA dicairkan.

    Perhatikan dialog di atas, kelicikan ada di bagian yang dicetak tebal;
    “Begini, harga 1 sapi sekarang khan 5 juta. Duit ente 200 ribu ane pegang, nah ente nanti boleh membeli sapi hanya dengan hanya 50 ribu/ ekor. Sapi tetap berada di tempat ane sampai terjual lagi. Nah, sisa uang ente yang masih 150 ribu digunakan untuk berjaga-jaga, siapa tahu harga sapi menurun drastis. Coba dipikir dulu, gimana tawaran ane?” Mbah Bondet menjelaskan panjang lebar.
    “Ooh jadi Mbah Bondet minjemin saya 4,95 juta untuk beli 1 sapi nih… asyikkk” Dul Koplak kegirangan..
    “Ralat! Ente membeli tapi HARUS dijual lagi..” Mbah Bondet segera memotong

    Jual beli yang wajar;
    Mbah Bondet menyerahkan uang hutang Rp. 4,95juta tersebut ke Dul Koplak. Pengembaliannya bisa secara cash atau dicicil.

    1. Forex Online 2 ijab kabul
    Sepakat bahwa semua hadist nabi tidak melarang jual beli dalam produk yang berbeda.
    Tapi Forex Online berbeda dg Money Changer
    Money Changer= satu kali transaksi dan satu kali pembelian
    Forex Online= HARUS dua transaksi sehingga transaksi pertama duit tidak bs dicairkan

    2. waktu Open Close
    Maaf, Tidak Sepakat. bahwa:
    open = waktu kita mulai transaksi
    close = waktu kita ingin selesai transaksi

    Yg benar, Open adalah Transaksi pertama dan terjadi jual beli.
    Close adalah transaksi ke-2, terjadi jual beli lagi, walaupun barang yg diperjual belikan adalah barang di transaksi pertama.

    3. Slippage terjadi karena proses order yang kita kirim kepada server terlambat.
    Anehnya, proses OPEN tidak pernah slippage walaupun order terlambat.

    4. Maaf, Tidak Sepakat bahwa

    Karena kita menggunakan 2 mata uang dalam transaksi seharusnya wajar dong ada open dan close. open karena kita membeli dan fasilitas close kita gunakan stop dari transaksi penjualan.

    => Lihat lagi poin 2. Open dan Close hanya istilah untuk melakukan dua transaksi dalam satu perjanjian.

    5. Maaf, Istilah “Proses transaksi yang terus berlanjut” tidak pernah saya kenal dalam dunia perdagangan.

    Fungsi dari tp dan sl digunakan untuk membatasi trader dari proses transaksi yang terus berlanjut.

    => Transaksi wajar hanya dilakukan dalam satu harga dan satu kesempatan. walaupun serah terimanya bisa menyusul.

    Jika kita membeli USD dengan tujuan TP (take profit), semisal di Money Changer. maka ketika kurs malah turun USD tidak akan kita jual lagi/ ditabungkan.

    Di Forex Online, konsumen DIPAKSA untuk menjual lagi, oleh karena itu dibuatkan batasan SL (Stop Loss) agar tidak terlalu rugi.

    6. Forex online hanya untuk mencari keuntungan tidak ada fungsi lainnya.
    => saya kutipkan lagi:
    “-Tidak dimaksudkan UNTUK spekulasi (untung-untungan).
    => Kalimat “UNTUK” berarti mengacu pada tujuan yang akan dicapai, bukan diartikan sebagai “CARA” dalam mencapai tujuan tersebut. Karena kita tahu, cara bermain Forex bisa dengan asal tebak atau analisa rumit. Jadi bunyi lengkap kalimat tersebut sbb:
    (Baik DENGAN CARA asal tebak maupun memakai analisa), tidak dimaksudkan UNTUK spekulasi (untung-untungan).

    Dari hal ini saja kita langsung tahu bahwa dalam Forex online, hasil Open position tidak bisa dicairkan (withdraw) sampai Close lagi (kembali ke mata uang semula). Ini artinya hanya UNTUK spekulasi/ untung-untungan/ mencari nilai selisih. Adakah tujuan lain selain mencari nilai selisih?? tidak ada.”

    7. Penjelasan tentang hal ini bisa dilihat lagi point 1 jawaban anda;
    jualEURUSD = jual eur beli usd (Open, transaksi 1)
    beliEURUSD = beli eur jual usd (Close, transaksi 2)

    “Sesudah open kita bisa langsung menutupnya (agar cair).”
    artinya yang bisa cair hanya EUR. USD TIDAK AKAN PERNAH BISA DICAIRKAN padahal transaksi sdh dilakukan.

    8. => Analogi Bulog dan petani tidak tepat pak karena penentuan judi itu pada aktivitas perjanjian 2 pihak. Bukan strategi pemasaran.
    Btw, bagaimana cara anda membedakan sesuatu itu judi/ bukan judi?
    Mari sharing di sini…

    Wassalam..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Genghis Khun

    Paranoid Dalam Mengais Rizqi...


    Nyari Theme BLOG WORDPRESS bagus??

  • Tulisan Terbaru

  • Genghis Khun's Profile
    Genghis Khun's Facebook profile
    Create Your Badge ExitJunction.com  - Make Money From Your Exit Traffic!


  • Masukkan Code ini K1-1E255B-E
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
  • CARI DUIT

    Adf.ly
    Buy Text links www.cashnhits.com
    Rumahweb
    Clixsense
    Exitjunction
    BidVertiser

    Earn money from your website/blog. Get paid through PayPal Buy and sell Text Links Blog Terbaik
    Yuk.Ngeblog.web.id

    make money with your web site

    GoBlog Theme Banner 125x125

    Media Penyimpanan Dunia Maya: DropBox
  • Fan Page