KETIKA BULAN TERSENYUM DI ATAS KA’BAH

Di wilayah Indonesia, Desember-Januari adalah masa-masa ketika matahari tidak bisa/sulit untuk digunakan sebagai alat bantu memperkirakan arah kiblat Bagi yang hendak membangun masjid atau musholla mungkin harus menunda pekerjaan terlebih dahulu hingga akhir januari/ awal Februari. Tetapi beruntung masih ada benda langit yang lain, yaitu Bulan dan Bintang.

KOREKSI KESALAHAN INDEX KOTA (CITY INDEX) PADA KOMPAS KIBLAT

Bismillahirrahmaanirrahiim Gara-gara perdebatan sudut arah kiblat untuk daerah Kobe (Jepang) antara penulis dengan Helfi Amalia via Yahoo Messenger yang ternyata “gak nyambung”; yaitu, penulis berpatokan pada angka derajat kompas (0-360°) sedangkan Helfi berpatokan pada derajat Kompas Kiblat (0-??), maka penulis berencana membeli perangkat ini (Kompas Kiblat) bila setiba di Jakarta nanti. Saat itu penulis bersikukuh…

Ketika Hilal/ Crescent (Moon) menunjukkan arah Kiblat?

Jujur saja, penulis masih belum mampu mempelajari benda langit yang satu ini, Moon, saking rumitnya:P === Malam ini (12 Maret 20.00 WIT) penulis berencana melihat acara pembukaan MTQ Halmahera Utara yang diadakan di kota Tobelo, kota mayoritas nasrani. Kota dimana beberapa tahun silam, waktu kerusuhan, kondisi sangatlah mencekam. Semua muslim (minoritas) mengungsi dari kota ini.…

Cara Penentuan Arah Kiblat: dengan Bintang & Busur Derajat (Bukan Jarum Kompas)

Tulisan sebelumnya telah dibahas konsekuensi penentuan arah kiblat dengan menggunakan kompas , karena sudut yang umumnya dipublikasikan untuk daerah masing-masing adalah True North (padahal jarum kompas menunjukkan arah Utara Magnetis/ Magnetic North). Kali ini kita akan menentukan arah kiblat dengan ”kompas alami”, yaitu rasi bintang. Kemudian bantuan Busur Derajat atau skala derajat yang tertera di…