KOREKSI KESALAHAN INDEX KOTA (CITY INDEX) PADA KOMPAS KIBLAT
Bismillahirrahmaanirrahiim
Gara-gara perdebatan sudut arah kiblat untuk daerah Kobe (Jepang) antara penulis dengan Helfi Amalia via Yahoo Messenger yang ternyata “gak nyambung”; yaitu, penulis berpatokan pada angka derajat kompas (0-360°) sedangkan Helfi berpatokan pada derajat Kompas Kiblat (0-??), maka penulis berencana membeli perangkat ini (Kompas Kiblat) bila setiba di Jakarta nanti. Saat itu penulis bersikukuh bahwa sudut di Kobe adalah 283,1° (atau back Azimuth 76,9°) sedangkan Helfi juga bersikukuh 1??° (lupa…
). Penulis terkejut dan penasaran, mengapa Kompas Kiblat tidak memakai nilai derajat pada umumnya?
Continue reading »
Ketika Hilal/ Crescent (Moon) menunjukkan arah Kiblat?
Jujur saja, penulis masih belum mampu mempelajari benda langit yang satu ini, Moon, saking rumitnya:P
===
Malam ini (12 Maret 20.00 WIT) penulis berencana melihat acara pembukaan MTQ Halmahera Utara yang diadakan di kota Tobelo, kota mayoritas nasrani. Kota dimana beberapa tahun silam, waktu kerusuhan, kondisi sangatlah mencekam. Semua muslim (minoritas) mengungsi dari kota ini. Sekarang semua sudah berubah. Dengan kesadaran tinggi masyarakat, toleransi keagamaan mulai dipupuk kembali.
Continue reading »
Bintang yang dicurigai menunjukkan arah Kiblat (Bagian 1)
Hari-hari ketika Sunset/ Sunrise menunjukkan arah kiblat
2 kejadian alam tiap hari yang biasanya menarik untuk diamati adalah sunset & sunrise.
Sunset yg terkenal bagus konon dari pantai Kuta, Bali.
Kali ini kita akan mengotak-atik skema kiblat (di: halaman Download);
Kapan sunSET menunjukkan arah kiblat?
Continue reading »
Cara Penentuan Arah Kiblat: dengan Bintang & Busur Derajat (Bukan Jarum Kompas)
Tulisan sebelumnya telah dibahas konsekuensi penentuan arah kiblat dengan menggunakan kompas
, karena sudut yang umumnya dipublikasikan untuk daerah masing-masing adalah True North (padahal jarum kompas menunjukkan arah Utara Magnetis/ Magnetic North).
Kali ini kita akan menentukan arah kiblat dengan ”kompas alami”, yaitu rasi bintang. Kemudian bantuan Busur Derajat atau skala derajat yang tertera di Kompas (bukan dengan jarum kompas).
Continue reading »
Sabuk Orion sebagai penunjuk ARAH KIBLAT?
Keajaiban Bintang VEGA (buat sejawat yang tinggal di Kobe, Jepang)
Vega adalah sebuah bintang yang termasuk rasi LYRA. Bila dilihat dari Kobe, Jepang, bintang ini akan menunjukkan arah kiblat 2 kali dengan selisih waktu 2 jam.Selisih hanya 2 jam?? Demikianlah kuasa Allah SWT.
Bintang ini mulai nongol malam hari pada akhir Mei hingga Desember. Jam berapa pastinya?
Filed under Agama, Astronavigasi, Sains | Comment (1)ARAH KIBLAT dengan bantuan BINTANG

Setelah sebelumnya mempelajari cara memperkirakan arah kiblat dengan bantuan matahari, kali ini kita akan mencoba dengan melihat bintang di malam hari, dari seluruh tempat dipermukaan bumi. Bagaimana caranya?
Continue reading »
Arah Kiblat dengan Skema
Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu,kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada kami dengan tarikan yang perlahan-lahan.
Al Furqaan 45.
Ternyata Kompas magnet banyak error yg disebabkan variasi dan deviasi, alias hasilnya kurang bisa dipercaya, maka penulis lebih condong mencoba cara lain.
Continue reading »
Penentuan arah kiblat dengan Kompas
*update 1 April 2008*
Judul ini seharusnya lebih lengkap:
Konsekuensi penentuan arah kiblat dengan Kompas bila tanpa dilakukan koreksi.
Sebelum melakukan shalat di tempat baru, biasanya kita mengukur sudut kiblat dengan kompas terlebih dahulu, walaupun hanya sekedar memastikan (atau kalibrasi), baik di rumah maupun dimasjid (karena terbukti ada masjid yang tidak menghadap arah kiblat seperti masjid agung Yogyakarta, baca di
http://nafanakhun.blogs.friendster.com/my_blog/2007/10/memperkirakan_a.html)
Continue reading »




