“Jam Bintang” (bag 2)

February 9th, 2008

“Jam Bintang”: dari Belahan Bumi Selatan
Karena “Jam bintang” hanya perkiraan, maka tidak ada salahnya mencoba melihat dari belahan bumi selatan dengan memperkirakan posisi bintang Polaris. Untuk itu Kompas mutlak diperlukan kecuali kita benar-benar yakin mengetahui arah utara.
Continue reading »

“Jam Bintang” (bag 1)

February 6th, 2008

Suatu malam cerah tanpa mendung, dua orang pemuda sedang dalam perjalanan dari Singaraja menuju Denpasar, Bali. Setiba di tepi telaga Bedugul yang berhawa dingin menusuk tulang, mereka menghentikan laju motornya untuk melepas penat.
“Eh..Jam berapa sekarang?”
Segera teman yang diboncengnya menengok arloji pergelangan tangan, ternyata mati. Melihat jam di handphone ternyata baterenya juga habis. Adakah penunjuk waktu lain yang dapat dipercaya?
Continue reading »

Cara Penentuan Arah Kiblat: dengan Bintang & Busur Derajat (Bukan Jarum Kompas)

December 22nd, 2007

Tulisan sebelumnya telah dibahas konsekuensi penentuan arah kiblat dengan menggunakan kompas
, karena sudut yang umumnya dipublikasikan untuk daerah masing-masing adalah True North (padahal jarum kompas menunjukkan arah Utara Magnetis/ Magnetic North).
Kali ini kita akan menentukan arah kiblat dengan ”kompas alami”, yaitu rasi bintang. Kemudian bantuan Busur Derajat atau skala derajat yang tertera di Kompas (bukan dengan jarum kompas).
Continue reading »