Ini adalah cerita tentang awal abad Masehi, dimana salah satu figurnya adalah Yesus versi Reza Aslan (Buku Zealot terbit tahun 2013).
Jika anda masih bertahan dengan cerita Yesus sebelum 2013, sebaiknya anda segera Move on..

Di periode ini (tahun 1 -100 Masehi), ditengah hiruk pikuk perjuangan pembebasan diri dari cengkeraman Romawi, ternyata ada dua sosok misterius dan janggal namun sanggup mengubah sejarah yaitu;
Josephus Flavius
Yohanan ben Zakkai

Sebagian besar kisah ini terjadi sepanjang wilayah Jerusalem hingga Galilea di utara, yang kala itu termasuk dalam propinsi Yudea, salah satu wilayah kekuasaan Romawi.

Seperti biasa, artikel ini kami integrasikan dengan Google Maps agar memudahkan bagi anda yang hendak merencanakan ziarah rohani ke Jerusalem dan sekitarnya.
Mari kita ikuti Investigasinya;

Zakaria (Zechariah), Imran dan Cikal Bakal Zelot
Imran (Joachim) menikah dengan Hannah (Anne), keturunan Daud, punya anak bernama Maryam (Mary/ Maria).


Silsilah Versi Islam


Silsilah Versi Kristen

Saudari Hannah bernama Sovin (Sobe/ Ishba’), mempunyai anak perempuan bernama Alyassabat (Elizabeth) yang kelak menjadi istri Zakaria (Zechariah).

Zakaria adalah salah satu Imam Yahudi di daerah Galilea.
Ada riwayat terjadinya sengketa dalam hal siapa yang berhak mengasuh si kecil Maryam (QS Ali Imran 44).
Akhirnya diasuh oleh Zakaria.

Maryam ini selalu beribadah dan hari-harinya di isi dengan ibadah.
Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya.

Zakaria bertanya:
“Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?”

“Makanan itu dari sisi Allah.” jawab Maryam

Oleh karena itu banyak yang terkejut saat mengetahui bahwa Maryam tiba-tiba hamil.

Saat itu mulai santer isu; akan segera lahir “Raja Yahudi”.
Herodes, sebagai Raja yahudi Kerajaan Otonom Yudea dibawah kendali Romawi, memerintahkan pembantaian semua laki-laki di bawah usia dua tahun.
Walaupun sesama Yahudi, Kelak Zakaria di eksekusi oleh Herodes karena menolak memberikan informasi tentang adanya kelahiran bayi.

Tahun 27 SM, Agustus naik tahta sebagai Kaisar Romawi. Herodes tetap menjabat sebagai Raja Yudea.

Zakaria mempunyai saudara lagi bernama Abijah (Abia) yang mempunyai anak bernama Hezekiah/ Hizkia/ Yehezkia.
Keluarga Besar ini nantinya cikal bakal kaum Zelot (Yahudi petani pemberontak) dan mengaku sebagai Messiah.

Hezekiah, berjanji akan mengembalikan orang-orang Yahudi ke dalam kemuliaan.
Tak lama kepalanya dipenggal oleh Herodes.

Bait Suci kedua direnovasi di masa pemerintahan Herodes, tetapi kewibawaan Sanhedrin/ Imam Yahudi diminimalisir.
Saat itu di Jerusalem sendiri ada berbagai sekte Yahudi yang terpecah belah (Sejarawan Josephus Flavius).
Diberlakukan kewajiban berkorban dua kali sehari untuk Kaisar Augustus si “Anak Allah”

Tahun 8 SM, Herodes mulai sakit-sakitan. Anak-anaknya pun tak akur. Romawi segera mengambil alih kontrol atas Yudea. Lalu dilakukan sensus penduduk oleh Kaisar Agustus.

Kelahiran Isa Al Masih/ Yeshua/ Jesus di musim Gembala
Musim semi 17 April 6 SM, Maryam yang diketahui hamil, melahirkan Jesus di Nazareth, Galilea (150 Km di utara Jerusalem).

Tapi ada juga yang mengatakan bahwa Jesus lahir di Betlehem (sekitar 8 Km di selatan Jerusalem).

“Para gembala dengan cepat meninggalkan kawanan ternak mereka dan menemukan palungan tempat Yesus dilahirkan. Mereka kemudian berbagi dengan orang-orang di sekitar mereka keajaiban dari apa yang mereka lihat. “

Kelahiran Yesus menghebohkan banyak khalayak; bagaimana mungkin seorang gadis alim tiba-tiba hamil dan melahirkan?
Siapa pelaku laki-laki bejadnya?

==

Sebuah sastra misterius berjudul Toledot Yeshu, diduga karya Yahudi abad Pertengahan. Sastra yang muncul di zaman penidasan Yahudi oleh Kristen ini menyebutkan bahwa Maryam yang sedang haid tiba-tiba diperkosa oleh perwira Romawi bernama Pandera/ Pantera.

=

Ternyata ajaib, bayi Yesus tiba-tiba bisa berbicara untuk memberi menjelaskan bahwa ibunya tidak pernah berzina!
“dia berbicara dengan manusia dalam buaian” (Ali Imran 46)
Informasi ini hanya ada di AlQuran, ratusan tahun sesudah zaman Yesus.
Jika saja Jesus tidak bicara saat kecil, sudah tentu Maryam akan diusir dari kampung Yahudi atau bahkan akan dirajam dengan tuduhan sebagai perempuan pezina.

Selanjutnya Al Quran menyebutkan bahwa bayi Yesus dilahirkan untuk membenarkan Taurat yang datang sebelum dia, dan untuk menghalalkan sebagian apa yang telah diharamkan.

13 Maret 4 SM, kematian raja Herodes bertepatan dengan terjadinya gerhana bulan.

Ajaran Mithras/ Mithraisme (Putra Tuhan, Cahaya Dunia)
Di kalangan Romawi sendiri mempunyai agama misterius Mithraisme dan Kuil ibadahnya dinamakan Mithaeum/ Mithreum.

Penganut Mithras dan Kristen saling berebut pengaruh untuk dapat masuk ke pemerintahan Romawi.
Kelak Paulus mendapat Ide untuk menggabungkan keduanya.

Di masa ini ada 3 sekte Yahudi utama;
– Farisi (Yahudi Anti-Hellenisme, rakyat biasa)
– Saduki (Yahudi Pro-Hellenisasi, zadok, bangsawan)
– Essene (Yahudi ibadah ekstrem; selibat, tidak berharta)

Jesus lahir dan tumbuh ditengah-tengah generasi Yahudi fanatik “Sekte keempat” yang disebut Zelot (Zealot).
Pemberontakan Zelot dibawah pimpinan Yudas dari Galilea, memerangi Romawi dan Yahudi yang tidak dikhitan.

Sensus Quirinius pemicu pemberontakan
Tahun 6 M, Pasukan Romawi dipimpin Herodes Antipas, mengawal sensus oleh Quirinius/ Kirenius.
Orang-orang Yahudi bereaksi negatif terhadap sensus ini.
Sebagian mematuhinya, tetapi sebagian lagi bergabung dengan Yudas.

Yudas dari Galilea (juga disebut Yudas dari Gamala) dan pengikutnya, membuat markas di kota Sepphoris (Zippori/ Diocaesaraea), 6 Km di utara Nazaraeth, mulai melakukan pemberontakan.

Perjuangan Yudas adalah;

“Hanya Tuhan yang menjadi penguasa Israel dan menolak membayar pajak untuk Roma”

Tak lama Yudas dan para Zelot dibantai.
Saat ini Yesus diduga berusia sekitar 10 tahun.
Jarak Nazareth dan Sephoris hanya 6 Km, tentu sangat mempengaruhi psikologis Jesus saat muda.
Namun tidak diceritakan apakah Jesus bergabung dengan Yudas atau tidak.

Walaupun pemberontakan Yudas dari Galilea berhasil ditumpas, namun memicu pengikut zelot lebih banyak dan peperangan yang lebih dahsyat pada tahun 66 M.

Wilayah Sepphoris (dan Galilea pada umumnya) identik dengan benih “pemberontak.”

Tahun 14 M, Tiberius naik tahta menjadi Kaisar Romawi menggantikan Agustus.
Tahun 18 M, Yusuf Kayafas (Joseph Caiaphas) ditunjuk sebagai Imam Besar Yahudi.
Istri Yusuf Kayafas adalah putri Ananus (Imam Besar Yahudi pendahulunya)

Tahun 26 M, Pontius Pilatus tiba di Yerusalem ditunjuk sebagai prefek ke-6 (gubernur Romawi) oleh Tiberius.
Pontius Pilatus menggantikan Archelaus, Anak Herodes, yang dipecat.
Pilatus menjabat selama sepuluh tahun.

Konflik Jesus vs Sanhedrin (Majelis Yahudi)
Tahun 28 M, muncul pengikut Zealot lain bernama Yohanes (Yahya/ John The Baptis), putra Zakaria yang telah dewasa. Yahya mulai membaptis orang di perairan Sungai Yordan.
Jesus adalah salah satu muridnya.

Antara tahun 28 – 30 M, Yohanes pembaptis dipenjara oleh Antipas anak Herodes, kemudian dieksekusi.
Al Quran menyebutkan;

“Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia (Yohanes) dilahirkan dan pada hari ia (Yohanes) meninggal dan pada hari ia (Yohanes) dibangkitkan hidup kembali.”

(QS. Maryam 15)

Aktifitas Jesus, dakwahnya, dimulai dari Galilea, kemudian ke Kapernaum.
Jesus mengambil perjalanan memutar, menghindari kota-kota yang penuh penjagaan ketat, seperti Sepphoris dan Tiberias.
Dari Kapernaum mengarah ke Bethsaida, lalu ke Nain, perlahan menuju ke Yerusalem.

Selama di perjalanan melakukan hal-hal yang dianggap sulap/ sihir (mukjizat), meliputi penyembuhan gratis, penyucian gratis.
Hal ini tentu saja membuat gerah imam Yahudi (Sanhedrin); Jesus dianggap telah menantang ritual RESMI yang telah diTETAPKAN saat itu, yaitu mewajibkan kunjungan ke Bait Suci, penukaran koin dan pembelian hewan untuk kurban.
Terlebih Jesus ‘menampung dan membersihkan’ orang-orang yang telah dinyatakan tidak selamat oleh Imam yahudi.

Uniknya, Jesus tidak secara terbuka menyebut dirinya sebagai mesias, dia hanya menyebut diri sebagai “Anak Manusia” (Yunani = ho huios tou anthropou)

Ungkapan caci maki yang keluar dari mulut Jesus untuk para kelompok elit penguasa;
“Serigala” untuk Antipas, seorang Yahudi Saduki penguasa Galilea yang bermarkas di Tiberias.

“induk ular beludak”, untuk Imam Yahudi Munafik.

Tahun 30 M, Jesus berpawai memasuki Yerusalem, menunggang keledai, diiringi sambutan meriah;

“Hosanna! Berbahagialah dia yang datang dalam nama Tuhan! Terpujilah kerajaan yang akan datang dari ayah kami, Daud! ”

Jesus memimpin pawai ini untuk menyerbu Kuil dan dengan cambuknya, memporak porandakan meja ‘pendaftaran’, tempat penukaran uang dan kandang hewan korban siap jual.
Tindakan ini menyebabkan kekacauan kecil di Kuil.
(Markus 11: 15–19, 11: 27–33, Matius 21: 12–17, 21: 23–27, Lukas 19: 45–48, 20: 1–8, Yohanes 2: 13–16).

Kekacauan ‘kecil’ ini tentu tak sebanding dengan aksi bersenjata Judas Galilea, namun Imam Yahudi dan Romawi merasa perlu untuk segera menindaknya.

Penangkapan Jesus dan Ritual Paskah Pardon; Barabas atau Yesus?
Tahun 33 M, terjadilah penangkapan Jesus karena adanya pengkhianatan salah satu murid Isa bernama Yudas Iskariyot.
Kejadiannya hampir bebarengan dengan ditangkapnya seorang pengaku Mesias lagi; yakni Barabas (Bar-Abbas, Yeshua bar Abba).

Ada kebiasaan Paskah yang berlaku di Yerusalem; yaitu Gubernur Romawi Yudea harus membebaskan satu tahanan (Paskah Pardon*).
Massa banyak memilih Barabas untuk dibebaskan dan Yesus dari Nazaret untuk disalibkan.

===

*Catatan. Ritual Paskah Pardon hanya ditemukan di Injil.
Tidak disebutkan dalam sumber sejarah manapun.

==

KESIMPANG SIURAN KISAH TENTANG PENYALIBAN JESUS
Kesimpang siuran kisah terjadi saat Yesus mulai ditangkap di Taman Getsemani, dibawa ke Ananus, di bawa Kayafas
ke Pontius Pilatus, lalu disalib pada jumat siang.

Kesimpang siuran yang memicu prasangka; siapa yang berperan besar dalam penyaliban ini?
Yahudi, Romawi atau keduanya?
Tak ayal menimbulkan konflik tak berkesudahan antara Yahudi dengan Kristen yang nantinya didukung oleh Romawi selama ribuan tahun.

(Kelak pada tahun 1965, Vatikan mengumumkan “Nostra Aetate“, bahwa orang Yahudi tidak bertanggung jawab atas kematian Yesus.
Tapi sebelum itu, ada seorang pemuda yatim piatu dari tanah gersang Mekkah, tak berpendidikan memadai, tak bisa baca tulis (ummy) dan bukan keluarga terpandang muncul untuk MEMBANTAH Kisah Penyaliban Jesus.
Pemuda ini hidup di lingkungan penyembahan ribuan berhala dan tidak termasuk dari 3 pihak yang bertikai di atas (Yahudi, Kristen dan Romawi).

Kisah ini menjadi Pelajaran Pertama bagi tiap Muslim; “ambil jalan tengah untuk menuju kebaikan“.

=

“KEBANGKITAN JESUS” dan GELOMBANG PENGIKUT NON-YAHUDI
Jumat sore Jesus segera diturunkan dari salib lalu segera dikubur.
Hari minggu pagi banyak saksi mata yang menyaksikan telah ditemui oleh Jesus yang bangkit dari kubur.
kemudian Jesus menghilang.

Sejarah menyebutkan bahwa periode 36 jam ini (jumat sore – minggu pagi) sebagai “3 hari”.
Disorientasi waktu berabad-abad, kita mengenal bahwa periode 3 hari adalah 3x 24 jam.

Pendapat muslim lebih sederhana;
Jesus tidak disalib, beliau “disembunyikan” saat proses penyaliban.
Menemui pengikutnya hari minggu pagi.

Lalu ada yang mengatakan diangkat ke langit.
Ada juga yang mengatakn segera berkemas dan migrasi ke Timur.
Meninggal dan dikubur layaknya manusia yang lain.
Kelak akan dibangkitkan menjelang kiamat.

Namun penting untuk diketahui bahwa; kepercayaan akan kebangkitan orang mati di zaman mesianis adalah doktrin inti Yahudi Farisi.

Kasus Jesus berbeda dengan para peng-klaim Messiah yang telah gagal sebelumnya, seperti Hezekiah, Yudas anak Hezekiah, Yohanes pembaptis dan yang lain.
Jesus usai dieksekusi diisukan BANGKIT dari kematian, maka Isu ini tak ayal menimbulkan gelombang simpatik dan pengikut baru dari kalangan NON-YAHUDI.

Yahudi asli, seperti Yosefus si penulis Sejarah Yahudi, diduga mengetahui kisah sebenarnya Jesus, menganggap Jesus dihilangkan oleh Romawi sebagaimana yang lainnya.
Jesus tidak (belum) menyelamatkan kaum Yahudi dari penjajahan Romawi, malah bait suci dihancurkan tak lama di masa Titus.

Ada diskusi panjang mengenai bunyi 1 paragraf dalam Jewish Antiquities* karangan Josephus yang ditulis pada 93 M ; paragraf tersebut asli atau palsu/ ada tambahan?
Bunyi paragraf tersebut;

“Kira-kira pada waktu itu hiduplah Yesus, seorang yang bijaksana, jika memang seseorang harus memanggilnya seorang lelaki. Karena dia adalah orang yang melakukan perbuatan mengejutkan dan adalah seorang guru dari orang-orang seperti itu menerima kebenaran dengan senang hati.

Dia memenangkan banyak orang Yahudi dan banyak orang Yunani. Dia adalah Mesias. Dan ketika, atas tuduhan orang-orang utama di antara kami, Pilatus telah mengutuknya di kayu salib, mereka yang pertama-tama mencintainya tidak berhenti.

Dia menampakkan diri kepada mereka menghabiskan hari ketiga dipulihkan untuk hidup, karena para nabi Allah telah menubuatkan hal-hal ini dan seribu keajaiban lainnya tentang dia. Dan suku orang-orang Kristen, yang dinamai menurut namanya, masih sampai hari ini belum menghilang.

Jewish Antiquities , 18.3.3 §63 (Berdasarkan terjemahan Louis H. Feldman, The Loeb Classical Library.)

Bagaimana kelanjutan kisah keturunan Yehezkia?
Seolah tidak terimbas dengan kehebohan sosok Jesus, anak-anak Judas dari Galilea tetap mengkonsolidasikan diri untuk perlawanan selanjutnya!
Kelak muncul dua sosok bersaudara, Yakobus dan Simon anak Judas, dan juga Menahem

Periode Apostolik (30 – 100 M); Kemana 12 murid? (Twelve Apostle/ Hawariyyin)
Yudas Iskariot dikisahkan menyesal lalu bunuh diri, versi lain mengatakan pergi jauh tapi perutnya meledak.
Versi Islam; tentu saja Yudas tak lagi terlihat karena sudah di salib.

Dua Belas murid Yesus, para Hawariyyin, semuanya nelayan dari danau Galilea.
Angka 12 menunjukkan harapan akan munculnya lagi dua belas suku Israel untuk membentuk satu bangsa dan penguasa Yerusalem.

Hawariyyin, dipimpin oleh James (Yakobus) saudara Jesus sendiri amatlah gusar dengan adanya gelombang pengikut Jesus NON-Yahudi yang tentu saja tak disunat/ khitan.

Antara tahun 30- 33 M, Stephanus/ Stephen di rajam oleh Yahudi pro-Romawi karena mempropagandakan bahwa Jesus mati terhormat di sisi Tuhan.
Saulus yang belum bersimpati dengan Jesus, ikut dalam penganiayaan ini (Saulus nantinya berganti nama menjadi Paulus).

Petrus, pergi dari Jerusalem, berdakwah menuju Lod, Jaffa, Caesaria, Antiokhia, Korintus kemudian menetap di Roma.
Yohanes penginjil (anak Zebedeus), kelak punya murid bernama Polikarpus; murid Polikarpus yang terkenal adalah Irenaeus, uskup Lyon Perancis yang terkenal karena memutuskan bahwa Injil (perjanjian Baru) yang sah hanya 4. Selainnya dilarang.

“”

Misteri Yusuf Arimatea dan Maria Magdalena
Yusuf dari Arimatea, bersama Nicodemus, dikisahkan sebagai anggota Dewan Sanhedrin namun pro-Yesus, mereka berdua yang menurunkan Yesus dari Tiang salib, menadahi darah Yesus yang menetes dengan cawan (Holy Grail) lalu menguburkan Yesus.

Usai ditemui ‘Yesus yang bangkit’ di minggu pagi, Yusuf Arimatea membawa Holy Grail ke Perancis.

=

Dan Brown, dalam Novelnya The Da Vinci Code, menyebutkan bahwa Holy Grail sebenarnya kiasan untuk Maria Magdalena istri Yesus yang sedang hamil.
Yusuf Arimatea membawa Maria Magdalena menjauh dari konflik di Jerusalem, akhirnya bermukim di Perancis.
Kelak para keturunan Yesus mendirikan dinasti Merovingian Perancis.
Gereja Katolik bekerja keras untuk menghancurkan dinasti Merovingian, namun dinasti ini dilindungi oleh Biarawan Sion dan rekan seperjuangan yang lain, termasuk para Templar, Cathar, dan lainnya.

=

Paulus dan “Visi Damaskus”
Tahun 35 M, Saul atau Paulus (sekte Farisi, anggota Sanhedrin, warga resmi Romawi), mengaku mendapat ‘visi’ dari Yesus; bahwa Jesus adalah Messiah (Kristus), menugaskan Paulus untuk mengabarkan Kristianitas bagi kalangan Non-Yahudi.

Perwira Romawi Cornelius, non Yahudi pertama yang menjadi pengikut Jesus. Langkah ini memicu non Yahudi lain berbondong-bondong masuk Kristen.

Paulus segera mendirikan Persekutuan jemaat Yahudi dan Non Yahudi.

James (yakobus) berusaha meyakinkan pengikut Jesus yang baru; bahwa Jesus hanyalah figur ‘transisi‘ untuk menuju hukum Musa.
Artinya, boleh ada pengikut baru Non-Yahudi dan tidak disunat untuk sementara.

==

Paulus vs Yakobus
Awalnya Yakobus dan pengikutnya bisa menerima Paulus;

“Kaum Nazarene hidup menurut hukum Yahudi, tetapi mereka menerima Paulus sebagai rasul bagi bangsa-bangsa non-Yahudi….. Mereka berbicara dalam bahasa Aramaic dan hidup menurut hukum Yahudi, tetapi mereka menerima kelahiran Yesus dari seorang perawan, dan menerima kerasulan Paulus”

(A.F.J. Klijn & G.J. Reinink, “Patristic Evidence for Jewish-Christian Sects”, hal. 50)

Tapi klimaksnya, Paulus berkampanye untuk; MENGHILANGKAN ritual Sunat dan hukum Taurat.
Paulus berpendapat; bahwa kisah Abraham, Hagar dan Sarah adalah alegori bahwa Hagar merupakan cerminan Yahudi pro ritual, sedangkan Sarah adalah cerminan Non-Yahudi yang tak lagi terikat ritual.
Hagar diperintahkan untuk ditinggalkan oleh Allah.

Menurut Eisenman

“(a) gerakan Kekristenan Perdana yang dipimpin Yakobus adalah suatu gerakan perlawanan nasionalis Yahudi dan
(b) Paulus mengubahnya menjadi suatu pemujaan Helenistik (Hellenistic cult)”

.

Eisenman menduga bahwa Paulus adalah “seorang agen dari kelompok Herodian yang disusupkan ke dalam Gereja Perdana”.

Situasi rumit ini memicu perselisihan tajam dengan Yakobus dan kelompok Yudaizer lainnya.
Selain dengan Yakobus, Paulus juga berkonflik dengan;
– Petrus (Galatia 2:11-14)
– Barnabas (Kisah Rasul 15:35-41)
Kelak Paulus melakukan taubat Nazarite pada tahun 57 M.

YUDAIZER, NASRANI, EBIONIT
Ada kelompok ekstrem nasrani pengikut Yakobus dinamakan kelompok Ebionit, sempalan dari Sekte Yahudi Essenne.

Kelompok Nasrani menyatakan setia pada Taurat dan toleran terhadap orang Kristen non-Yahudi.
Kelompok Ebionit juga setia pada taurat tetapi menolak Paulus; menyebut bahwa Paulus adalah orang yang murtad dari Hukum Taurat.
Beberapa Ebionite menuduh bahwa Paulus adalah orang Yunani yang masuk agama Yahudi agar bisa menikahi putri seorang imam besar Israel, tetapi menjadi murtad ketika putri tersebut menolaknya.(Epiphanius dari Salamis, Panarion 30)

Diduga saat penghancuran Jerusalem oleh Titus, sisa-sisa kelompok Ebionit nanti melarikan diri ke timur (Pella, Jordan) dan ke selatan diluar wilayah Romawi; yaitu menuju Yatsrib (Madinah), Mekkah, Yaman.

=

Seorang penulis Katolik bernama Hans Kung, menduga Nasrani Ebionit di Mekkah ini yang nanti ber-metamorfosis menjadi Islam.
Sayangnya Ebionit mempercayai bahwa Isa lahir dari Maryam yang BUKAN perawan, sedangkan menurut Islam; Maryam MASIH perawan.

=

INJIL PERTAMA YAHUDI- KRISTEN: PUNAH/ DIHILANGKAN?
Pada masa ini diduga telah beredar Tiga Injil yang saat ini sudah punah; dikenal sebagai kumpulan Injil Yahudi-Kristen;
1) Injil Ebionit.
2) Injil Ibrani (bahasa Aram).
3) Injil Nasrani.

Ada lagi Injil Petrus dan INJIL APOKRIFA (Secret Book of James)
=

Tahun 36 M, seseorang yang dikenal sebagai “Orang Samaria” mengklaim sebagai Mesias.
Orang ini akan mengungkapkan lokasi “bejana suci” yang disembunyikan oleh Musa di Gerizim.
Pilatus dan pasukannya segera menyerbu Gerizim untuk mennghancurkan kelompok ini.

Tindakan semena-mena Pontius Pilatus menyebabkan dia dan Imam Sanhedrin diberhentikan oleh Romawi.

Tahun 36-37 M, Flavius Josephus lahir.
si penulis Sejarah Yahudi.

Tahun 37 M, Caligula naik tahta menjadi Kaisar Romawi menggantikan Tiberius.
Caligula melakukan provokasi dengan membangun patung Kaisar di bait suci.
Caligula hanya menjabat selama 4 tahun, dibunuh karena diduga memiliki kelainan mental.
Claudius yang ketakutan pasca terbunuhnya Caligula, ternyata malah dilantik menjadi Kaisar.
Claudius si Kaisar baru segera memfokuskan penaklukan ke eropa dan Inggris

MESSIAH PASCA JESUS
Selain friksi yang terjadi antara Sanhedrin, Yakobus dan Paulus; sebagian besar Yahudi tetap menganggap bahwa gerakan messiah yang muncul hanya menemui kegagalan. Terbukti dengan masih adanya beberapa kelompok kecil Yahudi yang mengklaim sebagai Messiah.
Misalnya di bawah ini;

Tahun 44 M, Theudas menobatkan diri sebagai mesias, bersama 400 pengikutnya, bergerak menuju sungai Yordan dan menjanjikan pembelahan sungai mirip kisah Musa.
Akhirnya Roma mengirim sepasukan tentara untuk memenggal kepala Theudas.

Tahun 46 M, Yakub dan Simon (dua putra Yudas orang Galilea) memberontak namun akhirnya disalib.
Menahem ben Yudas, cucu Yudas kelak menjadi Imam dan berhasil menguasai Kuil Jerusalem.

Tahun 48 M, Ventidius Cumanus (Gubernur pengganti Pontius Pilatus) dan pasukannya melakukan tindakan provokasi yang membuat marah komunitas Yahudi di hari Paskah.
Kerusuhan meletus.

Tahun 49 – 50 M, di kota Roma, Kaisar Claudius mengusir semua orang Yahudi dari kota, karena adanya konflik antara Yahudi dengan Paulus yang getol mengabarkan Kristus.

Tahun 50 M, konsili Jerusalem oleh pengikut Jesus.
Memilih Yakobus (James) sebagai Ketua.
Dewan memutuskan bahwa non-Yahudi yang menjadi Kristen, tidak berkewajiban untuk mempertahankan sebagian besar Hukum Musa, termasuk Sunat laki-laki.
Sesudah masa transisi Kristen, mereka bisa menjadi Yahudi yang harus melaksanakan hukum Musa, termasuk Sunat dan sebagainya.

“Dengan diselenggarakannya konsili rasuliah di Yerusalem pada tahun 49, maka dikotomi “Kristen Yahudi” yang berpusat di Yerusalem dengan “Kristen non-Yahudi” yang berpusat di Antiokhia Syria ini telah diselesaikan (Kisah Rasul 15:22-33)”

“Sebagaimana diindikasikan oleh keputusannya di Dewan Apostolik, Yakobus bersedia membatalkan praktik sunat dan “beban hukum” lainnya bagi orang-orang kafir.
James tidak ingin memaksa orang-orang non-Yahudi untuk menjadi orang Yahudi sebelum mereka diizinkan untuk menjadi orang Kristen.
Dia hanya bersikeras bahwa mereka tidak menceraikan diri sepenuhnya dari Yudaisme, bahwa mereka mempertahankan ukuran kesetiaan pada keyakinan dan praktik dari orang yang mereka klaim sebagai berikut (Kisah 15: 12–21).

Jika tidak, gerakan itu berisiko menjadi agama yang sepenuhnya baru, dan itu adalah sesuatu yang tidak mungkin dibayangkan oleh Yakobus dan saudara lelakinya (Jesus).
…”

(Reza Aslan)

Ini adalah Gereja Pertama (Gereja Kristen- Yahudi (Jewish Christianity) yang kemudian memicu pertengkaran antara Yakobus dan Paulus karena berbeda dalam penafsiran ‘masuk Kristen’.
Pengikutnya dinamakan Nashara/ Nasrani.

Asal kata “Natsraye”, sebutan yang berasal dari ejekan orang Yahudi: “madzab orang-orang Nasrani”
“Yesus sebagai Putra Allah, tetapi hidup dalam segala hal menurut syariat Taurat” (J.B. Lihtfoot dan J.R. Harmer, “The Apostolic fathers”, hal.161)

Di Antiokhia, Paulus juga mulai mendirikan Gereja (Gereja Kristen non-Yahudi, Gentile Christianity).
Para pengikutnya dinamakan Kristen.
Paulus yang awalnya menghormati pernikahan, mulai menganjurkan selibat (pembujangan).

=
Bagi Eisenman; Kisah Para Rasul 15 ini ditulis dari sudut pandang pengikut Paulus, untuk menggambarkan bahwa Paulus, Yakobus, dan Petrus bersepakat untuk bersikap AKOMODATIF terhadap Kristen non-Yahudi dan tidak mewajibkan mereka untuk menaati Taurat.

=
Tahun 50 M, Beberapa tanah Yahudi dibawah kekuasaan raja Agrippa II, bangsawan Yahudi.
Tahun 51 M, Yosefus pada usia 14 diakui karena pemahamannya tentang hukum Yahudi.

Tahun 52 M, Gubernur Ventidius Cumanus diganti Antonius Felix.
Imam Besar Sanhedrin saat itu adalah Jonathan, salah satu putra Ananus.
Di masa ini ada pengikut Zealot, Eleazar putra Dinaeus, digelandang ke Roma dan di salib.

Thomas murid Yesus, dan Abbanes, berlayar ke Muziris India (Pattanam) untuk berdakwah.

Tahun 53 M, Yosefus pada usia 16 melanjutkan pencarian spiritual.
Menghabiskan waktu bersama orang Saduki, Farisi, dan Eseni dan tinggal di gurun dengan guru Banus.

Tahun 54 M, Nero naik tahta menggantikan Claudius.
Nero saat itu berumur 16 tahun.

Sicarii, Kelompok Pembunuh Terorganisir
Mulai muncul Sicarii, atau “Daggermen,” yang dianggap sempalan dari Zelot; yaitu kelompok yahudi yang gemar membawa pisau kecil untuk mengeksekusi ‘musuh Tuhan’.
Kelompok yang berjuang dengan sembunyi-sembunyi ini dipimpin oleh Menahem, cucu Yudas dari Galilea, cicit Hizkia.

Tahun 56 M, Sicarii berhasil membunuh Jonathan si Imam Besar Yahudi dari Sekte Saduki.
Slogan terkenalnya; “No lord but God”

Jesus anak Ananias mengaku sebagai mesias.
“Yahudi dari Mesir” juga mengaku sebagai Mesias.

Masa ini bertepatan dengan kembalinya Josephus ke Jerusalem.

Sumpah Nazarite untuk Paulus (Nazarite Vows)
Paulus datang ke Jerusalem dari Roma, ibu kota Romawi.
Tahun 57 M, Terjadi pertengkaran antara Yakobus (James) dengan Paulus di Bait Suci. Yakobus sebagai pemimpin tertinggi meminta Paulus agar bertobat dari kampanyenya yang bertentangan dengan ajaran Jesus (Pseudo-Clementine, Reza Aslan-Zealot).

Tahun 60 M Paulus, atas bantuan Agrippa II, akhirnya mengungsi lagi ke Roma untuk meminta perlindungan Kaisar Nero.

“…Tidak heran Paulus begitu ingin melarikan diri ke Roma setelah insiden di Bait Suci pada tahun 57 C.
Dia pasti tidak ingin dihakimi oleh kaisar karena dugaan kejahatannya, seperti yang ditunjukkan oleh Lukas.
Paulus pergi ke Roma karena dia berharap dia bisa melepaskan diri dari otoritas James.

Tetapi ketika dia menemukan ketika dia tiba di Imperial City dan melihat Peter sudah ada di sana, seseorang tidak dapat dengan mudah melarikan diri dari jangkauan James dan Jerusalem.”

Tahun 62 M, Yakobus diduga menulis Surat Yakobus yang nantinya menjadi bagian dari isi Perjanjian Baru.

Pemerintahan Yahudi Merdeka (Judean Free Government)
Antonius Felix digantikan oleh Porcius Festus.
Porcius Festus mati mendadak.
Tahun 63 M, saat terjadi kekosongan kekuasaan Gubernur, Ananus (Ananus ben Ananus) segera mengangkat diri menjadi Imam Besar Pemerintahan Yahudi Merdeka .
Tindakan pertamanya mengeksekusi Yakobus, yang diduga bukan karena aktifitas menyalahi hukum Musa, tetapi karena Yakobus membela orang miskin dan lemah terhadap orang kaya dan berkuasa.

Lucceius Albinus, Gubernur baru, masih di perjalanan menuju Jerusalem.

=

Kasus ini memicu perselisihan antara Kaisar Nero dengan bangsawan Yahudi Agrippa II; berujung di penjarakannya beberapa Imam Tinggi Yahudi.
Tahun 63 M, Josephus ditugaskan berangkat ke Roma untuk negosiasi; membebaskan para Imam Yahudi yang dipenjara.

Kebakaran di kota Roma dan ANTIKRISTUS
Pada 64 M, di bawah Kaisar Nero, kota Roma dibakar dan kelompok Kristen di eksekusi.
Petrus disalib dan Paulus dipenggal.
Tahun 64 M, Jesus bin Gamala sebagai imam Besar Yahudi

INJIL MARKUS
Pada tahun 60-65 M, Injil Markus mulai ditulis oleh John Mark yang tinggal di Yunani dan berbahasa Yunani.
Ada banyak keanehan penulisan; saat adegan penangkapan Jesus hingga penyaliban, diduga untuk menyenangkan penguasa Romawi (Zealot, Reza Aslan).

Perang Yahudi – Romawi I; 66-73 M (Revolusi Besar)
Tahun 66 M, Gubernur Lucceius Albinus dilanjutkan oleh Gessius Florus yang juga memprovokasi kaum Yahudi sehingga memicu kerusuhan lagi.

Tokoh Saduki dan Farisi:
– Ananus (bapaknya Ben Hanan).
– Yosef ben Gurion

Tokoh Zelot;
– Menahem ben Yehuda (Sicarii)
– Eleazar ben Ya’ir (Zelot)

Eleazar memberontak.
Josephus kembali dari Romawi dan Bergabung dengan Pemberontak, sebagai Komandan wilayah Galilea.

Josephus sempat bentrok dengan John Gischala.

Di Jerusalem, Menahem pemimpin Sicarii menyatakan diri sebagai Mesias; Eleazar (sepupu Menahem) tak terima.
Terjadi perang saudara antara pengikut Eleazar dengan Menahem.

Menahem dibunuh oleh Eleazar.
Eleazar menguasai Bait Suci
Sisa-sisa Sicarii berlindung ke benteng Masada di selatan.

INJIL MATHIUS dan LUKAS
Sekitar tahun 65 – 85 M, Injil Matius, ditulis di Damaskus.
Hampir bersamaan, Injil Lukas, ditulis oleh Lukas teman Paulus di kota Antiokhia di Yunani (kesaksian Irenaeus).
Sebagian besar isinya diduga dari sumber misterius yang dinamakan Sumber Q.

Ketiga Injil ini disebut sebagi Injil Sinoptik.
Ditambah Injil Yohanes yang nanti ditulis, dinamakan Injil Canonik.
Injil diluar 4 ini tidak dijadikan Kitab Suci

KISAH PARALEL JOSEPHUS dan JOHANAN BEN ZAKKAI
Perhatikan bahwa di masa ini ada 2 sosok yang sebenarnya sangat misterius; yaitu
Josephus dan Yohanan ben Zakkai”
Keduanya hidup hampir bersamaan, di lokasi yang hampir sama bahkan beraktivitas dalam kuil yang sama (Bait suci Jerusalem)
Tetapi keduanya nanti sama-sama menyelinap keluar dari pengepungan Bait Suci oleh Romawi

=

Tahun 67 M, Josephus yang berlindung di benteng Jotapata (Yodfat) di kepung Romawi.
Sebagian bunuh diri dan sebagian lainnya menyerah.

Josephus termasuk yang menyerah dan segera menemui komandan militer Romawi untuk memberitahukan wahyu yang diterimanya; “bahwa Komandan tersebut kelak menjadi Raja”

=

Di Jerusalem, Ribaz/ RYBS alias Rabbi Yohanan ben Zakkai berhasil keluar dari konflik di bait suci dengan peti mati.
Rabbi yang cinta damai tetapi pro romawi, segera menemui komandan militer Romawi untuk memberitahukan wahyu yang diterimanya;
“bahwa Komandan tersebut kelak menjadi Raja”

Komandan Militer Romawi saat itu adalah Jenderal Vespianus, membangun markasnya di Caesaria.
Kekuatan Vespianus bergabung dengan kekuatan Titus (putra Nero) yang datang dari Mesir; bersiap menyelesaikan Jerusalem.
Sayangnya tak lama kemudian Nero bunuh diri di Roma.
Dipicu oleh semangat yang bergelora oleh nubuatan RYBS, Vespianus merasa perlu menyelesaikan Roma lebih dahulu.
Kelak Vespianus menjadi Kaisar Romawi.

=

Tahun 68 M, kematian kaisar Nero, Galba naik tahta.
Ada yang mengatakan bahwa Nero, si AntiKristus, menghilang dan kelak akan muncul lagi sebagai ANTIKRISTUS.

Di Antiokhia, Uskup Gereja Kristen Mar Ignatius memperkenalkan istilah Kanisah Jami’ah (Gereja yang katolik, universal); yang melayani baik jamaah Kristen Yahudi maupun Non-Yahudi.

Di sekitar Jerusalem, terdapat kelompok agama;
– Yahudi Tradisional/ Fanatik (Farisi).
– Yahudi Hellenis (Saduki)
– Yahudi taat ekstrem (Essenne)
– Yahudi Zelot
– Kristen Yahudi, binaan Yakobus
– Kristen Non Yahudi, binaan Paulus

Partai/ Faksi Zealot dan faksi-faksi perlawanan atas pendudukan Romawi didirikan.
Tokohnya;
– John dari Gischala (Yohanan ben Levi), Zealot
– Simon bar Giora, penganut Sicarii, mengaku Mesias.

Ananus ben Ananus (ben Hanan) sebagai Imam Besar Pemerintahan Yahudi Merdeka.
Membangun milisi sendiri dan mengepung para zelot yang berada di bait suci.

Beberapa zelot menyelinap keluar untuk meminta bantuan ke Idumea.
Simon, putra Cathlas pemimpin Idumea segera bergerak ke Jerusalem.
Akhirnya yahudi Idumea (dan zelot) membantai pengikut ben Hanan.

Ananus ben Ananus dan Joseph ben Gurion terbunuh.

=

Pasca Nero, Konflik di ibukota Roma menyebabkan Kaisar berganti dengan cepat.
Galba di ganti oleh Otho.
Otho menjabat 3 bulan, diganti oleh Vitellius.

Vespianus; dari Komandan menjadi Kaisar
Masa Vitellius ini dipenuhi oleh aksi pemberontakan oleh Vespianus (perwira yang mengepung Jerusalem sebelumnya).
Akhirnya akhir tahun 68 M, Vespianus naik tahta, cikal bakal pendiri dinasti Flavianus.

Vespianus membangun Colosseum di Roma.

Terhadap orang Yahudi;

“Vespasianus mengambil sekelompok orang Yahudi yang tidak dapat berenang (mungkin Essenes dari Qumran ), membelenggu mereka, dan melemparkan mereka ke Laut Mati untuk menguji daya apung laut yang legendaris . Memang, para tawanan naik ke permukaan setelah dilemparkan ke air dari perahu.”

Josephus kelak menjadi kesayangan Vespianus dan menulis sejarah tentang Yahudi.

=

Tahun 69 M, konflik antara faksi Yahudi Bar-Giora dan John Gischala.

Hampir bersamaan, pasukan Romawi di bawah Titus putra Vespasianus, berbaris menuju Jerusalem.
Josephus, si Yahudi pembelot dari benteng Jotapata, turut serta di barisan ini.
Romawi mengepung Jerusalem dan menggali parit di sekitarnya.
John dari Gischala dan Simon Bar Giora sepakat berdamai untuk menghadapi Romawi.

PENGHANCURAN BAIT SUCI KEDUA
Tahun 70 M, Titus, putra Vespianus dari Romawi menghancurkan Jerusalem, menyebabkan banyak Yahudi zelot yang melarikan diri/ migrasi/ diaspora.
Yerusalem berganti nama menjadi Aelia Capitolina dan Yudea berganti nama menjadi Suriah Palestina.
Tapi sebelum penghancuran, Yahudi-Kristen diperintahkan untuk segera mengungsi ke kota Pella (Eusebius of Caesarea).
Gereja Jerusalam mengangkat uskup ke-2; Simeon dari Yerusalem, putra Klopas (cleophas)

Ada tulisan menarik dari Josephus pasca hancurnya Jerusalem;

“Saya melihat banyak tawanan disalib, dan mengingat mereka bertiga sebagai sahabat saya.
Saya sangat menyesal.
Saya menghadap Titus sambil menangis, dia segera memerintahkan agar mereka segera diturunkan, untuk mendapatkan perawatan terbaik.
Saat ditangani dokter, dua dari mereka meninggal, sementara yang ketiga pulih.”

Sayangnya tidak disebutkan berapa lama ketiga kawan tersebut disalib, tetapi bisa dipakai sebagai pembanding dengan kisah Jesus yang disalib pada jumat siang, lalu segera diturunkan sebelum malam gelap (jika memang Jesus di salib di tahun 33 M).

Untuk diketahui, bahwa tujuan penyaliban adalah agar tidak lekas meninggal, juga untuk memberi efek jera bagi yang lain.

Tahun 71 M, Josephus pindah bermukim ke Roma dan resmi sebagai Warga Negara Romawi.
Tahun 72 M, Thomas, salah satu murid Jesus yang berdakwah ke India, dibunuh oleh sekelompok Hindu di Kali

Tahun 73 M, Rowawi mengepung Benteng Masada tempat persembunyian Kelompok Sicarii.

Ironis, kelompok Sicarii akhirnya memutuskan saling mengeksekusi satu sama lain.

Reza Aslan menulis;

“….Sepuluh orang terakhir memilih satu di antara mereka untuk membunuh sembilan sisanya.
Orang yang hidup paling akhir membakar istana, lalu dia bunuh diri.

Keesokan paginya, Romawi berhasil menyerbu masuk benteng, yang mereka temui hanya keheningan: 960 orang mati, wanita, dan anak-anak.
Perang akhirnya berakhir.”

GEREJA ROMA vs GEREJA JERUSALEM
Hingga Tahun 135 M, pasca hancurnya Jerusalem, nama Jerusalem sudah tidak lagi ditemukan di dokumen Romawi.
Rabi Yohana ben Zakai, yang dikisahkan selamat dari penghancuran Jerusalem dalam peti mati. Dia hanya diijinkan mengajar di wilayah Yavneh (Jamnia).
Sisa yahudi lainnya, patuh pada Romawi atau melarikan diri ke luar Romawi.

Satu hal yang pasti; Romawi melarang ibadah di Bait Suci.

Kaum Yahudi memasuki Masa Yudaisme Modern; Tanpa Kuil

Tahun 75 M, Josephus, Yahudi yang membelot ke Romawi, menulis buku pertamanya; Kisah Perang Yahudi (Jewish War)
Tahun 76 M, Linus diangkat menjadi Uskup Gereja Roma ke-2.

KONSILI YAHUDI DI JAMNIA
Tahun 80 M, Muktamar Yahudi di Yavne (sekarang Tel Aviv) memilih Gamaliel II.
Muktamar mengutuk kelompok;
– Nasrani
– Yahudi sekte Saduki,
– Yahudi sekte Essene dan
– Yahudi Boethustan

Mereka dinyatakan keluar dari Yahudi dan dilarang masuk Synagog.

Tahun 93-94 M, Josephus (Titus Flavius Josephus) menulis buku keduanya; Sejarah tentang Yahudi (Antiquities of the Jews).

INJIL YOHANES
Injil Yohanes, ditulis oleh Yohanes penginjil di Efesus beberapa saat setelah tahun 100 M.(kesaksian Irenaeus)

Kisah selengkapnya bisa dibaca di artikel sebelumnya; PERADABAN MANUSIA dan PERJANJIAN HAKIKI dengan TUHAN | Integrasi Google Maps (Bagian 1)

Bintang Betlehem (Star of Betlehem)
Malam itu bertepatan dengan munculnya Bintang Terang di langit. Ada yang menduga sebagai;
– komet Halley (Tahun 12 SM)
– Konjungsi tripel; gabungan Planet Saturnus, Jupiter di konstelasi Pisces (Oktober 7 SM; analisa prof David W. Hughes).
– 20 Maret dan 17 April 6 SM (Analisa Michael R. Molnar)
– Supernova di konstelasi Capricornus pada musim semi tahun 5 SM

====

Perlu diingat, kematian raja Herodes bertepatan dengan terjadinya gerhana bulan pada 13 Maret 4 SM.

====

– Konjungsi Venus + Jupiter pada Agustus 3 SM (Roger Sinnott)
– Konjungsi Jupiter (planet raja) + Regulus (bintang raja), pada bulan September 3 SM – Juni 2 SM. (analisa Frederick Larson)
– Konjungsi planet Venus + Jupiter bintang Regulus (Juni 2 SM)

Saksi Yehova berpendapat bahwa bintang tersebut adalah bintang setan, karena menuntun orang untuk melapor ke Raja Herodes.

Pendapat lebih detail;
12 April 7 SM Sekitar Paskah
1 April 6 SM Sekitar Paskah
21 Maret 5 SM Sekitar Paskah
17 Juni 2 SM saat terjadi Konjungsi planet + Leo (Astronom Australia, Dave Reneke).

Semuanya merujuk ke musim semi.

Kesimpulan Hari Natal Jesus; 17 April 6 SM
Dengan menggabungkan berbagai analisa di atas, bahwa Jesus lahir SEBELUM Herodes Mati (Tahun 4 SM), maka disimpulkan bahwa Hari Natal terjadi pada malam terjadinya Konjungsi Planet dan Bintang di sekitar Paskah, yaitu tanggal 17 April 6 SM.

#Letsguide

PS Seluruh Lokasi juga telah diintegrasikan ke dalam Al Quran PDF Terjemah yang bisa di download gratis di halaman download

Interview dengan Reza Aslan:

Ceramah Periode Abad Pertama Versi Yahudi

RUJUKAN;
Al Quran PDF Terjemah
Larry Gonick, Kartun Riwayat Peradaban
Reza Aslan, Zealot.
Simon Sebag Montefiore, Jerusalem
Kontroversi Yahudi-Kristen tentang Jesus: https://en.wikipedia.org/wiki/Jesus_in_the_Talmud

https://neros.lordbalto.com/ChapterThree.htm
http://www.livius.org/articles/religion/messiah/messianic-claimant-4-judas-the-galilean/

Star of Betlehem:
https://en.wikipedia.org/wiki/Star_of_Bethlehem
https://www.forbes.com/sites/briankoberlein/2016/12/19/the-astronomy-behind-the-star-of-bethlehem/#57189b333a6d
https://www.bbc.com/news/magazine-20730828
The Star of Bethlehem … or was it a Planet?
https://www.telegraph.co.uk/topics/christmas/3687843/Jesus-was-born-in-June-astronomers-claim.html
http://www.observadores-cometas.com/cometas/Star/Visibility_Star.htm

Sumber Misterius Riwayat Jesus, Sudut Pandang Yahudi
https://en.wikisource.org/wiki/Translation:Story_of_Jesus
http://www.essene.com/History&Essenes/toled.htm

The Jewish Jesus Story

http://www.hebrew-streams.org/works/judaism/sanhedrin43a-eng.html

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *